news
LIGA 1
Persib Bandung Hentikan Dua Rapor Buruk Sekaligus
19 October 2019 13:15 WIB
berita
Selebrasi pemain Persib usai membobol gawang Persebaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (18/10)/Foto: Persib.co.id
GIANYAR – Terbayar sudah keinginan Persib Bandung menghancurkan mitos tidak pernah menang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Pada laga kandang “usiran” Liga 1 2019 di stadion tersebut Jumat (18/10) Maung Bandung menggulung salah satu rival beratnya, Persebaya Surabaya, 4-1.

Ini kali pertama Persib menang di Bali setelah tujuh laga sebelumnya tidak pernah memetik tiga poin di stadion tersebut. Tidak hanya itu, Persib juga berhasil memutus rekor buruk selalu kalah dari Bajul Ijo dalam tiga pertemuan sebelumnya.




Baca Juga :
- Persib Bawa Semua Pemain untuk Babak 8 Besar Liga 1 U-18 2019
- Kim Jefrrey Kurniawan, awalnya Dicemooh dan Didemo, namun Kini Jadi Idola Bobotoh




Yang juga menarik, skor 4-1 sama dengan skor kekalahan musim lalu yang dialami Persib dari Persebaya, juga dalam laga usiran di stadion yang sama. Acungan jempol layak diberikan kepada Febri Hariyadi yang mulai bisa belajar dari kesalahan sebelumnya.Dalam penampilan semalam, sayap Maung Bandung itu memborong dua gol.  

Kunci kemenangan Tim Maung Bandung ada pada semangat para pemain. Supardi Nasir dan kawan-kawan tampil seperti tanpa beban. Termasuk pelatih Robert Rene Alberts yang berani mengubah skuat intinya terutama dengan menurunkan Abdul Aziz untuk berduet dengan Omid Nazari di tengah.


Baca Juga :
- Manajemen Menilai Persib Berpeluang Menempati Posisi Dua atau Tiga Besar
- Menurut Robert Rene Alberts, Dua Sektor Ini Jadi Pendongkrak Performa Persib pada Putaran Kedua


Juga, Frets Butuan mengisi posisi yang biasa diisi Ghozali Siregar di sektor kiri. Tapi Robert tidak berspekulasi di lini depan. Ia memercayakan kepada Kevin Van Kippersluis dan mencadangkan Ezechiel N'Douassel yang baru bergabung sehari sebelum pertandingan.

Yang jelas kemenangan fantastis ini sangat berharga untuk pertandingan berikutnya melawan Bhayangkara FC. Bahkan untuk mematangkan persiapan pertandingan berikutnya, Persib akan tinggal di Bali untuk selanjutnya bersiap untuk terbang ke Jakarta.

Satu lagi yang harus diacungi jempol adalah kehadiran bobotoh yang datang langsung ke Gianyar.  Berkat kehadiran mereka Stadion Kapten I Wayan Dipta bak kandang Persib sendiri karena dominasi biru sangat kuat di seputar stadion.

Usai laga, Robert langsung semringah.  Maklum, Persib baru kembali bisa menang dengan skor lebih dari satu gol setelah terakhir mengalahkan Persipura Jayapura 3-1 pada 23 September lalu.  "Penampilan sangat bagus dari pemain yang malam ini (kemarin) menunjukkan semangat dan antusiasme," ujar Robert.

Pujian pelatih asal Belanda itu kali ini lebih bermakna karena lawan yang dihadapi juga biasa tampil dengan semangat juang  yang tinggi, Persebaya.  “Kami melawan tim yang bagus, yaitu Persebaya. Tapi kami sudah mendiskusikan banyak hal, termasuk mentalitas,” Robert menegaskan.

Menurutnya, bukan masalah di mana pun memainkan laga kandang saat ini. “Tapi yang terpenting adalah kerja di lapangan," Robert menambahkan.

Sebaliknya, Persebaya menambah catatan buruk empat laga beruntun tanpa kemenangan. “Memang hari ini Persib lebih baik. Kami punya sedikit masalah karena tidak full team. Ada tujuh pemain absen. Ada yang demam, cedera, terus ada yang di timnas U-23. Mungkin kalau full team hasilnya bisa beda,” kata Wofgang Pikal, pelatih Persebaya.*Arief NK/M Bahrul Marzuki

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news