news
FORMULA 1
Hamilton Tak Jamin Bisa Juara di Austin
02 November 2019 09:15 WIB
berita
Lewis Hamilton tak ingin sesumbar di Sirkuit Austin.
AUSTIN – Pembalap Mercedes AMG Petronas Lewis Hamilton berpeluang besar merayakan gelar juara dunia keenam Formula 1 (F1) pada putaran ke-19 di Sirkuit Austin, Amerika Serikat (AS), Minggu (3/11) atau Senin dini hari WIB. Ia hanya perlu finis kedelapan jika rekan setimnya, Valtteri Bottas, memenangi perlombaan.

Saat ini, Hamilton unggul 74 angka dari Bottas yang ada di posisi kedua klasemen dengan 289 poin. Meski tak sepenuhnya mulus, secara umum, kinerja pembalap asal Inggris tersebut mendominasi F1 2019. Scuderia Ferrari Mission Winnow baru memberi perlawanan pada paruh kedua musim.




Baca Juga :
- Hamilton Juara Dunia Formula 1, Mantan Rekan Setim Ucapkan Selamat
- Hamilton: Verstappen Bak Magnet Tabrakan




“Saya siap melanjutkan impian meraih banyak kesuksesan dalam olahraga ini. Sebenarnya, saya bangga sudah meraih lima gelar F1 tapi jika bisa mendapatkan yang keenam akan luar biasa karena seharusnya saya membutuhkan lebih banyak waktu untuk mendapatkan itu semua,” kata Hamilton via Formula1.com.

Selain berpeluang meraih gelar keenam, Hamilton dapat melewati rekor kemenangan terbanyak dalam satu musim F1. Sepanjang 2019, pria 34 tahun itu sudah 10 kali menjejak podium tertinggi, dari 15 kali finis di zona tiga besar. Sebalumnya, catatan kemenangan Hamilton ada di angka 11, 2014 dan 2018.


Baca Juga :
- Keren! Begini Jika Pembalap F1 Berhasil Menang di Meksiko
- Hamilton: Vettel Bisa Lahirkan Bencana di Lap Pertama GP Meksiko


“Tanpa kerja keras seluruh tim, saya tak akan meraih kesuksesan seperti ini. Setiap tahun, kami mencoba untuk lebih baik. Memastikan komunikasi berjalan dengan baik agar dapat hasil konsisten. Senang rasanya melihat hasil yang sudah kami capai. Ini semua karena kami bekerja secara konsisten,” kata Hamilton.

Pada lima tahun terakhir, Hamilton selalu naik podium di Sirkuit Austin termasuk empat kemenangan beruntun, 2014-2017. Tapi, ia tak dapat memastikan apakah dirinya bakal mengamankan gelar di GP AS. Hamilton sadar, apa pun dapat terjadi seperti di GP Jerman, 28 Juli lalu, sekaligus yang terburuk, musim ini.

“Saya tak dapat menjamin apa pun, bahkan di Austin. Pada tahun-tahun sebelumnya, saya memang tampil baik di sini. Tapi, tahun lalu, saya sedikit kesulitan. Suhu cuaca yang rendah serta hembusan angin akan membuat segalanya menjadi sedikit lebih sulit diprediksi,” mantan kekasih Nicole Scherzinger tersebut.

Di sisi lain, duo Ferrari, Sebastian Vettel dan Charles Leclerc berharap tampil baik di Sirkuit Austin. Salah satunya, suhu yang cukup dingin, demi membuat SF90 bekerja lebih baik dengan semua jenis ban. Pada lomba terakhir di Hungaria, Vettel lebih nyaman dengan ban jenis hard yang biasanya tak cocok dengan SF90.

“Austin bukan trek mudah karena di awali dengan kecepatan tinggi pada sektor pertama, lalu melambat di sektor kedua. Kemudian, kecepatan menengah di sektor terakhir. Saya rasa, penting untuk merasa nyaman dengan mobil. Tapi, itu juga bergantung trek walau kami punya mobil yang kuat dan efisien,” kata Vettel.

Pembalap asal Jerman itu menegaskan, tim harus mempersiapkan mobil dengan baik dan meningkatkan kecepatan saat lomba. “Masih ada pekerjaan yang belum juga kami temukan solusinya. Kami memang bisa memangkas jarak tapi kala lomba seperti sebaliknya. Kami kerap kesulitan,” ujar kolektor empat gelar dunia itu.

Max Verstappen bakal mencetak milestone dalam kariernya di F1, akhir pekan ini. “Selalu menyenangkan bisa kembali ke Austin, terlebih sirkuit ini akan jadi lomba saya yang ke-100. Sirkuit ini memiliki kombinasi tikungan yang bagus hingga lomba jadi menyenangkan. Seharusnya, kami bisa bersaing di sini,” tuturnya.*MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

loading...
L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati
news
news