news
UMUM
Jateng Juara Gala Siswa Indonesia 2019, Mendikbud RI Muhadjir Effendy Menilai GSI Tahun Ini Lebih Berkualitas
21 October 2019 07:59 WIB
berita
JAKARTA - Setelah Jawa Timur (Jatim) menjuarai Gala Siswa Indonesia tingkat SMP tahun pertama 2018, kini giliran Jawa Tengah (Jateng) tampil sebagai kampiun GSI 2019. Pada laga final, Jateng berhasil mengalahkan Bali dengan skor tipis 1-0 di GOR Soemantri Brojonegoro, Jakarta, Sabtu (19/10) lalu.

Pasukan Jateng sejak awal laga dapat menguasai pertandingan dan menunjukan permainan yang impresif. “Tentu saya senang dengan raihan anak-anak hingga menjadi juara GSI tahun ini. Menurut saya GSI ini program yang sangat baik, yang bisa melihat talenta pemain usia muda dari pelosok-pelosok daerah,” ucap pelatih Jateng Widhoro Heriyanto.




Baca Juga :
- Liga TopSkor Transtama U-15, Karena Kemenangan Butuh Persiapan
- Indonesia Lolos Piala Asia U-19, Tak Ada Alasan bagi PSSI Tidak Perpanjang Kontrak Fakhri




“Seperti kami tim dari Kudus, mungkin beberapa orang tidak mengetahui daerah kami, namun di sini anak-anak bisa menunjukan permainan terbaik untuk dilihat dengan pelatih-pelatih hebat dan profesional di Indonesia.”

Dalam partai final ini memang selain disaksikan langsung Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy, ada juga beberapa perwakilan KONI dan PSSI. Bahkan, pelatih timnas Indra Sjafri dan jajaran pemandu bakat hadir dalam memantau GSI 2019.


Baca Juga :
- Kecewa dengan PSSI, Suporter Merah Putih Siap Boikot Laga Timnas
- Timnas U-19 Waspadai Tekanan The Strength


Muhadjir mengaku sangat senang bisa kembali berkerja sama dengan KONI dan PSSI untuk kembali menuntaskan pergelaran GSI tahun kedua ini. “Kepada para pemenang saya ucapkan selamat, khususnya kepada tim kesebelasan provinsi Jateng, Bali, Jabar dan NTB yang sudah berhasil menjadi tim empat terbaik,” ujar Muhadjir.

Ia juga menilai GSI tahun ini berhasil melahirkan bibit-bibit pemain yang lebih hebat dan berkualitas. “Saya yakini kompetisi ini akan terus berlanjut dan akan lebih baik. Semoga dari sini akan lahir pemain hebat dan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia,” ujar Muhadjir.

Sementara itu, tim Jawa Barat berhasil merebut posisi ketiga setelah mengalahkan Nusa Tenggara Barat. Dalam laga perebutan peringkat ketiga ini, Jabar menang 7-6 lewat adu penalti setelah kedua tim bermain 1-1 di waktu normal.

Di akhir pertandingan, pelatih timnas U-23 Indra Sjafri bersama pemandu bakat PSSI menobatkan pemain-pemain terbaik GSI 2019. Kiper terbaik diraih Ferdinand Putra (Jateng), bek terbaik diraih oleh Lutfi Saputra (Jateng), gelandang terbaik M. Maukidi Kholid (NTB), penyerang terbaik Komang Nathan (Bali), dan top scorer direbut Satria Febrian (Jabar) dengan raihan 11 gol.

“GSI sudah tahun kedua, saya kira ini sudah sangat lebih baik dari tahun pertama. Jika saya boleh memberi masukan pemandu bakat dari tingkat Kecamatan dan Kabupaten agar lebih baik lagi. Di GSI ini juga ada program kursus untuk pelatih-pelatih, semoga hal ini dapat dimaksimalkan dengan baik juga,” ujar Indra Sjafri.

GSI tahun ini berlangsung dari tingkat Kecamatan yang diikuti 2.511 tim pada 1 Februari 2019 hingga 15 April 2019 lalu. Selanjutnya seleksi tingkat Kabupaten/Kota diselenggarakan pada 1 April 2019 hingga 30 Juli 2019, diikuti 276 tim.

Lalu, dilanjut fase Provinsi yang berlangsung pada 1 hingga 25 Agustus 2019. Sedangkan pertandingan tingkat Nasional dilaksanakan pada 7 hingga 19 Oktober 2019.*NIZAR GALANG GANDHIMAR

R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news