news
LIGA INGGRIS
Terungkap, Penyebab Pelatih Inggris Cukup Sukses di Liga Primer Musim Ini
11 November 2019 13:40 WIB
berita
Chris Wilder menjadi salah satu pelatih Inggris yang kini disorot berkat performa Sheffield United di Liga Primer.
LONDON - Delapan dari 20 klub Liga Primer musim ini dipimpin pelatih asli Inggris. Bila mengacu Inggris Raya, maka pelatih Leicester City FC asal Irlandia Utara, Brendan Rodgers, akan menjadi pelatih kesembilan.

Bagi banyak orang, posisi empat teratas klasemen Liga Primer sampai laga pekan ke-12 mungkin sudah tidak mengherankan. Tetapi, sangat sedikit yang berpikir tim promosi sekelas Sheffield United FC mampu berada di peringkat kelima, AFC Bournemouth kesembilan, dan Burnley FC ke-10.




Baca Juga :
- Jamu Sheffield, Arsenal Malah Dapat Hasil Imbang
- Liverpool Makin Menggila, Pelatih Leicester City Akui The Reds Sulit Dihentikan, di Ambang Juara




Banyak yang memprediksi, klub Liga Primer polesan pelatih Inggris Raya yang akan bertahan di jajaran elite pada akhir musim nanti hanya Chelsea FC dan Leicester. Namun, situasi di klasemen saat ini menunjukkan, kesempatan klub-klub semenjana—bahkan gurem—yang ditangani pelatih Inggris untuk merangsek ke papan atas sangatlah terbuka.

Hingga laga-laga pekan ke-12 berakhir Minggu (10/11) malam tadi, dari penghuni 10 besar, lima klub di antaranya ditangani pelatih-pelatih Inggris Raya. Kecuali Leicester (yang ditangani Rodgers), empat klub lainnya dilatih pria asli Inggris.


Baca Juga :
- Chelsea Lebih Solid dengan Skema Tiga Bek Tengah
- Sheffield Harus Belanja Banyak untuk Pertahankan Performa Menjanjikan di Awal Musim


Sheffield United saat ini dilatih Chris Wilder, Bournemouth oleh Eddie Howe sedangkan Burnley ditangani Sean Dyche. Setelah diredam Liverpool FC, 0-1, akhir September lalu, Sheffield tidak pernah kalah dalam lima pertandingan Liga Primer berikutnya. Mereka merebut sembilan poin dari dua kemenangan dan tiga hasil imbang.

“Inggris dan sekitarnya memiliki banyak pelatih brilian dengan kemampuan mengolah strategi yang baik, juga inovatif,” ucap Rodgers. “Kami coba bekerja keras dengan hati, mengembangkan pemain, dan berupaya keras untuk tidak tergantung pada pemain hasil transfer. Pelatih Inggris sama baiknya dengan pelatih kelas dunia lainnya.”

Sejak Sir Alex Ferguson meninggalkan MU pada akhir 2012/13, pelatih asli Inggris yang dikontrak permanen oleh The Big Six—Liverpool, Manchester City, Tottenham Hotspur, Chelsea, Arsenal FC, dan MU—hanyalah David Moyes (MU) dan Frank Lampard (Chelsea). Baik MU maupun Arsenal, yang kini ditangani pelatih non-Inggris, terbukti kesulitan.

“Bagi pelatih Inggris, sudah biasa melihat klub mengalami kesulitan. Saat itulah mereka akan datang untuk menciptakan lingkungan dan semangat baru, juga mendongkrak kualitas pemain,” ucap Rodgers.

Mantan pelatih Liverpool itu menjelaskan, jika seorang pelatih berkerja sama dengan banyak pemain bagus, peluang merebut trofi juga semakin besar. “Tapi, banyak pelatih Inggris yang juga hebat,” tutur Rodgers. “Apakah peluang kami, yang tidak banyak memiliki pemain top, akan sama atau tidak, saya pribadi tidak peduli. Saya hanya akan berusaha melakukan yang terbaik dan lihat hasilnya.”*TRI CAHYO NUGROHO DARI BERBAGAI SUMBER

loading...
T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news