news
LIGA TOPSKOR
Pembukaan Liga TopSkor Transtama U-15; dari Drone yang Membawa Trofi, Janji Sesmenpora, Timnas U-23, hingga Aksi Sinyo Betrand Peto Putra Onsu
04 November 2019 10:54 WIB
berita
JAKARTA - Megah, meriah, digelar di lapangan bagus di pusat keramaian ibukota. Itulah sensasi yang dirasakan dalam pembukaan Liga TopSkor (LTS) Transtama U-15 2019/20. Acara yang digelar di lapangan Sepak Bola Sintetis Aldiron, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (3/11) kemarin ini, dihadiri oleh hampir seluruh stakeholder atau pemangku kepentingan sepak bola Indonesia.

Mulai Direktur Liga TopSkor M Yusuf Kurniawan, Direktur Transtama Logistics Elen Bundiyanto, Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI, Raden Isnanta, Sesmenpora RI, Gatot S Dewa Broto, Exco PSSI Vivin Cahyani Sungkoni, dan Deputi Ambassador Norwegia untuk RI, Bjomar Dahl Hodvedt, pemilik Pancoran Football Field Gede Widiade, Pendiri Vamos Indonesia Fani Riaawan, serta pelatih-pelatih SSB, dan orangtua pemain.




Baca Juga :
- Warteg pun Jadi Basecamp Akademi Persib Cimahi di Liga TopSkor Transtama U-15
- Komentar Shin Tae-yong Soal Masa Depan Timnas Indonesia




Hadir juga pelatih timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri bersama lima anak asuhannya yang juga jebolan Liga TopSkor: Gian Zola Nasrullah, Muhamad Riyandi, Syahrian Abimanyu, M. Luthfi Kamal, dan Muhammad Rafli. Ada pula pemain timnas putri alumni Liga TopSkor Zahra Muzdalifah.

Acara yang dipandu presenter kondang Valentino “Jebreeet” Simanjuntak dan Intan Saumadina ini juga dikemas sangat menarik dengan dimeriahkan ICC All Star Cheerleading. Kehadiran selebritis Ruben Onsu juga ikut menambah ramai acara. Bersama sang istri Sarwendah, Ruben mendampingi sang anak Betrand Peto Putra Onsu yang juga bermain di LTS Transtama U-15 bersama tim ASIOP Football Academy. Bahkan, Betrand juga memimpin hadirin untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya.


Baca Juga :
- Jadi Samsak Hidup Lagi, Timnas Indonesia Digebuk Malaysia 0-2
- Pocari Sweat Jadi Minuman Isotonik Resmi SEA Games 2019


Lebih spektakuler lagi, trofi Liga TopSkor Transtama U-15 diperkenalkan kepada para peserta dengan cara unik. Trofi berwarna emas itu diterbangkan dengan menggunakan pesawat tanpa awak alias drone.

Setelah lepas landas dari bawah tribune penonton, drone terbang di atas lapangan seolah menyapa kepada seluruh pemain dan penonton yang hadir. Hingga akhirnya pesawat tanpa awak itu mendarat di panggung acara dan diterima oleh Zahra Muzdalifah untuk diberikan kepada Sesmenpora RI, lalu diserahkan kepada Direktur Liga TopSkor M Yusuf Kurniawan yang sekaligus meresmikan pembukaan Liga TopSkor Transtama U-15 2019/20.

“Saya sangat bahagia hari ini (kemarin). Rencana yang sudah kami inginkan alhamdulillah berjalan mulus, dan dari tamu yang kami undang juga semua datang dari beberapa unsur atau stakeholder sepak bola,” kata Direktur LTS, Yusuf Kurniawan.

“Terutama dari pemain, saya juga sempat deg-degan karena Zahra tidak kelihatan, karena dia adalah satu-satunya pemain yang paling cantik yang kami undang. Alhamdulillah di ujung acara datang juga, karena yang menerima trofi adalah Zahra lalu diberikan kepada Sesmenpora, Pak Gatot,” pria yang juga menjabat Pemimpin Redaksi Harian TopSkor itu menambahkan.

Terselenggaranya kompetisi ini juga tak lepas dari dukungan Transtama Logistic. Direktur Transtama Logistic, Elen Bundiyanto, menegaskan pihaknya memiliki komitmen kuat dalam mendukung pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia.

Menurutnya, sepak bola adalah olahraga populer di Indonesia yang dapat dinikmati oleh anak-anak dan remaja dari berbagai lapisan masyarakat. “Oleh karena itu tidak heran jika banyak sekali bibit-bibit pemain muda berbakat yang tersedia, namun tidak semua dari anak-anak muda tersebut memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang secara layak,” kata Elen.

 

Dipantau Menpora

Sesmenpora Gatot Dewa Broto pun mengapresiasi TopSkor yang konsisten menyelenggarakan kompetisi pembinaan usia muda di Indonesia, khususnya Jabodetabek dan Bandung. Kini, selain LTS Transtama U-15, Liga TopSkor juga menggelar kompetisi untuk strata usia 12, 13, 16, dan 17.

Bahkan Gatot berjanji akan mengajak Menpora RI Zainudin Amali untuk memantau langsung pertandingan Liga TopSkor yang telah banyak menghasilkan pemain-pemain terbaik untuk memperkuat tim nasional Indonesia. “Semakin banyak kompetisi usia muda seperti ini, nanti hasilnya juga akan lebih banyak,” ucap Gatot.

Bukan hanya itu, Indra Sjafri mengatakan manfaat dari Liga TopSkor sudah dirasakan dan juga sudah memberi bukti. Indra pun berpesan dalam sebuah kompetisi ini tidak hanya berbicara soal kalah dan menang, aspek lain layaknya respek, nilai kejujuran, dan tak ada pencurian umum juga harus diterapkan dalam kompetisi usia muda.

“Iya Liga TopSkor ini sudah terbukti banyak alumni Liga TopSkor yang bermain di timnas, khusus timnas yang saya tangani (U-23) hampir 30 persen rata-rata pemain jebolan dari Liga TopSkor. Kami berharap TopSkor juga membuat kompetisi ini di daerah lain, supaya lebih merata,” ujar  Indra.

Liga TopSkor Transtama U-15 juga akan memberikan kesempatan pemain-pemain terbaik untuk tampil di turnamen terbesar dan tertua di dunia yaitu Norway Cup 2020, di Oslo, Norwegia, Juli 2020 mendatang. Karena itu, Bjomar Dahl Hodvedt selaku Deputi Ambassador Norwegia yang hadir, kemarin, ikut memberi semangat kepada peserta yang akan bertanding.

“Nanti di Norway Cup banyak tim hebat, karena itu merupakan salah satu turnamen usia muda terbesar di dunia. Saya berharap anak-anak bisa bermain dengan sebaik mungkin dan jangan lupakan sportivitas dan fair play,” ujar Bjomar.***SUMARGO PANGESTU        

loading...
R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news