news
LIGA SPANYOL
Atletico Menyamai Start Terburuk Musim Lalu
21 October 2019 13:03 WIB
berita
Penyerang Atletico, Diego Costa akhir berhasil mencetak gol pembuka melawan Valencia, Sabtu (19/10).
MADRID – Atletico Madrid mengkhawatirkan. Hasil seri kembali ditelan tim asuhan Diego “El Cholo” Simeone ini di LaLiga setelah ditahan 1-1 oleh Valencia CF di Stadion Wanda Metropolitano, Sabtu (19/10). Itu jadi seri keempat atau ketiga beruntun dari lima laga terakhir skuat berjulukan Los Rojiblancos tersebut di ajang domestik.

Atletico bahkan hanya memetik satu kemenangan dari enam laga terakhirnya. Akibatnya, tim yang dua bulan lalu mencatatkan start terbaik era El Cholo (raup tiga kemenangan beruntun), kini menyamai awalan terburuk musim lalu dengan hanya meraih 16 poin dari sembilan pertandingan. Jarak mereka dengan FC Barcelona dan Real Madrid di posisi pertama dan kedua pun melebar menjadi lima dan empat poin.




Baca Juga :
- Sevilla Kini Jago Tandang
- Soldado Ingin Akhiri Paceklik Gol




"Kami tim baru,” kata Simeone menjelaskan setelah laga berakhir. “Kamu harus mulai membiasakan diri dengan permainan dan mencari keseimbangan. Masalahnya saat lawan menempatkan kami dalam sebuah posisi, kami tidak mampu menyelesaikannya. Kami masih  harus bekerja keras.”

Salah satu faktor minimnya hasil yang dipetik Atletico adalah lini serang. Duet Alvaro Morata dan Diego Costa kehilangan ketajamannya musim ini, meski di laga kontra Valencia, nama terakhir berhasil menyumbang satu gol. Namun, penampilan keduanya masih jauh dari ekspektasi suporter.


Baca Juga :
- Cobaan Diego Costa, 2019 Menjadi Tahun Terberat Striker Atletico Itu
- Atletico Masih Butuh Waktu


El Cholo sendiri menolak menjadikan sektor ini sebagai kambing hitam atas belum memuaskannya performa tim. “Mereka (Costa dan Morata) dalam situasi yang rumit (terkait penampilan). Tapi jalan keluar dari situasi ini adalah terus bekerja, bekerja, dan bekerja,” tutur pelatih asal Argentina itu.

Meski masih kurang meyakinkan, torehan Costa hari itu layak diapresiasi. Penyerang Spanyol-Brasil tersebut berhasil menyudahi paceklik golnya di Metropolitano yang berlangsung hampir setahun, meski lewat titik putih. Itu juga jadi gol keduanya musim ini selain saat melawan RCD Mallorca (jornada 6).

Sementara gol terakhir Costa di depan publik sendiri terjadi saat menjamu Barcelona, 24 November 2018. Sekarang, pelatih dan rekan timnya sangat berharap striker berjulukan the Beast itu bisa menjadikan gol di jornada 9 sebagai tonggak kebangkitan: Seorang penyerang yang mampu bersaing di trek pichichi seperti saat bersaing dengan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di 2014.

Apalagi saat ini, Atletico juga tidak bisa mengandalkan penyerang sayap barunya, Joao Felix. Pemain Portugal itu mengalami cedera engkel kanannya saat melawan Valencia, 10 menit sebelum laga berakhir. Akibatnya, Atletico harus bermain dengan 10 pemain karena El Cholo telah melakukan tiga pergantian. Gol Valencia sendiri lahir di menit ke-82 lewat sepakan Dani Parejo.

Gol tersebut memaksa kiper Atletico Jan Oblak memutus lima rangkaian tak kebobolannya di semua ajang. Sementara Felix diperkirakan absen selama dua hingga tiga minggu. Dia diragukan tampil dalam lima pertandingan (3 LaLiga dan 2 Liga Champions).*DINI WULANDARI DARI BERBAGAI SUMBER

 

50

Gol Costa di jornada 9 merupakan gol ke-50 yang diciptakannya untuk Atletico di LaLiga atau menjadikannya pemain keenam tersubur klub di abad 21 di ajang ini.

loading...
D
Penulis
Dini Wulandari
news
news