news
UMUM
Liga TopSkor U-13 2019/20 Zona Bandung Siap Berdetak Mulai 10 November
04 November 2019 15:20 WIB
berita
Peserta Liga TopSkor U-13 Zona Bandung mengikuti technical meeting, Minggu (3/11)/Foto: TopSkor/Dani Wihara
BANDUNG – SSB asal Bandung dan Purwakarta bakal mewarnai Liga TopSkor U-13 2019/20 Zona Bandung yang bakal dimulai pekan depan. Kick off akan dilaksanakan  pada 10 November mendatang di Stadion RB Soewito Pusdikav (Pusat Pendidikan Kaveleri) Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupatan Bandung Barat.

Mereka  menyatakan sangat siap memberi hiburan sepak bola dalam kompetisi tingkat usia dini tersebut. "Ini laga perdana buat kami. Kami pasti tidak akan melewatkan kesempatan baik ini,” kata Fikri Rahadian, ofisial tim HU Hatta, Minggu (3/11).




Baca Juga :
- Pekan Ketiga Liga TopSkor U-13 Bandung, Performa Kontestan Meningkat
- Liga TopSkor U-13 2019/20 Zona Bandung, Pekan Pembuka Langsung Ada Kejutan




“Kompetisi yang berbobot ini harus dimaksimalkan untuk memberi kesempatan seluasnya pada pemain untuk mengembangkan kemampuan tekniknya," Fikri menambahkan kepada TopSkor di Hotel Vio, Bandung, usai pertemuan teknik.

Bionsa juga menganggap ajang ini sebagai panggung pembinaan. Di Liga TopSkor, kubu Bionsa menilai paling efektif dan tepat untuk mengasah kemampuan teknik pemainnya. Atmosfer dan kompetisi yang ketat adalah muaranya. Apalagi Liga TopSkor sudah menghasilkan banyak pemain untuk timnas U-15.


Baca Juga :
- Pekan Keenam Liga TopSkor Bandung, Saatnya Semua Tim Kerja Keras
-


"Anak seusia ini kan butuh pembinaan dan arah yang benar untuk bekalnya di masa depan. Berangkat dari sana, kami ingin terus eksis di Liga TopSkor. Meski tidak pernah kebagian gelar juara," ujar manajer Bionsa, Taufik.

Hasrat serupa ditegaskan Bina Pakuan. Dalam kompetisi perdananya mereka ingin menunjukkan kualitas terbaiknya. Bukan sekadar meramaikan hajatan kompetisi. Performa terbaik, bakal terus digenjot pada setiap laga dalam kompetisi yang berlangsung ketat.

"Kami tidak muluk-muluk mengejar target juara di kompetisi Liga TopSkor perdana ini. Kami tahu diri sebagai tim yang baru ikutan tampil di kompetisi yang ketat ini. Tapi kami ingin memberi kejutan dalam setiap pertandingan," ujar Dinan Alghani, pelatih Bina Pakuan.

Pelatih Saswco Agus Santosa tidak ingin berpikir juara, meski keinginan mendobrak prestasi begitu tinggi. Sebab, berdasarkan kekuatan terkini, ada lima tim yang punya kekuatan setara atau punya peluang menjadi yang terbaik dalam ajang ini.

"UNI, Bandung Pro, Asad, Saswco, dan Saint Prima yang punya kekuatan setara, berdasarkan seringnya tim-tim bertemu dalam pertandingan atau event lainnya. Saswco tentu punya peluang. Tapi, kami lebih fokus pada pembinaan pemain. Kami berharap bisa memunculkan sedikitnya lima pemain yang bisa menunjukkan kualitas individu terbaik pada ajang ini," Agus menuturkan.

Berbeda dengan Saint Prima. Tiga tahun belakangan ini, prestasi mereka sangat stabil yakni pada peringkat atas. Wajar jika mereka memasang target tinggi, berdiri di podium juara. Menggusur UNI dan Bina Sentra, langganan juara Liga TopSkor Bandung.

"Manajemen memang ingin terus membina pemain dalam ajang ini. Tapi menjadi juara pun masuk skenario. Apalagi setiap tahun perjalanan Saint Prima sangat progresif. Terus meningkat dan menjanjikan," ucap Cecep, manajer Saint Prima.

Adapun tim peserta Liga Topskor U13 Zona Bandung adalah UNI Bandung, Inspire, Bina Pakuan, Saswco, Asad 313 Jaya Perkasa, Bionsa, Bina Sentra, Saint Prima, Galuh Putra, Kartabraja, Akademi Persib, HU Hatta,Fatto Bandung Pro, dan Surya FC.*Dani Wihara

 

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news