news
TOP INTERVIEW
Kapten PSS Ungkap Pemain Persija yang Paling Bikin Repot
31 October 2019 16:30 WIB
berita
Kapten PSS Sleman Bagus Nirwanto/Foto: TopSkor/Sri Nugroho
SLEMAN – PSS Sleman mencuri perhatian pencinta sepak Indonesia lewat rangkaian aksi impresifnya pada kompetisi Liga 1 2019.  Berstatus tim promosi, Super Elang Jawa kini bertengger pada posisi kelima klasemen sementara. Terakhir PSS menang 3-2 di kandang Persebaya Surabaya.

Salah satu pemain yang punya peran besar terhadap aksi impresif PSS tentunya adalah sang kapten, Bagus Nirwanto. Apa kunci sukses PSS menurutnya? Apa pula pendapatnya soal coach Seto Nurdiyantoro? Berikut wawancara TopSkor dengan Bagus, Rabu (30/10):




Baca Juga :
- Slemania Sebar Virus Perdamaian Jelang Laga PSS Lawan Persipura
- Rencana Persib Jelang Lawan PSS




SRI NUGROHO

PSS memetik kemenangan tandang keenam musim ini, melewati catatan kemenangan kandang yang baru empat kali…


Baca Juga :
- Kemenangan Dramatis Bawa PSS Tetap di Papan Atas
- CEO PSS Sleman Viola Kurniawati Mundur


Ini juga saya tidak tahu kenapa begini (tertawa). Mungkin kalau main tandang, kami bisa lebih lepas dan semangat berlipat juga. Ini juga PR untuk kami agar bisa memberikan kemenangan juga di laga kandang.

Apa kunci sukses tim yang berstatus promosi di mata kapten?

Kami semua membaur, solid di dalam dan luar lapangan. Komunikasi di tim saat ini juga bagus. Ini kuncinya. Tidak ada yang merasa jadi bintang di tim. Semua saling membantu satu sama lain.

Bagaimana melihat sosok coach Seto Nurdiyantoro?

Orangnya baik, selalu memberi masukan saat kita lakukan kesalahan hingga pemain gampang instropeksi diri. Di luar lapangan coach Seto banyak bercanda. Tapi di dalam lapangan dia adalah pelatih yang tegas.

Dengan postur yang terbilang mungil, apa kuncinya untuk dapat bersaing dengan striker lawan yang lebih tinggi besar?

Saya selalu punya kemauan dan kerjas keras dalam tiap laga. Saya nggak pernah mau merasa minder kalau menghadapi lawan yang cepat dan lebih tinggi besar.

Dalam usia 26 tahun saat ini, Anda masih punya hasrat untuk berkostum timnas ?

Pasti. Saya pasti tetap memimpikan suatu hari nanti berkostum timnas. Namun kini belum ada kesempatan. Saya fokus dulu ke klub bagaimana memberikan yang terbaik untuk klub saya saat ini, PSS Sleman.

Anda sudah sudah tiga kali membawa tim juara…

Benar. Pertama saat Borneo FC juara Divisi Utama 2014, PSCS Cilacap di ISC B 2016 dan PSS kala juara Liga 2 2018 lalu. Impian terdekat saya adalah ingin PSS ada di papan atas dan tetap bertahan di Liga 1 musim ini.

Ada banyak fakta tentang suporter yang mengamuk saat timnya kalah. Apa masukan Anda untuk suporter khususnya suporter PSS?

Masukan saya adalah saat tim kesayangan kalah atau menang, harus tetap bersikap dewasa. Kalau ngamuk dan merusak, nanti malah merugikan klub sendiri. Kena denda dan sanksi suporter tak bisa menyaksikan langsung pertandingan. Kami sebagai pemain juga akan berkurang semangatnya jika tanpa dukungan suporter.

Sebagai putra asli Jawa Timur, bagaimana cita-cita Anda yang ingin jadi pemain Persebaya?

 (Tertawa). Iya, sebagai putra daerah, dulu saya sangat berkeinginan main di Persebaya. Tapi kemampuan saya dulu belum sampai ke levelnya untuk bisa masuk Persebaya. Suatu hari nanti kalau memang berjodoh ya pasti bisa kerjasaama. Namun yang pasti saat ini saya ingin fokus penuh untuk hasil terbaik bersama PSS Sleman.

Siapa pemain di Liga Indonesia yang paling membuat Anda kerepotan?

Riko Simanjuntak. Dia sangat susah dipegang meski kami posturnya sama-sama kecil. Dia sangat lincah. Namun secara keseluruhan, semua pemain lawan adalah bagus-bagus dan menyulitkan. Terpenting saya harus fokus penuh di tiap laga.

Anda dikenal punya nama panggilan Munyeng, bagaimana ceritanya?

Itu panggilan saya sejak kecil dari orang tua. Saya sendiri enggak tahu itu artinya apa. Ini panggilan kesayangan saja dari bapak-ibu saya sampai sekarang ini.*Sri Nugroho

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news