news
LIGA TOPSKOR
Mereka Memenangkan Pertandingan Karena Bertanding dengan Hati
11 November 2019 11:23 WIB
berita
Duel Erlangga FC versus Ragunan SS dalam Liga TopSkor U-13, Minggu (10/11) - TopSkor/Ady Sesotya
BOGOR – Tik Tak Football First secara mengejutkan mampu menahan pemuncak klasemen ASTAM dengan skor 2-2, dalam laga pekan keempat Grup Top Liga Hansaplast TopSkor (LHTS) U-13 2019/20, di Lapangan Universitas Trisakti Nagrak, Ciangsana, Bogor, Minggu (10/11).

Tim asuhan Indra Lesmana tersebut secara permainan telah berkembang sangat pesat. Para pemain tidak lagi merasa gugup, seperti laga sebelumnya, sehingga menciptakan banyak melakukan kesalahan elementer. Sepanjang pertandingan, Tik Tak berhasil meladeni permainan agresif ASTAM, yang kuat di tengah dan cepat di sayap.




Baca Juga :
- Bhayangkara FC Sepakat dengan Konate tapi Agennya Mengulur-ulur
- Jadi Komoditas Panas, Persebaya Masih Cuek dengan Masa Depan Osvaldo




Bahkan, menurut Indra, pelatih Titik Tak, timnya mampu menciptakan tekanan lebih banyak ketimbang ASTAM. Hasil imbang ini menurutnya sebagai sebuah hasil dari proses belajar dalam dua pekan sebelumnya. Indra menilai, setidaknya dalam dua pekan ke depan, timnya bisa jauh lebih baik lagi.

“Sebelum pertandingan, saya katakan kepada anak-anak, coba sekarang mainnya lebih pakai hati deh. Gak usah takut salah, enjoy nikmatin pertandingan. Hasilnya, mainnya anak-anak tadi juga sudah ada tanggung jawab. Lebih baik dari pertandingan sebelumnya,” kata Indra.


Baca Juga :
- Bermainlah dengan Penuh Rasa Respek
- Isu Bursa Transfer: Persija Dikabarkan Bersepakat dengan Bek Sayap Timnas Indonesia U-23


Pada pertandingan lainnya, Bintang Junior Selection (BJS) juga kembali mengais poin tiga. Dalam laga ini, BJS menang meyakinkan atas Kabomania dengan skor 3-1. Hasil ini tak lepas dari kecakapan pemain BJS dalam menerima evaluasi dari tim pelatih, berdasarkan pertandingan sebelumnya.

Moses Azriel berperan penting bagi BJS. lewat dua golnya pada menit ke-18 dan 23. “Saya senang karena sedikit demi sedikit persoalan teknis teratasi. Pada pertandingan ini kinerja lini tengah kami juga sudah jauh lebih terorganisir. Terbukti, barisan gelandang menguasai zona tengah,” kata pelatih BJS Heru Firdaus.

Sementara itu, ISA Fossbi, Erlangga FC, dan Asia Football School (AFS), masih belum terbendung. ISA tak menemui kendala berarti saat menang besar atas Tajimalela, skor 5-0. “Harusnya anak-anak bisa lebih tenang dalam memanfaatkan peluang. Tidak asal buru-buru ingin mencetak gol,” kata Zuchli Imran Putra, pelatih ISA.

Sedangkan Erlangga butuh perjuangan keras sebelum mengalahkan Ragunan Soccer School dengan skor 2-0. “Awalnya pemain kesulitan sendiri karena ingin cepat-cepat cetak gol. Untung ada gol tendangan bebas dan itu seperti titik tolak bagi kami," kata Adrian Mardiansyah, pelatih Erlangga.

Hal berbeda dialami AFS yang berhasil mengoyak gawang Buperta empat kali tak berbalas. Memilit skuat yang merata, ketiga tim ini tampaknya bakal terus bersaing di papan atas musim ini. Namun, tim lainnya punya kesempatan menyodok, asalkan bisa menampilkan perkembangan visi permainan.* Furqon Al Fauzi 

loading...
news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news
news