news
LIGA INGGRIS
Crystal Palace Bisa Jadi Sandungan Man. City
19 October 2019 15:56 WIB
berita
Man. City akan berharap penyerang andalan mereka, Raheem Sterling kembali tampil eksplosif saat menghadapi tuan rumah Crystal Palace di Selhurst Park, malam ini./AFP
LONDON – Manchester City FC sangat marah ketika mengetahui mereka akan bermain dua kali hanya dalam waktu 46 jam selama periode Natal. Dan, sang juara pun meyakini otoritas Liga Premier telah memberikan bantuan besar bagi Liverpool dalam perburuan gelar. Situasi diperparah karena mereka harus bertemu Crystal Palace akhir pekan ini.

City mengeluarkan pernyataan pedas yang mempertanyakan apakah penjadwalan yang kontroversial itu sesuai dengan 'integritas olahraga' liga. Perubahan ini memang terpaksa dilakukan untuk mengakomodasi tayangan langsung di tv.




Baca Juga :
- Setan Merah Bisa Eksploitasi Buruknya Lini Belakang City
- Manchester City Enggak Mau Gila Pikirkan Liverpool




Chief operating officer City, Omar Berrada, mengatakan: "Kami sangat kecewa. Kami jelas memahami jaringan penyiaran pemegang hak berbayar menjadi pertimbangan penting dalam hal penjadwalan pertandingan. Tetapi pihak kami juga perlu melindungi kesejahteraan para pemain, integritas olahraga liga, dan kualitas produk kami."

Skuat Pep Guardiola akan bermain di markas Wolverhampton Wanderers pada tanggal 27 Desember pada pukul 7.45 malam untuk kemudian memulai pertandingan berikutnya melawan Sheffield United di Etihad hanya dua hari kemudian pukul 18:00.


Baca Juga :
- The Citizens Mulai Realistis
- Kiper Asal Spanyol Ungkap Masalah Rambut, Cuaca, dan Bahasa Inggris


Sementara itu pemuncak klasemen Liverpool justru memiliki hampir satu hari ekstra di antara jadwal pertandingan mereka – menghadapi Leicester pada Boxing Day, 26 Desember, dan Wolves pada 29 Desember. Untuk memperumit masalah, pasukan Nuno Espirito Santo memiliki perputaran lebih cepat daripada City untuk lawatan ke Anfield.

Berrada menambahkan: "Pertandingan Liga Premier menuntut kondisi fisik yang besar dan tidak ideal bagi para pemain untuk bermain dua kali dalam waktu kurang dari 48 jam karena itu tidak memberi mereka waktu untuk pulih dengan baik.”

"Kami telah melakukan dialog terbuka dengan pigak liga untuk mempertimbangkan opsi-opsi lain, tetapi pada akhirnya kami harus mematuhi waktu dan tanggal kick off karena mereka telah disajikan kepada kami."

City diyakini telah melihat kemungkinan mendorong bentrokan mereka dengan skuat The Blades kembali - tetapi itu menghadirkan masalah lebih lanjut. Karena, dengan begitu malah akan mendekati bentrokan Tahun Baru melawan Everton - yang terpilih untuk liputan langsung TV.

Ancaman Palace

Kabar ini jelas menghantui persiapan City jelang lawatan ke Selhurst Park yang kurang disukai Pep Guardiola. "Selhurst Park selalu sulit" adalah kata-kata Guardiola pada bulan April lalu sebelum City melakukan perjalanan ke London Selatan untuk mengejar raihan tiga poin untuk mengimbangi keberadaan Liverpool di klasemen.

City menang 3-1 berkat gol-gol Raheem Sterling dan gol injury time Gabriel Jesus, tetapi seperti biasanya, Palace sangat menyulitkan mereka. The Eagles tampaknya salah satu klub Liga Premier yang paling tidak disukai Guardiola.

Sebelumnya, pada 2018/19, Palace telah menimbulkan kekalahan mengejutkan 2-3 bagi City di kandang pada Desember, yang membuat The Reds unggul empat poin di puncak klasemen. Guardiola merespons dengan mengistirahatkan pemain-pemain kunci untuk kekalahan leg pertama perempat final Liga Champions City dari Tottenham, disusl laga tandang ke Palace hanya lima hari lagi.

Kevin De Bruyne, Leroy Sane, dan Vincent Kompany dikembalikan ke starting XI di Selhurst Park setelah hanya jadi cadangan melawan Spurs. City akhirnya berhasil menyalip Liverpool dan memenangkan gelar berturut-turut kedua di bawah Guardiola.

Palace juga menimbulkan masalah bagi The Citizens dalam kemenangan gelar pertama mereka di bawah Guardiola di musim 2017/18. Luka Milivojevic dan kawan-kawan menghentikan 18 kemenangan luar biasa City di Liga Primer dengan hasil imbang tanpa gol pada Desember 2017. Ederson beruntung menyelamatkan penalti Milivojevic.

Sekarang, Palace berada di urutan keenam setelah memenangi empat dari delapan laga perdana mereka dan telah mengalahkan Manchester United musim ini. Dengan lini belakang City goyah tanpa Aymeric Laporte, cedera lutut, The Eagles akan menyukai peluang untuk menimbulkan lebih banyak kesengsaraan pada juara Liga Premier itu.***NURUL IKA HIDAYATI

Perkiraan Pemain C. Palace vs Man. City

Wasit: Anthony Taylor
Stadion: Selhurst Park
Prediksi TopSkor: 45-55
Siaran Langsung: Mola TV, Sabtu (19/10) - Pkl 23.30 WIB

C. PALACE (4-5-1)

Pelatih: Roy Hodgson

31 Guaita;
2 Ward, 34 Kelly, 24 Cahill, 3 Van Aanholt;
11 Zaha, 16 McArthur, 4 Milivojevic, 8 Kouyate, 15 Schlupp;
9 Ayew
Cadangan:
13 Hennessey,
5 Tomkins,
6 Dann,
22 McCarthy,
7 Meyer,
10 Townsend,
17 Benteke

MAN. CITY (4-3-3)

Pelatih: Josep Guardiola

31 Ederson;
2 Walker, 6 Stones, 30 Otamendi, 11 Zinchenko;
17 De Bruyne, 16 Rodri, 21 D. Silva;
11 Mahrez, 10 Aguero, 7 Sterling
Cadangan:
1 Bravo,
27 Cancelo,
25 Fernandinho,
47 Foden,
8 Guendogan,
20 B. Silva,
9 Jesus

 Pertemuan terakhir
14/04/19       Liga Primer    C. Palace         1-3      Man. City
22/12/18       Liga Primer    Man. City          2-3     C. Palace

Statistik Raheem Sterling bersama Man. City
Sejak Dilatih Josep Guardiola
Periode: Juli 2016-...
Laga: 155
Menit main: 12.205
Gol: 67
Assist: 57
Menit per gol: 182
Menit per assist: 214

Sebelum Dilatih Josep Guardiola
Periode: Juli 2015-Mei 2016
Laga: 47
Menit main: 2.981
Gol: 11
Assist: 10
Menit per gol: 271
Menit per assist: 298


Rapor Man. City di Selhurst Park
Total lawatan: 20
Menang: 11
Seri: 4
Kalah: 5
Gol: 30
Kebobolan: 19
Clean sheet: 7
Persentase menang: 55%

 

 

loading...
I
Penulis
I Gede Ardy E
news
news