news
UMUM
Ketua Umum PSSI Iwan Bule Disarankan Rekrut Sekjen dari KPSN
03 November 2019 17:44 WIB
berita
JAKARTA - Susunan Exco PSSI 2019-2023 yang terpilih dalam kongres di Jakarta, Sabtu 2 November 2019, kemarin, masih banyak dihuni muka lama. Tercatat ada 6 dari total 15 orang exco yang masuk kembali. 

Oleh karena itu ketua umum terpilih, M. Iriawan atau Iwan Bule, disarankan mengambil sekretaris jenderal (sekjen)  yang relatif bersih, independen dan reformis. Untuk kategori itu ada wacana mengambilnya dari Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN), yang selama ini menjadi inisiator pemberantasan match fixing.




Baca Juga :
- Meriah dan Menantang, PRURide Indonesia Sukses Gaet Ribuan Peserta
- Prudential Indonesia Selenggarakan Sportsfest Terbesar




"Sekjen itu jantung PSSI, sehingga sangat membantu ketua umum dalam mengimplementasikan visi dan misinya. Posisi sekjen itu hak prerogratif ketua umum, sehingga Iwan bule dapat langsung menunjuk sekjen," ungkap Ketua Umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI) Ignatius Indro di Jakarta, Minggu hari ini.

Posisi sekjen, kata Indro, harus dipegang sosok yang bersih, profesional dan berintegriras, apalagi PSSI selama ini lekat dengan citra match fixing.


Baca Juga :
- Pelatih Tak Menyangka Aldila Bisa Masuk Final Tunggal Putri SEA Games 2019
- Ramos-Kroos Terkoneksi Lagi


“Jadi untuk mengimbangi kekuatan status quo di PSSI pasca-Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang menghasilkan mayoritas muka-muka lama, perlu dipilih sekjen yang bersih, profesional dan berintegritas. Sosok dengan kriteria semacam itu ada di KPSN," jelasnya.

Dengan sosok-sosok bersih, profesional dan berintegritas di dalamnya, lanjut Indro, maka KPSN berhasil menjadi inisiator atau pemprakarsa pemberantasan match fixing yang mengantarkan 17 tersangka ke penjara. "Bila PSSI mau bersih dan pulih citranya, maka sudah sepatutnya PSSI bekerja sama dengan KPSN, salah satunya dengan menjadikan komisioner KPSN sebagai sekjen, agar bisa melanjutka nilai-nilai dan filosofi yang sdh dibangun oleh KPSN ke PSSI," tandas Indro.

Dihubungi terpisah, Ketua KPSN Suhendra Hadikuntono secara halus menolak. "Pertama, kita ucapkan selamat kepada Pak Iriawan. Kedua, biarkan KPSN tetap independen sebagai mitra kritis yang akan melakukan fungsi check and balances," ujarnya.*Ari DP

loading...
news
Penulis
Ari DP
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.
news
news