news
LIGA 2
Pengamat: Persita dan Persik yang Akan Lolos ke Babak Semifinal Liga 2 2019
06 November 2019 11:03 WIB
berita
Pemain Persik merayakan selebrasi gol bersama-sama - TopSkor/Media Persik
JAKARTA – Pertarungan Grup Y Babak Delapan Besar Liga 2 2019 akan berlangsung di Stadion Jakabaring, Palembang mulai Minggu (10/11). Persaingan grup ini dipastikan bakal sengit, sebab empat kontestan yang akan tampil merupakan tim dengan karakter kuat dan punya catatan bagus selama babak penyisihan grup.

Persik dan Persita disebut-sebut sebagai calon terkuat dan akan menyingkirkan Martapura FC serta PSMS. Analisis ini mencuat karena Persik merupakan juara Wialayah Timur, sedangkan Persita runner-up Wilayah Barat yang sejatinya mengumpulkan poin sama dengan Persiraja.




Baca Juga :
- Jadwal Pertandingan Semifinal BWF World Tour Finals 2019, Sabtu 14 Desember
- Prediksi Laga Kedua Putaran Nasional Liga 3 2019




Dalam 20 laga Wilayah Timur, Macan Putih, julukan Persik, membukukan sembilan kemenangan, enam kali imbang, dan lima kali kalah. Tim asuhan Budiardjo Thalib itu melesakkan 26 gol dan hanya 15 kali kebobolan. Penampilan impresif Persik tak lepas dari aksi bek tengah Dodi Alek van Djin dan striker Septian Bagaskara.

Septian merupakan pemain terpoduktif Persik dengan sembilan gol. Sayangnya, Septian terancam tak bisa tampil, karena sedang mengikuti pemusatan latihan timnas Indonesia U-23, yang sedang dipersiapakan tampil utuk SEA Games 2019 di Manila, Filipina. Situasi ini menjadi kerugian tersendiri.


Baca Juga :
- Persija dan Simic untuk Sementara Menjadi Raja Penalti Liga 1 2019
- Kasus Semifinal Liga 1 Putri Naik ke Meja Komdis


Sedangkan Pendekar Cisadane, julukan Persita, hadir ke babak delapan besar dengan modal 12 kemenangan, enam kali imbang, dan empat kali kalah. Untuk produktivitas gol, tim asuhan Widodo Cahyono Putro ini telah 35 kali membobol gawang lawan dan hanya 16 kali kebobolan dari 22 pertandigan.

Bahkan, produktivitas Persita ini jadi yang terbaik dibanding 23 kontestan Liga 2 2019. Striker Sirvi Arfani pun tercatat menjadi pemain yang paling tajam dengan 13 gol, didampingi Waskito Chandra dengan delapan gol. Banyaknya pemain eks Liga 1 membuat Persita menjadi salah satu favorit.

Sejatinya PSMS bisa menjadi ancaman serius. Apalagi perforam Ayam Kinantan, julukan PSMS, setelah ditangani Jafri Sastrak, terus meningkat. Sosok Ilham Fathoni, yang sudah mencetak sembilan gol, menjadi ancaman bagi tim-tim Grup Y. Eki Fauzi dan Tri Handoko juga berpotensi menjadi pembeda.

Satu kontestan lainnya, yakni Martapura, bisa dikatakan sebagai kuda hitam. Tim asuhan Frans Sinatra Hatuwe ini tak tampil impresif selama fase penyisihan, dan tak punya pemain yang menonjol secara individu. Tetapi, hal inilah yang menjadi kekuatan utama tim asal Kalimantan Timur itu.

Mantan pelatih timnas Indonesia U-19, Eduard Tjong berpendapat, Persita dan Persik paling berpeluang lolos ke babak semifinal. “Ini grup yang berat. Namun Persita dan Persik sangat memenuhi syarat untuk lolos ke semifinal. Persita sempat tersendat, namun kini mereka makin matang dan kuat,” kata Edu, sapaannya.

Prediksi serupa diutarakan pelatih senior Jaya Hartono, yang musim ini menahkodai Perserang. “Secara materi dan kematangan bermain, Persita layak dikedepankan di grup ini. Begitu pula Persik yang bermaterikan pemain muda dengan teamwork yang solid dan cara bermain yang ngeyel pula,” kata Jaya.* Sri Nugroho

loading...
news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news
news