news
LIGA 1
Herman Dzumafo dan Bruno Matos Ancaman Besar bagi Semen Padang
02 November 2019 13:08 WIB
berita
Penyerang Bhayangkara FC Bruno Matos/Foto: Jessica Margaretha
JAKARTA – Bhayangkara FC menjamu Semen Padang dalam laga pekan 26  Liga 1 2019  di Stadion PTIK Jakarta Selatan   Sabtu (02/11) malam pukul 18:30. Kedua tim sama-sama ngotot ingin poin untuk misi yang sama naik peringkat.

Tren kedua tim akhir-akhir ini bertolak belakang. Bhayangkara  belum kalah dalam tiga laga beruntun, sementara Semen Padang belum mengecap satu poin pun di tiga laga beruntun. Pada putaran pertama lalu, Bhayangkara menang tipis 3-2 di kandang Semen Padang, dua gol Bhayangkara dicetak Herman Dzumafo dan satu gol oleh Alsan Sanda.




Baca Juga :
- Semen Padang Ogah Pulang ke Padang demi Keluar dari Zona Degradasi
- Update Hasil dan Klasemen Liga 1 2019, Jumat Malam




Dzumafo pengoleksi tujuh gol bagi The Guardian dapat menjadi ancaman serius bagi Kabau Sirah jika diturunkan. Andaipun tidak, Bruno Matos  juga bisa menjadi momok tim tamu, mengingat Matos sedang on fire. Dalam dua laga teranyar ia membukukan empat gol, masing-masing dua gol dalam satu laga.

Berbanding terbalik, top scorer Semen Padang Karl Max harus absen karena terakumulasi kartu kuning, bersama Vanderlei Fransisco yang mengoleksi tiga gol. “Kami akan bermain sesuai instruksi pelatih untuk meredam Bruno Matos," kata Dedi Gusmawan, kapten dan bek Semen Padang, dalam sesi pre match conference, Jumat (1/11).


Baca Juga :
- Bungkam Barito Putera, Semen Padang Terdongkrak dari Posisi Juru Kunci
- Menjamu PSM, Persela Bertekad Lanjutkan Tren Positif


Dedi mengakui, laga melawan Bhayangkara akan berat, namun para pemainnya sudah siap menerjang rintangan ini, dan bertekad mendapatkan poin dari Jakarta. "Kami akan semaksimal mungkin berjuang melawan Bhayangkara," katanya.

Pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida juga menilai  laga melawan Bhayangkara penting mengingat lawan sudah banyak kehilangan poin dalam tiga laga terakhir. "Mereka ingin poin kami juga ingin poin, target kami mendapat poin meski akan sulit," ucap Almeida.

Sulit karena saat timnya butuh bangkit di saat bersamaan dua pemain asingnya terakumulasi kartu yaitu Vanderlei Fransisco dan Karl Max. "Tanpa mereka, kami tetap akan berusaha menampilkan yang terbaik. Saya sudah siapkan pemain alternatif dan saya percaya dengan mereka," katanya.

Selain hal teknis, Eduardo fokus meningkatkan motivasi dan membenahi mental tanding agar bisa bangkit dalam laga ini. "Kami sudah latihan untuk mengambil poin dari Bhayangkara, kami akan lakukan terbaik dulu soal hasil itu urusan nanti," ujar dia.  

Sedangkan Pelatih Bhayangkara, Paul Munster mengatakan, kondisi timnya sedang positif, dengan kepercayaan diri yang tinggi. Para pemainnya tidak sabar menjajal kekuatan Semen Padang dalam laga nanti.

"Saya berpesan kepada pemain agar tidak  menganggap remeh Semen Padang yang berada di papan bawah. Tidak ada yang namanya tim lemah, tapi kami punya target memenangkan setiap laga," kata Munster.

Ia sudah mengantongi kelemahan dan kelebihan calon lawannya, namun hasil analisisnya tersebut hanya untuk konsumsi pemain. Ia melihat Semen Padang punya motivasi besar untuk mencuri poin dari timnya dan punya misi menang. "Kami juga ingin melanjutkan tren menang lagi di kandang, agar kami bisa naik peringkat lagi, kami punya ekspektasi dan tujuan tinggi," katanya. *Agustian Pratama

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news