news
LIGA 2
Eks Liga 1 Diyakini Lebih Berpeluang Lolos Ketimbang Juara Grup Wilayah Barat
06 November 2019 11:13 WIB
berita
Striker Persiraja Assanur Rijal saat selebrasi gol - TopSkor/Media Persiraja
PALEMBANG – Laga perdana Grup X Babak Delapan Besar Liga 2 2019 akan segera dimulai pada Sabtu (5/11) di Stadion Delta, Sidoarjo. Empat tim akan berebut dua tiket ke babak semifinal. Dari grup ini, tim eks Liga 1 2018, yakni Sriwijaya FC (SFC) dan Mitra Kukar, diunggulkan lolos oleh para pengamat.

Adapun laga pembuka babak delapan besar mempertemukan Persiraja melawan Mitra Kukar, dilanjutkan laga SFC menghadapi Persewar. Mengingat dua pertandingan tersebut jadi pertemuan perdana keempatnya musim ini, laga ini diyakini akan menjadi ajang pembuktian kecerdikan dan kejelian pelatih membaca strategi.




Baca Juga :
- Mkhitaryan Ogah Balik, Roma Mau Permanenkan tapi Syaratnya Bikin Arsenal Gondok
- West Ham Butuh Kiper, Mau Ambil Anaknya Dejan Stankovic, Bisa Pinjam dulu dari Inter




Bila melihat performa keempatnya  padafase grup, Persiraja paling superior. Berstatus sebagai juara Wilayah Barat, tak otomatis membuat tim asuhan Hendri Susilo ini diunggulkan. Torehan 36 gol dari 22 pertandingan, dinilai tidak istimewa. Pasalnya, mayoritas kemenangan Persiraja tercipta dalam laga kandang.

Striker Persiraja Assanur Rijal, yang sudah membukukan 11 gol, pun diyakini akan melempem. Mantan pelatih timnas Indonesia dan Persib Nandar Iskandar, mengatakan produktivitas dan status juara grup pada fase penyisihan, sama sekali tidak menjamin tim tersebut bisa lolos ke babak semifinal.


Baca Juga :
- Dianggap Tidak Becus, Wasit yang Pimpin Laga Betis vs Barca Kena Suspensi, Ini Alasannya
- Gambling! Klopp Rela Jual Firmino demi Dapatkan Striker Impiannya Ini, Peluangnya Ada


Namun, Nandar mnyebut Persiraja akan melaju ke semifinal, mendampingi SFC. Alasannya, Persiraja dan SFC punya sejarah lebih panjang dibanding dua tim lainnya. “SFC punya basic, pengalaman, dan sejarah kuat di Liga 1. Kedua tim ini punya motivasi tinggi untuk naik kasta,” kata Nandar kepada TopSkor, Selasa (5/11).

Pengamat sepak bola lainnya, Supriyono Prima,  menyebut Mitra Kukar lebih berpeluang lolos ketimbang Persiraja. “Saya  cenderung ke SFC dan Mitra Kukar (yang lolos),” kata Supriyono. Salah satu alasannya, kedua tim tersebut memiliki pemain-pemain yang berpengalaman di kasta tertinggi.

Mengenai pencapaian pada fase grup, dinilainya tak bisa jadi acuan. “Kalau untuk produktivitas tim pada fase grup memang bisa saja memengaruhi untuk tim tampil lebih baik pada delapan besar, tapi tidak bisa menjadi acuan. Menurut saya, kunci tim bisa lolos ke semifinal adalah mental dan taktikal,” katanya.

Sedangkan Erol Iba, mantan pemain timnas Indonesia yang saat ini menjadi pelatih sekolah sepak bola (SSB) Babo di Kabupaten Bintuni, Papua Barat, tidak mau menyebut nama tim yang diprediksinya lolos ke semifinal. Bahkan, Erol tak terang menyebut Persewat akan lolos, meski ada adik bungsunya Eljo Iba.

“Semua tim sama punya peluang lolos, punya motivasi, dan kepentingan masing-masing. SFC dan Mitra Kukar ingin kembali ke Liga 1, Persewar ingin menemani Persipura menggantikan Persiwa yang  pernah tampil di Liga 1, sedangkan Persiraja ingin mewakili Aceh di kasta tertinggi,” kata pelatih berlinsensi B AFC itu diplomatis.

Menurutnya, tim yang akan lolos ke semifinal adalah tim yang bisa menang dalam laga perdana. “Kalau sudah menang dalam laga perdana, laga selanjutnya tidak ada beban berat, motivasi meningkat,” ucap Erol. Ia pun berpesan agar seluruh tim memerhatikan gaji pemain, karena faktor gaji bisa berdampak negatif.* Agustian Pratama

loading...
news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news
news