news
LIGA INGGRIS
Pulisic Kembali Curi Panggung
04 November 2019 13:20 WIB
berita
Christian Pulisic untuk kali kedua beruntun mencetak gol di Liga Primer saat Chelsea meredam Watford, 2-1, Sabtu (2/11) lalu.
WATFORD – Perlahan tapi pasti. Demikian, perjalanan Christian Pulisic bersama Chelsea FC musim ini. Sempat diragukan pada awal musim hingga hanya jadi pilihan kedua di sektor sayap, kini pemain berkebangsaan Amerika Serikat (AS) itu menjelma sebagai nyawa The Blues. Teranyar, Pulisic jadi pahlawan saat Chelsea menang 2-1 di markas Watford FC, Sabtu (2/11).

Tammy Abraham mengawali pesta dengan cepat saat laga berjalan lima menit usai lolos dari jebakan offside. Setelah turun minum, giliran Pulisic yang mencatatkan namanya di papan skor. Tepatnya, setelah menyambar umpan silang Abraham lewat kaki kanannya. 10 menit jelang waktu normal berakhir, tuan rumah memperkecil skor melalui Gerard Deulofeu dari titik putih.




Baca Juga :
- The Blues Cari Suksesor Hazard
- Chelsea Lolos dari Lubang Jarum




Kemenangan ini mengembalikan kepercayaan fan dan segenap elemen Chelsea. Maklum, tiga hari sebelumnya, skuat asuhan Frank Lampard harus tersingkir pada babak keempat Piala Liga 2018/19. Itu akibat dikalahkan Manchester United (MU) FC 1-2 di Stamford Bridge.

Pulisic pun jadi sorotan fan. Sebab, gol ke gawang Watford merupakan yang keempat dicetaknya di Liga Primer musim ini. Sekaligus, membuktikan kepantasannya berharga mahal. Bisa dipahami mengingat Chelsea harus mengeluarkan 58 juta paun (sekira Rp1,05 triliun dengan kurs saat ini) ketika mendatangkannya dari Borussia Dortmund pada 2 Januari lalu.


Baca Juga :
- Faktor Ini Membuat Keita Bermain Taktis
- Lingard di Jalur yang Benar


Bahkan, Pulisic kini menggeser Callum Hudson-Odoi. Kendati, ini baru awal musim. Namun, saat tandang ke markas Watford, Lampard memercayakan Pulisic sebagai starter. Sementara, Hudson-Odoi baru masuk pada menit ke-83 dengan menggantikan Pulisic. Itu jadi sinyal Pulisic bakal diandalkan meski Lampard enggan memastikan.

Yang pasti, keduanya masih muda yang sukses dikolaborasikan Lampard dengan pemain senior. Pulisic kini 21 tahun dan Hudson-Odoi, 18 tahun. Faktor usia juga yang memengaruhi strategi Lampard. Pasalnya, skuat Chelsea saat ini didominasi pemain muda. Willian Borges de Silva, 30 tahun, jadi yang tertua saat menyatroni markas Watford.

“Saya ingin punya tim yang memiliki banyak energi. Namun, saat ini saya beruntung bisa memiliki skuat yang berisi banyak pemain berkualitas,” kata Lampard, semringah terkait kontribusi pemain muda Chelsea. Meski, dia masih kecewa dengan keputusan wasit Anthony Taylor dan Video Assistant Refere (VAR) atas gol Deulofeu.

Hanya, Lampard enggan larut dalam kekesalan. Sebaliknya, dia langsung mempersiapkan skuatnya untuk menjamu AFC Ajax di Stamford Bridge, Selasa (5/11) besok. Kedua tim bentrok pada matchday keempat Grup H Liga Champions 2019/20. Pada pertemuan pertama di markas Ajax pada 23 Oktober lalu, Chelsea sukses menang 1-0.*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

7 - Chelsea sukses mencatat tujuh kemenangan tandang beruntun di semua kompetisi usai mengalahkan Watford 2-1. Catatan itu menyamai pencapaian pada Februari hingga April 1989.

           

loading...
T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news