news
ONE CHAMPIONSHIP
Angelo Bimoadji Berlatih di Berbagai Tempat Demi Laga di Jakarta
19 October 2019 15:38 WIB
berita
Angelo Bimoadji yang akan menghadapi rekan satu timnya di IndoGym Adi Paryanto
JAKARTA - Selain menghadirkan dua laga perebutan gelar juara dunia, ONE: DAWN OF VALOR di Istora Senayan, Jakarta, pada Jumat 25 Oktober mendatang juga akan menyajikan aksi dari para atlet unggulan tanah air.

Salah satunya adalah atlet ONE asal sasana IndoGym / Phantom MMA, Angelo “The Unicorn King” Bimoadji yang akan menghadapi rekan satu timnya di IndoGym, “Zenwalk” Adi Paryanto. Keduanya akan tampil dalam laga pembuka perhelatan ke-101 dari “The Home Of Martial Arts.”




Baca Juga :
- Bagaimana Anthony Engelen Membaca Ruang Ketika Berlaga di ONE Championship
- Wakili Indonesia, Petarung Indonesia Ini Bangga




Angelo sedang memiliki kepercayaan diri tinggi setelah berhasil menang melalui teknik kuncian atas Guntur “Black Ant” di ajang ONE: FOR HONOR, bulan Mei lalu.

Menurut Angelo, striking dari Adi merupakan salah satu yang harus ia antisipasi. 


Baca Juga :
- Anthony Engelen Ulas Cara Naik & Turunkan Berat Badan Jelang Berlaga
- Eko Roni Ungkap Kuncian yang Paling Dihindari


“Yang saya lihat dari Adi Paryanto adalah bahwa ia memiliki striking yang cukup liar. Saya tidak mengatakan bahwa strikingnya rapih, namun juga tidak mengatakan bahwa itu berantakan juga,” tuturnya.

Sebelumnya, Adi sempat bertemu Aziz Calim, yang juga merupakan teman baik. Kala itu, Adi harus mengakui keunggulan lawan lewat kuncian. Hal tersebut pun menjadi bahan pelajaran bagi “The Unicorn King”.

“Setelah saya mendapatkan kontrak bagi laga ini, karena Aziz teman baik saya dan ia sebelumnya telah berhasil menang melawan Adi Paryanto, saya pun meminta saran. Saya akan melanjutkan [gaya bertanding] yang Aziz lakukan terhadap Adi. Strategi yang diberikan Aziz serta para pelatih saya hampir sama,” tutur Angelo. 

Untuk mengantisipasi serangan striking dari Adi, Angelo berencana menjaga jarak tetap dekat, sehingga tidak mudah bagi lawan melayangkan pukulan. 

“Saya harus menjaga jarak agar tetap dekat dengan Adi. Dia seorang petarung yang menggunakan jarak, namun saya sendiri mudah beradaptasi terhadap gaya bertarung apapun.” 

“Adi memiliki background wushu sanda yang membuatnya gemar melemparkan tendangan yang cukup berbahaya. Maka, saya akan menekannya dengan striking dan takedown,” tambahnya.

Sebagai bentuk persiapan menghadapi laga ketiganya di pentas global, Angelo telah menjalani latihan keras dan berpindah-pindah dari satu tempat laithan ke tempat lainnya.

“Untuk persiapan, saya berlatih di berbagai sasana di Jakarta, seperti gulat di sasana Lions MMA, bela diri campuran di sasana Warrior, serta berlatih tinju di Wiem Sapullete Boxing Camp. Ini adalah kamp pelatihan paling berat karena banyak tantangan yang saya hadapi,” ungkap Angelo.*

loading...
news
Penulis
Suryansyah
news
news