news
TOP FEATURE FOOTBALL
Sempat Tak Dianggap, Kini Justru Menjadi Sosok Kunci Sheffield
05 November 2019 15:25 WIB
berita
Gelandang John Lundstram (kiri) telah menjelma sebagai pemain penting bagi Sheffield di Liga Primer musim ini meski kontribusinya minim pada 2018/19 lalu./Istimewa
ADA keterkejutan yang nyata saat susunan tim yang bermain di AFC Bournemouth dibagikan, satu jam sebelum Sheffield United FC memulai laga Liga Primer pertama mereka dalam lebih dari satu dekade. Bukan karena pelatih Chris Wilder hanya merekrut satu pemain. Nama John Lundstram yang memicu gumaman paling keras.

Pasalnya, ia nyaris tidak bermain selama perjuangan The Blades untuk promosi ke Liga Primer musim lalu. Lundstram hanya mencatatkan lima laga starter di Championship. Wilder mengoperasikan timnya dengan dua gelandang tengah, John Fleck dan Oliver Norwood. Lundstram bahkan nyaris tak terendus. Dia jelas juga bukan favorit fan.




Baca Juga :
- Gelandang Timnas Prancis Ini Yakin Spurs Tembus Zona Liga Champions
- Terungkap, Penyebab Pelatih Inggris Cukup Sukses di Liga Primer Musim Ini




Bahkan, yang sebenarnya, bahwa Lundstram meyakini dirinya benar-benar harus meninggalkan Stadion Bramall Lane, kandang The Blades, selama musim panas lalu untuk mencari klub profesionalnya yang ke-10. Kekhawatiran tersebut sepertinya tidak terpikirkan lagi olehnya sekarang.

Saat ini Lundstram adalah detak jantung Sheffield yang naik ke peringkat keenam klasemen sementara Liga Primer pada hari Sabtu (2/11). Dia mencetak dua dari tiga gol kemenangan pasukan The Blades atas Burnley FC di Bramall Lane. Satu gol lainnya tercipta lewati aksi Fleck.


Baca Juga :
- Kandang Anyar Spurs Belum Beri Energi Positif
- Tottenham Makin Sulit Tembus Empat Besar


“Saya telah mengalami banyak pukulan di sepanjang jalan,” kata Lundstram. “Itu tidak mudah, tetapi ini adalah perjalanan yang tidak akan saya ubah. Saya berada di atas sekarang dan mudah-mudahan saya bisa tinggal sangat lama di sana.”

“Itu sulit karena saya selalu percaya saya bisa bermain di puncak. Tetapi pada saat yang sama posisi saya di tahun lalu pum sepertinya tidak terbayang bisa mencapainya. Saya bekerja keras selama musim panas sekaligus memberi diri sendiri kesempatan terbaik yang saya bisa.”

Tepat sebelum penonton menyanyikan lagu Greasy Chip Butty yang menggelitik United sebelum kick-off, Lundstram yang asli Liverpudlian tersebut sudah menjadi sorotan di Bramall Lane. Pemain 25 tahun yang selama ini selalu bekerja keras setiap dipinjamkan ke liga yang lebih rendah, sekarang menjadi symbol mutlak dari lagu tersebut.

“Sistem permainan kami cocok untuknya," kata Wilder. “Fleck dan Norwood adalah dua pemain terbaik kami di Championship tahun lalu dan kami memainkan dua gelandang bertahan. Kami tahu siapa itu Lunny – panggilan akrab Lundstram. Bertahun-tahun dia bertumbuh di klub ini, namun meningkatkan permainannya di musim panas lalu.”

Lundstram berbicara secara filosofis tentang usahanya untuk meraih titik ini. Mengakui bahwa dia mungkin tidak siap untuk menghadapi masa depan ketika dilepas oleh Everton empat tahun lalu.

"Itu selalu ada di benak Anda ketika Anda mengalami kemunduran, untuk membuktikan orang salah," katanya. “Anda akan tumbuh sebagai pribadi dan sebagai pemain dan mungkin pada saat saya dilepas oleh Everton, saya belum siap. Saya tidak memikirkan hal itu pada waktu itu, tetapi melihat ke belakang, mungkin mereka benar.”*NURUL IKA HIDAYATI

 

 

loading...
I
Penulis
I Gede Ardy E
news
news