news
LIGA INGGRIS
Granit Xhaka Menanggung Risiko, Unai Emery Tidak Yakin Gelandang Itu Akan Bermain Lagi
09 November 2019 08:28 WIB
berita
Granit Xhaka harus menanggung risiko
LONDON - Granit Xhaka harus menanggung risiko. Kariernya di Arsenal segera berakhir. 

Bukan hanya ban kapten yang dilucuti. Gelandang itu juga 'disetrap' tidak bisa mengikuti beberapa pertandingan terakhir Arsenal. Termasuk perjalanan Liga Eropa pertengahan pekan ke Vitoria SC. Dia juga absen lagi untuk kunjungan ke Leicester City, Sabtu (9/11).




Baca Juga :
- Jadwal Liverpool hingga Akhir Tahun Masih Relatif Mudah
- Pengalaman Baru, Praveen/Melati ke 16 Besar setelah Berkenalan dengan Angin




Mantan pemain Arsenal Perry Groves mengatakan kemungkinan besar Xhaka akan meninggalkan Arsenal pada bursa transfer Januari mendatang. Semua itu efek setelah dia terlibat gesekan dengan fans.

"Saya pikir waktunya di Arsenal sudah berakhir. Menurut saya, mereka (Xhaka dan Arsenal) akan mencapai kesepakatan menghentikan kerja sama pada Januari," ucapnya seperti dikutip dari TalkSport.


Baca Juga :
- Barca Harus Segera Tentukan Pengganti Busquets, Ambil dari Internal Saja, Materinya Ada
- Spesialis Gelar Lowong, Petinju Meksiko Ini Incar Sabuk Juara Dunia Keempat


Newcastle United dianggap tertarik untuk menawarkan rute pelarian, sementara kembali ke Bundesliga dikatakan kemungkinan.

Ketika menjawab pertanyaan apakah jeda internasional yang akan datang dapat menjadi waktu yang tepat untuk membiarkan situasi mereda, pelatih Unai Emery tidak dapat memberikan jaminan apa pun tentang masa depan.

“Sebagai pelatih, saya memiliki tanggung jawab tim. Kami membutuhkan satu pemain [seperti] Granit Xhaka, tetapi saya juga tidak tahu apakah dia akan bermain lagi. Saya tidak tahu," kata Emery. 

“Hal pertama adalah jika dia ada dalam pikirannya untuk terus membantu kami dan mempertahankan jersey Arsenal. Dan kemudian jika saya memutuskan untuk memulai atau tidak bersama kami."

"Pada awalnya jika dia siap dan tersedia dan 100 persen dalam pikirannya dengan keputusan untuk membantu kami dan bermain dengan kualitasnya untuk membantu kami karena kami tahu kami membutuhkan kualitas itu dan pemain itu."

“Setelah kami memiliki solusinya, tetapi sebagai contoh setelah cedera Dani Ceballos, kami memiliki satu pemain yang lebih sedikit untuk digunakan besok di gelandang tengah. Jadi kami sekarang tidak siap dengan banyak pemain untuk bermain di posisi itu," terangnya.

"Aku tidak tahu. Mungkin dia bisa bermain di masa depan, mungkin dia tidak bisa bermain," tandas Emery.

Ditanya secara eksplisit apakah Xhaka ingin pergi, Emery tidak berkomitmen, menjawab: “Saya tidak memikirkan hal itu karena kita berada di bulan November. Kami akan memainkan banyak pertandingan di November dan Desember."

Seperti diketahui, Granit Xhaka mendapatkan sambutan tak ramah dari pendukung Arsenal, saat the Gunners ditahan imbang 2-2 dari Crystal Palace pada 27 Oktober lalu. Xhaka kemudian membalas dengan menunjukan gesture yang menantang para fans, dan membuang ban kapten yang dikenakannya.

Pascainsiden itu, pelatih Arsenal Unai Emery tak memainkan Xhaka. Tak sampai di situ, Xhaka juga dicopot dari jabatan sebagai kapten di Arsenal.*

loading...
news
Penulis
Suryansyah
news
news