news
SEA GAMES 2019
Jelang SEA Games, PRSI Genjot Fisik Timnas
02 November 2019 08:15 WIB
berita
Gagarin Nathaniel Yus.
JAKARTA – Sebanyak 10 perenang Indonesia menjalani pemusatan latihan di Kunming, Cina, 17-30 Oktober lalu. Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) menganggap kota di Provinsi Yunnan tersebut sangat cocok untuk melatih fisik Gagarin Nathaniel Yus dan kawan-kawan.

Sekadar informasi, Kunming berada pada ketinggian 1.800 mdpl atau memiliki udara dingin. Bahkan, oksigen di kota tersebut jauh lebih tipis jika dibandingkan dengan Clark City, yang akan menyelenggarakan cabang olahraga (cabor) renang di SEA Games XXX/2019 Filipina, 30 November-11 Desember.




Baca Juga :
- Komentar Shin Tae-yong Soal Masa Depan Timnas Indonesia
- Susunan Pemain Timnas Malaysia Vs Indonesia




Selama berada di Kunming, skuat Merah Putih berlatih di bawah pimpinan David Armandoni. Sosok yang cukup fasih berbahasa Indonesia tersebut mengatakan, selama dua pekan di Kunming, ada banyak pelajaran yang didapat oleh anak didiknya. Salah satunya ketahanan fisik yang lebih meningkat.

“Saya terus memacu anak-anak untuk mencapai batas maksimal selama di Kunming. Jika mereka sampai lelah, itu berarti bagus. Jadi, ketika nanti bertanding di wilayah Asia Tenggara, semua akan terasa lebih ringan untuk mereka,” ujar pria asal Prancis tersebut kepada TopSkor, Jumat (1/11).


Baca Juga :
- Prediksi Timnas Malaysia Vs Indonesia
- Jadwal Siaran Langsung Timnas Malaysia Vs Indonesia


Ikut dalam rombongan atlet ke Kunming, perenang yang akan turun pada nomor 10 km renang perairan terbuka. Mereka adalah Aflah Fadlan Prawira dan Adinda Larasati Dewi. Berlatih di tengah cuaca dingin akan penting untuk keduanya, mengingat beratnya tantangan dalam perairan terbuka.

Ketahanan fisik sangat diperlukan saat turun pada nomor tersebut. David pun berharap, kondisi yang prima terus dimiliki Fadlan dan Adinda hingga games time. Apalagi, mereka juga akan turun di nomor lintasan. “Saya melihat, setelah berlatih di Kunming, ketahanan mereka sangat bagus,” David menuturkan.

Tapi, sebelum turun di nomor perairan terbuka, Fadlan dan Adinda lebih dulu berlomba pada kategori kolam. Sebagai catatan, Fadlan meraih perunggu SEA Games XXIX/2017 Kuala Lumpur, Malaysia. Kala itu, dirinya dikalahkan Kevin Yaap Soon (Malaysia) dan Peerapat Lertsathapornsuk (Thailand).

Fadlan mengakui, ada banyak hal yang bisa diambil selama berlatih di Kunming. Meski di sana dirinya hanya berlatih di kolam, cuaca dingin akan memberi dampak terhadap penampilannya di nomor perairan terbuka. “Karena di sana terlalu dingin, tak mungkin latihan di danau atau luar kolam,” ujarnya.

“Tetap saja, performa saya akan terdongkrak karena sudah berlatih di kota dengan cuaca yang dinginnya luar biasa, serta oksigen yang tipis. Yang jelas, saya sangat siap tampil di SEA Games,” ujar Fadlan yang baru berusia 21 tahun tersebut.

Lebih lanjut, Fadlan menuturkan, SEA Games 2019 akan berbeda dengan event serupa, dua tahun lalu. Kali ini, dirinya akan tampil di nomor lintasan lebih dulu, baru kemudian perairan terbuka. “Waktu itu, perairan terbuka jadwalnya sebelum pembukaan. Sekarang, lintasan dulu,” ia menuturkan.

Meski begitu, dirinya sudah menyiapkan strategi sebelum pertandingan seperti melakukan penyesuaian. Hal ini dibenarkan oleh David yang berharap anak didiknya tersebut mampu tampil maksimal pada dua nomor yang diikuti. “SEA Games ini akan melelahkan untuk mereka (Fadlan dan Adinda),” ujar David.

Soal target, Fadlan mengatakan renang perairan terbuka dan 400 meter gaya ganti putra sama-sama jadi fokusnya. Namun, untuk nomor kedua, dirinya akan bersaing dengan jagoan asal Malaysia, Welson Sim. Kendati demikian, Fadlan bakal berjuang demi memaksimalkan peluang yang ada.

“Sebenarnya, waktu di Asian Games 2018, Welson kalah dari saya. Namun, best time saya dalam beberapa bulan terakhir, masih tertinggal darinya. Kalau untuk di nomor gaya ganti,  (perenang dari) Vietnam yang berat karena ada Nguyen Huu Kim Son. Vietnam juga punya perenang baru yang bagus,” ia menuturkan.*KRISNA C. DHANESWARA

loading...
L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati
news
news