news
LIGA ITALIA
Sarri Ragu dengan Posisi Bernardeschi
19 October 2019 13:01 WIB
berita
Pelatih Juventus Maurizio Sarri merasa kurang yakin dengan beberapa hal.-Topskor.id/istimewa-
TURIN – Maurizio Sarri harus membuat pertimbangan sangat matang sekarang karena Juventus FC memasuki periode sulit. Tim akan memainkan tujuh pertandingan dalam 22 hari antara Seri A dan Liga Champions. Perlu penghematan energi dengan melakukan rotasi.

Setelah jeda kompetisi, I Bianconeri akan menjamu Bologna FC di Allianz Stadium, Sabtu (19/10) atau Minggu dini hari WIB. Mereka hanya takluk sekali dari I Rossoblu  dalam 31 pertemuan di abad ke-21.




Baca Juga :
- Ronaldo Bisa Diganjar Sanksi 2 Tahun, Rekan Setim Juventus Berharap Permohonan Maaf
- Milan Masih Fluktuatif




Data tersebut tak cukup untuk menghilangkan dilema di benak Il Comandante. Dimulai dari formasi: Sarri telah menguji solusi yang melibatkan trequartista di Brescia, dalam satu-satunya pertandingan yang tidak dimainkan oleh Cristiano Ronaldo di musim ini. Sistem tersebut berfungsi dengan baik dengan Aaron Ramsey sebagai penyerang lubang. Gelandang Wales itu sudah berlatih tapi sulit menurunkannya sejak menit awal.

Problem kedua adalah posisi Federico Bernardeschi. Tanpa Ramsey, winger tersebut yang menggantikan di belakang penyerang utama. Namun, penampilan terakhirnya biasa saja. Sarri memikirkan komposisi terbaik untuk membangkitkan kemampuan eks pemain ACF Fiorentina itu. Bisa saja dia digeser sebagai mezzala.


Baca Juga :
- Peringatan Bagi CR7
- Vieira: Pentingnya Mengetahui Mengapa Ronaldo Tidak Bahagia di Juventus


“Tim ini harus selalu siap dengan kedua solusi (menggunakan trequartista atau menerapkan modul 4-3-3). Saat ini kami tidak mengaplikasikan modul sederhana, khususnya dalam fase bertahan. Kami belum sempurna tapi saya memuji para pemain yang mengintepretasikan modul ini dengan baik. Kami harus fokus kepada pertandingan sulit karena tidak mudah bermain setelah libur kompetisi ,” kata Sarri. “Bologna merupakan salah satu tim yang saya sukai di awal musim ini. Semoga Sinisa Mihajlovic hadir karena saya ingin melihatnya kembali.”

Salah satu keuntungan menggunakan formasi 4-3-1-2 adalah lebih leluasa ketika harus merotasi banyak pemain. Sarri memiliki beberapa amunisi untuk sektor tengah dan belakang yang lumayan bugar. Rodrigo Bentancur, Merih Demiral, Emre Can, Daniele Rugani hanya tampil sangat sedikit.

Keraguan ketiga terkait dengan pengisi sektor depan. Posisi Cristiano Ronaldo tidak bisa diganggu gugat, tinggal menentukan rekan duetnya antara Paulo Dybala dan Gonzalo Higuain. Il Pipita telah membuktikan bahwa dirinya mampu membukakan ruang bagi CR7. Sementara La Joya, yang beberapa pekan ini dicibir karena sempat mengalami kemunduran, sudah menemukan titik tolak. Pemain tersebut dengan tekun beradaptasi dengan metode Sarri dan mengasah insting gol kembali.

Bagi Bologna, partai tandang merupakan momok. Mereka hanya menang sekali dari delapan lawatan ke markas lawan. Allianz Stadium bukan tempat yang mudah ditaklukkan, terbukti Juve tidak pernah kalah dalam 24 pertandingan beruntun di sana.

Namun, kehadiran Mihajlovic, setelah lepas dari periode kedua kemoterapi, bisa jadi sumber motivasi untuk menghentikan prestasi tuan rumah. Pelatih tersebut mengawasi latihan didampingi asistennya Miroslav Tanjga. Sementara Emilio De Leo yang berbicara dalam sesi konferensi pers.

“Juve memiliki banyak solusi serangan, kami harus bermain sebagai sebuah tim dan berusaha menahan guncangan tapi di saat yang sama mampu menerapkan permainan kami. Bologna berada dalam periode positif juga saat laga tandang. Kami mesti fokus pada prinsip permainan dan mempraktekkan segala yang telah diterapkan dalam latihan. Kami tidak boleh mundur, bermain dengan berani,” kata De Leo.*** Dari berbagai sumber

 

Juventus (4-3-1-2): 1 Szczesny; 16 Cuadrado, 19 Bonucci, 4 De Ligt, 12 Alex Sandro; 6 Khedira, 5 Pjanic, 14 Matuidi; 33 Bernardeschi; 21 Higuain, 7 Ronaldo;

Pelatih : Maurizio Sarri

Cadangan : 77 Buffon, 28 Demiral, 13 Danilo, 30 Bentancur, 25 Rabiot, 8 Ramsey, 10 Dybala

 

Bologna (4-2-3-1): 28 Skorupski; 15 Mbaye, 23 Danilo, 4 Denswil, 35 Dijks; 30 Schouten, 16 Poli; 7 Orsolini, 21 Soriano, 10 Sansone; 24 Palacio;

Pelatih : Sinisa Mihajlovic

Cadangan : 1 Da Costa, 11 Krejci, 13 Bani, 31 Dzemaili, 32 Svanberg, 9 Santander, 17 Skov Olsen

X
Penulis
Xaveria Yunita
news
news