news
LIGA CHAMPIONS
Skuat Ancelotti Memberontak
07 November 2019 11:52 WIB
berita
Napoli saat melakukan pemanasan sebelum pertandingan lawan Salzburg kemarin.-Topskor.id/istimewa-
NAPOLI - Tidak cukup dengan kesalahan di depan gawang, juga ada dua peluang dihentikan tiang gawang mewarnai malam sulit Carlo Ancelotti. Dengan demikian ada 14 peluang SSC Napoli yang mengenai tiang gawang, 5 diantaranya di Liga Champions dan 9 kali di Seri A. Masalah yang membuat tim tersebut merugi beberapa poin.

Skor 1-1 yang dipetik Napoli dalam duel dengan Red Bull Salzburg, di San Paolo, Selasa (5/11) atau Rabu dini hari WIB, merupakan sebuah langkah mundur. Memang kans I Partenopei melangkah ke perdelapan final Liga Champions belum tertutup sepenuhnya, tapi mereka harus menang dalam duel antara Liverpool FC dan KRC Genk.




Baca Juga :
- Gattuso: Kita Harus Punya Racun
- Stop Press! Xavi Hernandez Latih Barca, Manajemen Akan Segera Beri Pengumuman Resmi




Seusai pertandingan Ancelotti bungkam seribu bahasa, bisa diinterpretasikan sebagai sikap protes atas keputusan Presiden Aurelio De Laurentiis mengirim tim dalam latihan hukuman hingga Minggu nanti. Kekacauan tak berhenti di situ. Para pemain juga memberontak dengan Allan sebagai inisiator. Alih-alih kembali dengan bus ke Castel Volturno. Mereka malah pulang ke rumah setelah berkonsultasi dengan pengacara masing-masing. Tentu saja inisiatif tersebut membuat orang nomor satu klub murka.

Protes rupanya berlanjut hingga latihan keesokan harinya. Klub mengumumkan akan memproses pelanggaran tersebut. Beberapa saat setelah mendapat pemberitahuan tersebut, tim membubarkan latihan sekira pukul 12.00. Semua pergi termasuk Ancelotti. 


Baca Juga :
- Melawat ke Man. City Jadi Tes Sesungguhnya Everton bersama Ancelotti
- Dortmund Umumkan Perekrutan Erling Braut Haaland, Pakai Lagu ‘You’ll Never Walk Alone’


Kapten Napoli, Lorenzo Insigne, mengutarakan ketidaksukaannya. “Kami adalah grup kompak dan ini berkat pelatih yang membuat kami tenang dan tidak memberikan tekanan. Kami tidak berada dalam momen positif tapi kami harus bangkit dan melihat ke depan. Jika kami berpikir negatif maka semua akan semakin runyam, kami hanya perlu terus mengikuti arahan pelatih dan membalas kepercayaannya. Dalam periode seperti ini, kami harus mengangkat kepala dan terus bekerja keras,” ujarnya.

Insigne kemarin malam juga gagal merealisasikan beberapa peluang. Pada akhirnya, wajah I Partenopei diselamatkan oleh Hirving Lozano. Penyerang asal Meksiko itu berhasil mengakhiri periode kelam yang dialami dalam 2,5 bulan terakhir, dengan gol akurat dari luar kotak di menit ke-43. Sebenarnya, dia hampir menggandakan gol kalau saja tembakannya tidak melayang ke atas mistar.

Belum bisa dipastikan apakah ini sinyal kebangkitan dari pesepak bola berjuluk  Chucky itu. Yang jelas, pelatih mesti membuatnya menjadi winger, bukannya penyerang tambahan.

Erling Haaland mempertahankan eksistensinya sebagai penyerang muda tersubur di Liga Champions. Kemarin, remaja 19 tahun itu melubangi gawang Napoli dari titik 12 pas. Itu hadiah setelah Hwang Hee-Chang dilanggar Kalidou Koulibaly. Gol dalam empat laga beruntun membuatnya melewati torehan Alessandro Del Piero yang melakukan itu di usia 20 tahun pada 1995.

“Hasil imbang ini sangat penting karena kami tidak tampil dalam kondisi terbaik. Saya yang bertanggung jawab. Kami berpikir masih bisa melewati fase ini dan kami akan bermain semaksimal mungkin pada dua pertandingan berikutnya. Napoli memiliki pertahanan top, selain Koulibaly, ada Luperto dan Giovanni Di Lorenzo,” kata pelatih Salzburg, Jesse Marsch.* Dari berbagai sumber

loading...
X
Penulis
Xaveria Yunita
news
news