news
LIGA SPANYOL
Suarez, Griezmann, dan Dembele Tumpul Saat Tandang di Liga Champions
30 November -1 00:00 WIB
berita
Tiga penyerang Barcelona, Luis Suarez, Antoine Griezmann, dan Ousmane Dembele melempem di laga tandang Liga Champions.-Topskor/Ist

BARCELONA – FC Barcelona adalah salah satu tim dengan kekuatan serangan terbesar di Eropa, bahkan dunia. Berbagai penyerang bintang menyesaki skuat mereka untuk dapat membentuk lini depan mematikan. Kendati begitu, anehnya, mereka mengalami kesulitan untuk mencapai keberhasilan terutama saat bertamu ke markas lawan di Liga Champions.

Ya, bermain tandang memang terus menjadi batu sandungan Barca untuk bisa kembali juara di ajang itu sejak terakhir 2014/15. Dan salah satu penyebabnya adalah ketergantungan terhadap sang megabintang Lionel Messi. Faktanya, kemarau gol telah dialami oleh penyerang lainnya, termasuk yang ada kini; Luis Suarez, Antoine Griezman, Ousmane Dembele.




Baca Juga :
- Harmonisasi Griezmann dan Messi Kian Menjanjikan
- Messi Berharap Bertemu Madrid yang Kuat




Trio SGD (tak terkait posisi) itu tidak dapat berkontribusi maksimal ketika Barca harus bermain tandang di Liga Champions. Contoh teranyar terjadi di tengah pekan lalu saat berlaga di Ceko. Messi jadi satu-satunya pemain Los Azulgrana –julukan Barca– yang mencetak gol lawan Slavia Praha. Beruntung ada gol bunuh diri sehingga tim dapat pulang dengan kemenangan 2-1.

Kesuburan La Pulga (si Kutu) –julukan Messi– tak perlu dipertanyakan lagi. Tapi itu saja tentu belum cukup untuk bisa membawa tim asal Katalan itu kembali berjaya. Misalnya di musim lalu. Meski Messi berhasil menjadi top skor dengan 12 gol, langkah Barca hanya hingga semifinal, dan gugur karena gagal mencetak satupun gol di kandang Liverpool FC.


Baca Juga :
- Asa Mengembalikan Hegemoni Spanyol
- Komet Ansu Fati


Karena itu andil dari penyerang lainnya sangat dibutuhkan. Dan nahasnya, SGD yang seharusnya menjadi harapan malah tampil tumpul saat bermain tandang. Kemarin, di Praha, baik Suarez, Griezmann, atau Dembele sejatinya memiliki peluang (dua nama awal tampil starter), namun terus menemui kegagalan untuk dapat membobol gawang Slavia.

Dari kasus ketiganya, El Pistolero –julukan Suarez– jadi yang terparah. Di Stadion Sinobo, dia setidaknya memiliki dua peluang emas, namun seluruhnya tak bisa memberi kebahagiaan untuk Los Azulgrana pada akhirnya. Lebih dari itu, Suarez merupakan yang terburuk diantara ketiga Trio SGD sebab telah mengalami paceklik hingga empat tahun satu bulan.

Sudah 1.948 hari dilalui striker tim nasional Uruguay itu tanpa sekalipun bisa menciptakan gol tandang di Liga Champions. Gol terakhirnya sudah terjadi di empat musim lalu. Tepatnya pada duel pertama fase grup 2015/16 yang berakhir 1-1 lawan AS Roma, 16 September 2015. Di Stadio Olimpico, dirinya menciptakan gol pembuka pada menit ke-21.

Sementara itu untuk dua penyerang lainnya, Griezmann dan Dembele bahkan telah menjalani kemaraunya ini sejak masih di klub lamanya. Nama pertama merasakan kekeringan 973 hari atau dua setengah tahun. Gol terakhirnya terjadi pada leg pertama 16 besar 2016/17, kala Atletico Madrid menang 4-2 di markas Bayer Leverkusen, 21 Februari 2017.

Sedangkan untuk Dembele, penyerang sayap 22 tahun ini tercatat belum pernah menciptakan gol tandang di Liga Champions. Keterlibatannya pada kompetisi tersebut memang terbilang minim; hanya menjalani 662 menit bermain di laga tandang. Cedera jadi penghalang saat membela Los Azulgrana ataupun Borussia Dortmund. Sementara Stade Rennais tidak lolos ke Liga Champions.*** TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...
D
Penulis
Dini Wulandari
news
news