news
SEA GAMES 2019
Timnas Basket 3x3 Putra Indonesia Tak Pakai Pemain Naturalisasi, Ini Alasannya
31 October 2019 17:52 WIB
berita
Timnas Basket 3x3 Putra Indonesia menerima kunjungan CdM kontingen Indonesia (Foto: Topskor.id / Muhammad Pratama Supriyadillah)
JAKARTA - Pelatih Timnas Basket 3x3 Putra Indonesia, Ali Budimansyah, membeberkan alasan mengapa dirinya enggan menggunakan jasa pemain naturalisasi untuk SEA Games 2019. Salah satu alasan yang ia katakan adalah tidak mau ambil repot.

Setelah mengunjungi pelatnas Timnas Basket 3x3 Putri Indonesia, Chef de Mission kontingen Indonesia untuk SEA Games 2019, Harry Warganegara, mengunjungi pelatnas tim putranya. Harry memantau perkembangan persiapan Timnas Basket 3x3 Putra Indonesia.




Baca Juga :
- Ketua APKORI: Target 45 Medali Emas, Sulit Tembus Empat Besar SEA Games 2019
- Siap Kejutkan SEA Games 2019, Timnas U-22 Laos Persiapan Akhir di Qatar




Uniknya, tak seperti Timnas 3x3 Putri, Timnas 3x3 Putra tidak menggunakan jasa pemain naturalisasi. Hal tersebut kemudian dijelaskan oleh Ali Budimansyah mengapa tim asuhannya itu tidak memiliki pemain asing.

"Ya, jadi kita memang tidak ada pemain naturalisasi ya, semua ini pemain lokal, karena saya percaya dengan produk Indonesia. Saya mempercayai pemain saya semua saat ini," ucap mantan pelatih Bogor Siliwangi ini.


Baca Juga :
- Alasan Terjadi Pergantian Pemain di Skuat Timnas Bulutangkis Indonesia untuk SEA Games 2019
- Antisipasi Polio, Kemenpora Suntikkan Vaksin ke Kontingen SEA Games 2019


"Jadi begini, kalau mau pakai pemain naturalisasi, waktunya sekarang sudah mepet. Mengurus administrasi seperti pembuatan paspor dan lainnya itu kan repot, jadi lebih baik menggunakan pemain-pemain lokal kita, karena mereka juga gak kalah kok dengan pemain asing, terutama dari segi fisik," tambahnya.

Coach Ali juga menambahkan, dengan menggunakan jasa pemain lokal, chemistry yang dimiliki oleh tim juga akan lebih mudah terbentuk.

"Dan satu hal lagi, pemain-pemain ini kan sudah di level profesional dan sudah sering menghadapi pemain-pemain asing juga. Kekompakan tim juga lebih mudah terbentuk jika sesama pemain lokal," Ali mengakhiri. ***

loading...
M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah
news
news