news
LIGA INGGRIS
Liverpool Spesialis Pemecat Pelatih Lawan
19 October 2019 13:35 WIB
berita
Pelatih Man. United Ole Gunnar Solskjaer bukan tidak mungkin menjadi korban Liverpool yang seolah menjelma menjadi malaikat pencabut nyawa alias The Grim Reaper bagi para pelatih klub Liga Primer.
MANCHESTER - Liverpool FC merupakan mimpi buruk bagi banyak pelatih. Sejak 2013, terjadi lima kasus pemecatan pelatih di Liga Primer yang terkait langsung dengan The Reds. Yang terakhir menjadi korban adalah Jose Mourinho saat Manchester United (MU) FC takluk 1-3 dari Liverpool di Anfield, 16 Desember 2018.

Dua hari berselang, The Special One itu harus mengepak koper. Mourinho pun digantikan Ole Gunnar Solskjaer sejak 19 Desember 2018. Ironisnya, kemungkinan, pelatih asal Norwegia ini bakal mengikuti jejak tersebut. Sebab, MU dalam periode terpuruk pada Liga Primer musim ini. Mereka hanya meraih dua kemenangan dari delapan laga sejauh ini.




Baca Juga :
- Target Top Manchester United Harganya Murah Cuma Rp 476 Miliar, tapi Moncer
- Tottenham Hotspur Gerak Cepat




Apakah Minggu (20/10) besok Liverpool akan kembali memakan korban? The Reds bagai The Grim Reaper alias malaikat maut dalam kisah-kisah fiksi. Laga MU vs Liverpool akhir pekan ini memang bertepatan semakin disorotnya Solksjaer sebagai pelatih Tim Setan Merah. Ya, Solskjaer dalam tekanan besar.

Dengan situasi saat ini, dia harus membawa Marcus Rashford dan kawan-kawan menang atau meraih poin saat menjamu Liverpool di Stadion Old Trafford. Isu pemecatan terhadap Solskjaer memang semakin tajam. Bahkan, diiringi dengan kemungkinan akan datangnya pelatih asal Italia, Massimiliano Allegri, yang menjadi kandidat sebagai penggantinya.


Baca Juga :
- Peninggalan Pochettino di Spurs Sulit Ditandingi Pelatih Mana pun
- Inilah Alasan Spurs Pilih Mourinho


Musim ini, MU sebenarnya sempat mengejutkan dengan menggulung Chelsea dalam kemenangan empat gol tanpa balas pada pekan pertama. Namun, setelah itu, performa mereka anjlok. Terakhir, kalah 0-1 dari Newcastle United pada 6 Oktober lalu. Kini, Solskjaer akan menghadapi The Grim Reaper.

Pria 46 tahun ini bisa mengikuti jejak lima pelatih lainnya yang kehilangan jabatan usai takluk dari The Reds. Tren itu dimulai saat Tottenham Hotspur FC  takluk 0-5 yang berujung terdepaknya Andre Villas-Boas pada 16 Desember 2013. Korban selanjutnya adalah Francesco Guidolin yang dipecat setelah Swansea City FC kalah 1-2.

Lalu, ada Slaven Bilic (West Ham United FC), Slavisa Jokanovic (Fulham FC), dan Mourinho. Yang menarik, empat korban itu terjadi saat Liverpool ditangani Juergen Klopp. Untuk kasus Villas-Boas, saat itu The Reds masih ditangani Brendan Rodgers.

Apakah Solskjaer mampu menghentikan kutukan Klopp. Sejauh ini, mereka baru sekali bertemu sebagai pelatih di Liga Primer yaitu pada 24 Februari lalu di Old Trafford yang berakhir 0-0. Hanya, saat itu status Solskjaer sebatas caretaker atau belum resmi hingga 28 Maret 2019. Setelah itu, MU menjadikannya sebagai pelatih tetap (pelatih kepala) untuk tiga tahun ke depan.

Di sisi lain, Klopp juga tidak terlalu superior saat menghadapi MU. Faktanya, arsitek asal Jerman ini baru dua kali menang dari sembilan pertandingan lawan MU di Liga Primer. Lima lainnya imbang dan berujung dua kekalahan.*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

Pelatih Klub Liga Primer yang Dipecat setelah Kalah dari Liverpool
16 Desember 2013 - Andre Villas-Boas (Tottenham, kalah 0-5)
3 Oktober 2016 - Francesco Guidolin (Swansea, kalah 1-2)
6 November 2017 - Slaven Bilic (West Ham, kalah 1-4)
14 November 2018 - Slavisa Jokanovic (Fulham, kalah 0-2)
18 Desember 2018 - Jose Mourinho (Man. United, kalah 1-3)

loading...
T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news