news
LIGA INGGRIS
Romero Bukan Tidak Mungkin Geser De Gea
18 October 2019 13:36 WIB
berita
Sergio Romero menjadi pilihan realistis bagi Man. United sebagai pengganti David De Gea yang baru saja cedera. Itu akan diawalinya saat melawan Liverpool, Minggu (20/10).
MANCHESTER – Sergio Romero bakal naik status sebagai kiper utama Manchester United (MU) FC. Meski, itu hanya sementara menggantikan David de Gea yang cedera saat memperkuat Spanyol di kualifikasi Piala Eropa 2020. Sejatinya, MU memiliki tiga kiper di Liga Primer musim ini. De Gea merupakan penjaga gawang utama diikuti Romero dan Lee Grant sebagai pelapis.

Menilik usia dan juga pengalaman, jelas Romero lebih diunggulkan. Maklum, Romero baru 32 tahun yang lebih muda ketimbang Grant (36 tahun). Pun demikian dengan pengalaman, dia masih dipanggil untuk tim nasional Argentina. Termasuk, jadi andalan saat Tim Tango melangkah ke final Piala Dunia 2014. Di sisi lain, Grant yang memperkuat MU sejak 2018 ini belum sekalipun berseragam Inggris.




Baca Juga :
- Legenda Arsenal Ini Tegaskan Pemecatan Emery Bukan Solusi Tepat
- Winger Muda Man. United Ini Menantang Para Bek Liga Primer




Itu mengapa, ada kemungkinan Romero yang bakal berada di bawah mistar saat MU menjamu Liverpool FC di Old Trafford, Minggu (20/10) sore. Memang, tidak mudah bagi pemilik nomor punggung 22 ini untuk menggantikan De Gea yang tak tergantikan sejak 2011 silam. Alias, empat tahun lebih awal dari Romero yang gabung sejak 2015.

Namun, secara statistik, justru Romero lebih baik. Faktanya, Setiap kali dia tampil, MU sukses mencatat tujuh clean sheets dalam delapan pertandingan. Bandingkan, dengan De Gea yang hanya mampu menjaga keperawanan gawang MU hingga 102 kali dari 283 pertandingan.


Baca Juga :
- Wolves Melompat Empat Tingkat di Klasemen Liga Primer
- Posisi Pelatih Kawakan Ini di Ujung Tanduk


Bahkan, kiper berkebangsaan Spanyol itu membuat 10 blunder yang menyebabkan MU kebobolan. Sementara, dari tujuh laga, Romero belum sekali pun berbuat kesalahan fatal. Jelas, ini jadi modal positif bagi Romero. Sekaligus, membuktikan kepantasannya berseragam MU setelah kali terakhir diturunkan di Liga Primer pada 13 Mei 2018 menang 1-0 atas Watford.

Di sisi lain, Romero sudah dua kali tampil di luar Liga Primer pada musim ini. Itu terjadi pada fase grup Liga Europa, 19 September lalu, ketika MU mengalahkan Astana 1-0. Lima hari berselang, Romero ambil bagian ketika Setan Merah mengeliminasi Rochdale via adu penalti pada babak ketiga Piala Liga.  

Penampilannya yang selalu lugas setiap dipercaya di bawah mistar gawang ini jadi jaminan untuk membendung serangan Liverpool. Maklum, sang tamu memiliki produktivitas tertajam kedua di Liga Primer ini setelah Manchester City FC. Total, Liverpool sudah 20 kali mencetak gol dari delapan pertandingan dengan 12 di antaranya disumbang trio lini depan.

Itu meliputi Sadio Mane dengan lima gol, Mohamed Salah (empat gol), dan Firmino (tiga gol). Ini jadi ancaman nyata bagi Romero yang musim lalu hanya jadi cadangan De Gea. Namun, dengan pengalamannya di level internasional, terutama Piala Dunia bersama Argentina, justru Romero sudah kenyang menghadapi barisan depan yang tajam itu.*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news