news
LIGA ITALIA
Lazio Cari Pelampiasan
27 October 2019 17:34 WIB
berita
Lazio pulang dengan kepala tertunduk dari kandang Celtic.-Topskor.id/istimewa-
FIRENZE – Skuat SS Lazio mendarat di Bandara Fiumicino, Roma, Jumat (25/10), pukul 13.40. Wajah mereka muram karena dilanda kekecewaan. Peluang tim bertahan di Liga Europa menipis setelah ditaklukkan Celtic FC, 1-2, Kamis (24/10), di Celtic Park. Hasil kian menegaskan kalau I Biancocelesti meredup di partai tandang. Dalam lima pertandingan di berbagai kompetisi, mereka tidak pernah menang.

“Saya frustrasi. Kekalahan seperti ini sulit diterima. Fiorentina? Tidak mudah. Sekarang kami harus pulih dan mulai memikirkan pertandingan selanjutnya,” kata gelandang Lucas Leiva.




Baca Juga :
- Ancelotti Tidak Aman
- Performa Lautaro Mengingatkan kepada Ronaldo




Simone Inzaghi hanya memberi waktu istirahat kurang dari tiga jam. Pasalnya, tim hanya punya waktu dua hari untuk mempersiapkan pertandingan lawan ACF Fiorentina, di Stadion Artemio Franchi, Minggu nanti. Ciro Immobile dan kawan-kawan membutuhkan pelampiasan. Tuan rumah mesti berhati-hati dengan potensi ledakan emosi tamunya.

Belajar dari duel di Glasgow, Inzaghi mesti mempelajari lagi karakter anak buahnya dan dalam situasi seperti apa mereka bisa memberi solusi. Ketidakyakinan pelatih saat mengganti pemain harus dibayar mahal.


Baca Juga :
- Tak Muncul di Ballon d'Or, Ronaldo Jadi Pemain Terbaik Seri A
- Ancelotti Muak dengan Napoli


Menemui Fiorentina, yang mencatatkan clean sheet dalam dua laga beruntun, Lazio butuh tim yang bugar. Stefan Radu dan Luis Alberto sengaja disimpan kemarin, siap mengambil komando di barisan tengah dan belakang. Pasangan Ciro Immobile-Joaquin Correa sayang untuk diistirahatkan. Apalagi striker nomor 17 itu membutuhkan satu gol lagi untuk naik ke peringkat empat bomber tersubur Lazio, yang kini ditempati Giorgio Chinaglia (77 gol).

Dalam 11 pertemuan terakhir, Lazio selalu menjebol gawang I Viola dengan cepat. Rekor buruk ini ingin diperbaiki Montella. Salah satunya dengan menurunkan Martin Caceres, bek yang pernah memperkuat kubu lawan dalam 10 laga Seri A pada 2018.

Allenatore itu tampaknya tetap memaksakan duo Franck Ribery-Federico Chiesa mengambil tanggung jawab di sektor depan. Padahal keduanya mulai kehilangan gigi di area penalti. Dia perlu memikirkan siasat alternatif dengan mengirim Pedro ke tim inti. Revolusi lini tengah yang melibatkan Gaetano Castrovilli masih terus berlanjut.* Dari berbagai sumber

Fiorentina (3-5-2): 69 Dragowski; 4 Milenkovic, 20 Pezzella, 22 Caceres; 21 Lirola, 78 Pulgar, 5 Badelj, 8 Castrovilli, 29 Dalbert; 25 Chiesa, 7 Ribery;
Pelatih : Vincenzo Montella
Cadangan : 1 Terracciano, 17 Ceccherini, 23 Venuti, 24 Benassi, 18 Ghezzal, 10 Boateng, 9 Pedro

Lazio (3-5-2): 1 Strakosha; 3 Luiz Felipe, 33 Acerbi, 26 Radu; 77 Marusic, 21 Milinkovic, 6 Leiva, 10 Luis Alberto, 10 Lulic; 17 Immobile, 11 Correa;
Pelatih : Simone Inzaghi
Cadangan  : 24 Proto, 15 Bastos, 4 Patric, 29 Lazzari, 32?Cataldi, 22 Jony, 20 Caicedo

loading...
X
Penulis
Xaveria Yunita
news
news