news
LIGA INTERNASIONAL
Mueller Membidik Laga Ke-500 bersama Muenchen
02 November 2019 10:15 WIB
berita
Banyaknya pertandingan yang sudah Thomas Mueller (kanan) ikuti bersama Muenchen membuktikan betapa pentingnya ia di tim tersebut. Sabtu (2/11) malam, Mueller akan turun melawan Frankfurt di laga ke-11 Bundesliga.
FRANKFURT – Pertandingan pekan ke-10 Bundesliga di kandang Eintracht Frankfurt, Sabtu (2/11), akan masuk catatan sejarah bagi Thomas Mueller. Itulah laga ke-500 baginya untuk FC Bayern Muenchen di semua ajang.

Kesempatan penyerang 30 tahun itu menjadi starter dalam pertandingan di Commerzbank Arena, malam nanti, masih menjadi pertanyaan. Namun, pemain dengan posisi natural second striker ini belum pernah absen dalam kesembilan laga Muenchen di Bundesliga musim ini. Artinya, pemain yang dijuluki Die Raumdeuter alias Penerjemah Ruang ini hampir pasti mencatatkan rekor tersebut.




Baca Juga :
- Masa Depan Pelatih Man. City Masih Gelap
- Man. City Serius Mengejar Winger Muenchen Ini




Mueller memang kurang beruntung pada musim ke-12-nya bersama Muenchen. Dia lebih banyak duduk di bangku cadangan. Buntutnya, ia kesulitan untuk mematahkan kebuntuan di Bundesliga. Kini, Mueller sudah mengalami paceklik gol dalam 18 laga beruntun di kompetisi elite Jerman itu.

Kali terakhir Mueller mencetak gol di Bundesliga adalah pada 9 Maret saat Muenchen membantai VfL Wolfsburg 6-0. Ini paceklik gol terlama yang dialaminya di ajang ini sepanjang karier. Tapi, Mueller bukan tanpa kontribusi. Dia telah mencetak empat assist musim ini. Catatan ini hanya kalah dari winger Borussia Dortmund, Jadon Sancho.


Baca Juga :
- Buruknya Performa Dortmund Ternyata Disebabkan Hal-hal Ini
- Kapten Frankfurt Terancam Sanksi Berat


Mueller juga jadi pahlawan saat Muenchen mengalahkan VfL Bochum di putaran kedua Piala Jerman, Selasa (29/10) lalu. Meski baru masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-65, dia berhasil mencetak gol penentu kemenangan 2-1 Die Bayern atas klub 2 Bundesliga tersebut.

Bukan hanya Mueller yang kesulitan di Bundesliga musim ini tapi juga Muenchen sebagai sebuah tim. Die Bayern hanya mengais lima kemenangan dalam sembilan laga pertama. Akibatnya, mereka tertahan di peringkat kedua klasemen dengan 18 poin, satu poin di bawah Borussia Moenchengladbach yang berada di puncak.

Kondisi ini membuat pelatih Niko Kovac menuai kritik. Bahkan rumor soal pemecatan dan nama-nama calon penggantinya makin santer terdengar. Tapi, pelatih asal Kroasia itu bergeming. Dia malah terkesan merendahkan kualitas pemain yang ada dalam skuat Muenchen saat ini.

Pernyataan itu dilontarkan Kovac saat ditanya apakah Muenchen bisa bermain sebagus Liverpool FC yang kini unggul enam poin di puncak klasemen Liga Primer. “Apa yang dilakukan Liverpool musim ini membuktikan mereka layak jadi juara Liga Champions musim lalu,” kata Kovac. “Tapi, Anda juga harus punya tipe pemain yang sesuai. Kami harus mengakomodasi apa yang kami miliki. Kami punya tipe pemain berbeda. Kami harus menemukan kombinasi tepat. Saya melihat Gegenpressing kami juga bagus.”

Pernyataan kontroversial Kovac bukan hanya soal pemain Muenchen tapi juga publik Allianz Arena. Pasalnya, ia menyebut pendukung Frankfurt sebagai fan terbaik di Bundesliga. Ucapan ini jelas menyinggung fan Die Bayern. Tapi, pelatih yang pernah dua tahun menangani Die Adler ini menolak meralatnya.

“Saya tidak mengatakan kami punya fan buruk. Mereka juga hebat. Tapi, dalam skala lebih luas, Frankfurt memiliki atmosfer unik yang tidak ada duanya di Bundesliga. Saya tidak akan mengubah karakter. Jika, kejujuran tidak lagi disukai, Anda bisa menutupinya. Tapi, saya tidak akan berubah,” ujar Kovac.***RIJAL ALFURQON DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...
T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news