news
LIGA INTERNASIONAL
Bermain Tidak Maksimal, Coutinho Dapat Kritik
25 October 2019 07:50 WIB
berita
Gelandang Bayern Muenchen, Philippe Coutinho, dinilai belum memberikan kemampuan terbaiknya.
MUENCHEN – Philippe Coutinho mampu menorehkan dua gol dan memberikan empat assist dari 10 pertandingan bersama Bayern Muenchen. Meski demikian, statistik atau rapor tersebut rupanya tidak cukup untuk membuat bintang asal Brasil tersebut mendapatkan banyak pujian.

Jika pers Jerman dan suporter boleh jadi memberikan nilai positif bagi pemain pinjaman dari Barcelona ini, tidak demikian di mata Dietmar Hamann. Sebagai mantan pemain, Hamann tampaknya menerapkan standar atau ukuran yang tinggi. Di mata pria 46 tahun ini, Coutinho justru tidak cukup bagus.




Baca Juga :
- Leroy Sane Merapat ke Muenchen, Manchester City Sebut Coman Pengganti Sempurna
- Guardiola Dikabarkan Akan Kembali ke Muenchen, Neuer Bilang Tidak Perlu




Hamann yang memperkuat Muenchen pada 1993 hingga 1998 justru mengibaratkan Coutinho seperti “orang asing” di tim asuhan Niko Kovac tersebut. Penilaian itu disebabkan karena menurut Hamann, Coutinho belum memberikan kemampuan terbaik yang dimilikinya.

“Saya melihatnya seperti orang asing di tim Muenchen. Saya tidak melihat, saya bahkan tidak ingat aksi menyerang yang dilakukannya, tidak ada momen tersebut,” kata Hamann yang juga mantan klub besar Liga Primer, Liverpool, dan pernah bermain di Manchester City.


Baca Juga :
- Buruknya Performa Dortmund Ternyata Disebabkan Hal-hal Ini
- Xabi Alonso dan Mauricio Pochettino Masuk ke dalam Pertimbangan Manajemen Bayern


Kritik yang dilontarkan Hamann ini terkait performa sang pemain ketika Muenchen menang dengan cara yang sulit atas Olympiacos Pireus, Selasa (22/10) lalu. Dalam pertandingan tersebut, Kovak menurunkan Coutinho sebagai playmaker dalam pola 4-2-3-1. Yang menarik, Coutinho didampingi Thomas Mueller sebagai penyerang sayap kanan dan Serge Gnabry di sayap kiri.

Bermainnya Coutinho dan Mueller dalam satu laga sebagai starter memang menjadi sisi yang menarik karena sebelumnya, muncul perdebatan apakah keduanya bisa bermain bersama. Perdebatan lainnya, performa Coutinho telah mengancam posisi Mueller.

Dan, yang terjadi justru sebaliknya. Dalam pertandingan tandang tersebut, Mueller malah berhasil memberikan dua assist bagi dua gol yang diciptakan Roberto Lewandowski dalam pertandingan ini. Sedangkan Coutinho, seperti penilaian Hamann, justru tidak terlihat perannya.

Performa Coutinho menjadi perhatian Hamann karena di laga ini, Muenchen nyaris gagal mempertahankan kemenangan. Aspek lainnya adalah karena sebagai playmaker, Coutinho dalam pertandingan ini gagal menjadi pemain yang dominan. Padahal, inilah yang menjadi tugas Coutinho, khususnya bagi pemain yang menyandang nomor 10.

“Ketika Anda memiliki pemain seperti itu di tim, dan dia tidak membuat sebuah perbedaan, artinya tim Anda memiliki masalah. Dia hanya memberikan setengah dari talenta yang dimilikinya,” kata Hamann, dengan nada sinis.

Meski demikian, Hamann mengingatkan bahwa masih ada waktu bagi Coutinho untuk memperbaikinya. Apalagi, dia memang baru bergabung dan masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi. “Dia akan memiliki mungkin lebih dari 30 pertandingan, karena itu dia harus memanfaatkannya dengan baik,” kata Hamann.

Kritik dan peringatan itu memang memberikan sisi positif, khususnya jika memang Coutinho bertekad untuk terus bermain di Muenchen. Dalam hal ini, dia harus memberikan kesan positif kepada pelatih dan manajemen agar di akhir musim nanti, Die Bayern mengubah statusnya menjadi kepemilikan penuh.

Pasalnya, mendapatkan Coutinho dengan status tersebut bukan hal yang mudah, khususnya dari sisi harga transfer. Dalam klausul atau kontrak peminjaman antara Muenchen dan Barcelona, di sebutkan bahwa jika ingin membeli Coutinho, Die Bayern harus mengeluarkan dana 120 juta euro.

Jumlah tersebut tentu akan menjadi pertimbangan untuk Muenchen. Apalagi, mereka bisa mendapatkan pemain dengan kualitas yang juga tidak kalah, yaitu gelandang Bayer Leverkusen, Kai Havertz. Muenchen juga masih memiliki ambisi mendatangkan sayap Manchester City, Leroy Sane.***

loading...
I
Penulis
Irfan Sudrajat
news
news