news
LIGA 1
Diejek Bakal Degradasi Musim Depan, Kalteng Putra Menggertak Balik dengan Meyakinkan
11 November 2019 11:33 WIB
berita
Pemain Kalteng Putra melakukan selebrasi setelah membobol gawang PSM, Minggu (10/11) - TopSkor/Media PSM
PALANGKA RAYA – Kalteng Putra menggertak balik. Sempat disebut-sebut pasti akan tergegradasi, tim asuhan Gomes de Oliveira menggebrak dengan menumpas PS Makassar (PSM) dengan skor 3-1, di Stadion Tuan Pahoe, Minggu (10/11) sore. Ini sekaligus jadi ajang pembalasan.  

Pada pertemuan sebelumnya, PSM unggul dengan skor 2-1, saat tampil di stadion Andi Mattalatta, Mattoanging. Berkat kemenangan ini, Kalteng beranjak dari dasar klasemen. Namun Laskar Isen Mulang, julukan Kalteng, masih tetap di zona degradasi, tepatnya di peringkat ke-16, dengan 26 poin.




Baca Juga :
- Bhayangkara FC Sepakat dengan Konate tapi Agennya Mengulur-ulur
- Senyap namun Meyakinkan, Persita Tinggal Mencari Striker Asing Tajam




Tiga gol Kalteng dilesakkan Elthon Maran pada menit kelima, disambung gol Edyson (23), dan Takuya Matsunaga (82). Sedangkan gol hiburan Juku Eja, julukan PSM, diciptakan Aji Kurniawan pada menit ke-39. Menariknya, tiga dari empat pencetak gol tersebut, sama-sama membukukan gol perdana.

Tiga pemain yang dimaksud adalah Elthon, Takuya, dan Aji. Utamanya Aji, merupakan pemain berusia 19 tahun, yang baru mendapatkan kesempatan tampil dua kali. Tampilnya Aji tak lain karena PSM sedang minim pemain, karena sejumlah pilar absen karena cedera dan akumulasi kartu.


Baca Juga :
- Jadi Komoditas Panas, Persebaya Masih Cuek dengan Masa Depan Osvaldo
- Bermainlah dengan Penuh Rasa Respek


Seusai pertandingan, Gomes memastikan tim asuhannya belum kehabisan motivasi untuk selamat dari degragasi. Pelatih asal Brasil itu tak lupa mengingatkan pemainnya untuk rendah hati. “Musim ini masih panjang. Kami bisa selamat dari degradasi. Kami tak boleh cepat puas,” ucap Gomes.

Sedangkan darije Kalezic, pelatih PSM, menyangangkan kekalahan ini. Menurutnya, gol cepat tuan rumah membuat konsentrasi tim asuhannya terganggu. Pemain ingin cepat-cepat menyamakan kedudukan dan balik unggul. “Pemain tidak tenang dan itu dimanfaatkan dengan baik oleh lawan,” katanya.* 

loading...
news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news
news