news
LIGA SPANYOL
​​​​​​​Barca Superior, Valverde Lebih Baik dibanding Simeone dan Zidane
21 October 2019 12:37 WIB
berita
Penyerang Barcelona, Antoine Griezmann, terus memperlihatkan ketajamannya, seperti dalam laga lawan Eibar, Sabtu (19/10). - Topskor/Ist
EIBAR – Akhirnya, Barcelona kembali memimpin klasemen sementara. Butuh sembilan pertandingan bagi Los Azulgrana tersebut untuk mendapatkan kembali posisi tersebut. Kemenangan atas Eibar, Sabtu (19/10) lalu, membuat pasukan Ernesto Valverde ini meraih empat kemenangan beruntun sejak takluk dari Granada, 21 September lalu.

Ini kemenangan yang spesial, termasuk dari gol yang tercita di pertandingan ini. Barcelona membuka keunggulan pada menit ke-13. Sedangkan gol kedua klub asal Katalunya ini diciptakan Lionel Messi pada menit ke-58, dan delapan menit kemudian giliran Luis Suarez yang menambah gol Barcelona. Messi, Suarez, dan Griezmann (MSG), sama-sama mencetak gol dalam satu pertandingan.




Baca Juga :
- Mencari Pendamping Paling Pas untuk Messi-Suarez
- Prancis Meningkat dari Sisi Teknik




Ini kali pertama sepanjang musim ini di La Liga, ketiganya mencetak gol dalam satu pertandingan. Dengan demikian, ini menjadi tanda bahwa trio Barcelona tersebut semakin memperlihatkan sebagai trio maut. Dengan trio MSG ini pula, Barcelona akan terus mencoba mempertahankan posisi mereka untuk memimpin dalam perburuan gelar La Liga 2019/20 ini.

Ya, Barcelona tidak pernah menyerah. Perbedaan antara mereka dengan klub kuat lainnya di La Liga adalah mereka mampu memanfaatkan momentum. Ketika Real Madrid limbung contohnya, mereka berhasil meraih hasil positif. Di sisi lain, dengan kemenangan tiga gol tanpa balas lawan Eibar pula, Barcelona menegaskan superioritas mereka dalam berbagai aspek, khususnya sejak di bawah kepelatihan Valverde.


Baca Juga :
- Pekerjaan Rumah Valverde
- Prancis Bisa Terlempar dari Unggulan Atas


Dalam ukuran dua tahun terakhir kepelatihan Valverde, Barcelona total telah meraih 199 poin di La Liga. Jumlah tersebut mereka raih setelah meraih 60 kemenangan dan 19 kali imbang. Di bawah Valverde, Barcelona hanya mengalami enam kekalahan. Statistik mereka juga mengesankan: mencetak 212 gol dan hanya kemasukan 75 gol. Dengan potensi itu, Barcelona mampu berada di puncak klasemen 71 kali dari kemungkinan 85.

Pencapaian Valverde bersama Barcelona praktis lebih baik dibandingkan dengan Diego Simeone di Atletico Madrid dan Zinedine Zidane di Barcelona. Tentu dengan ukuran masa kepelatihan Valverde di Los Azulgrana. Selama kurun waktu tersebut, Simeone meraih 171 poin dengan rapor 49 kemenangan, 24 imbang, dan 12 kali kalah. Simeone membawa Atletico mencetak 121 gol dan kemasukan 56 gol.

Dengan demikian, statistik tersebut memperliahtkan bahwa Atletico di bawah asuhan Simeone meraih 28 poin lebih sedikit dibandingkan dengan Barca selama di bawah asuhan Valverde. Barcelona juga menorehkan 91 gol lebih banyak dibandingkan Atletico dalam fase tersebut. Meski demikian, tentu saja, Atletico jauh lebih baik dibandingkan dengan Barcelona dari segi pertrahanan. Kemasukan 19 gol lebih sedikit dibandingkan dengan Barca.

Keunggulan dari aspek pertahanan itu yang membuat Atletico dalam dua musim terakhir mampu memberikan perlawanan kepada Barcelona. Los Rojiblancos menjadi tim yang justru menjadi rival terkuat dalam persaingan meraih gelar La Liga. Musim ini, memang, persaingan keduanya tidak setajam dua musim beruntun sebelumnya. Atletico saat ini di posisi keempat, dengan meraih 16 poin, atau tertinggal tiga poin dari Barcelona.

Soal perbandingan ini, Madrid praktis menjadi tim yang jauh tertinggal. Los Merengues hanya mampu meraih 162 poin dalam dua musim atau 37 poin lebih sedikit dibandingkan dengan Barca. Madrid menorehkan 173 gol atau kurang 93 gol dibandingkan dengan Barca. Sepanjang fase dua musim terakhir, Madrid hanya meraih 48 kemenangan. Atau Barca lebih banyak 12 kemenangan dibandingkan dengan Madrid.

 

Griezmann Termotivasi

Kini, Barcelona siap untuk terus meraih poin. Trio MSG akan kembali memperlihatkan produktivitas mereka dalam pertandingan selanjutnya. Griezmann, optimistis bahwa ini baru awal bagi ketiganya mampu mencetak gol dalam satu laga. Sepanjang musim ini, peluang ketiganya tampil bersama memang sulit karena situasi cedera yang dialami baik itu oleh Messi maupun Suarez.

“Tentu saja, ada fase yang buruk tapi juga ada fase yang bagus. Tapi, hari ini, penampilan kami sanga baik dan saya sangat senang,” kata Griezmann, setelah kemenangan tersebut. “Kami harus berusaha untuk terus saling memahami dengan lebih baik. Meski demikian, saya yakin kami bisa mencetak gol lagi jika terus diturunkan bersama,” di amenambahkan.***IRFAN SUDRAJAT DARI BERBAGAI SUMBER

 

 

loading...
D
Penulis
Dini Wulandari
news
news