news
INFOGRAFIS
Ujian Setan Merah Sesungguhnya
18 October 2019 13:25 WIB
berita
Pencinta Man. United sudah lama merindukan kembalinya duet Anthony Martial (kiri) dan Marcus Rashford di lini depan. Peluang itu duet itu kembali ada saat MU menjamu Liverpool di laga Liga Primer, Minggu (20/10) besok.
MANCHESTER – Old Trafford, Minggu (20/10) atau Senin dini hari WIB jadi saksi perjalanan Manchester United (MU) FC musim ini. Apakah, skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu bisa bangkit usai mengalami paceklik kemenangan dalam tiga laga beruntun di Liga Primer. Atau, justru kian terpuruk akibat kembali kalah dari Liverpool FC yang dalam periode terbaik.

Maklum, pasukan Juergen Klopp sukses menguasai klasemen sementara dengan 24 poin dari delapan pertandingan. Bahkan, Liverpool unggul delapan angka dari peringkat dua yang merupakan juara bertahan, Manchester City FC (16 poin). Jangan bandingkan dengan MU yang masih tertahan di urutan 12 akibat baru meraih sembilan poin.




Baca Juga :
- Pasukan Klopp Berpotensi Masuk Kelompok Elite Liga Primer
- Derbi London Bakal Terjadi demi Reinier




Namun, dalam sepak bola, apa pun bisa terjadi. Termasuk, kans MU untuk menghentikan rekor sempurna Mohamed Salah dan kawan-kawan. Kendati, jalan yang dicapai tim berjulukan Setan Merah itu sangat terjal. Terutama, mengingat MU tidak bisa diperkuat tiga andalannya akibat cedera. Solskjaer mengkonfirmasi David de Gea, Paul Pogba, dan Jesse Lingard bakal absen lawan Liverpool.

“Tidak mungkin Pogba (cedera engkel) dan Lingard (hamstring) fit dalam waktu dekat. Setelah pemeriksaan usai melawan Arsenal FC, Pogba butuh beberapa pekan lagi untuk pemulihan,” ucap Solskjaer. “De Gea juga butuh pemeriksaan scan. Menurut saya, ia juga akan absen. Tapi, saya berharap Wan-Bissaka dan (Anthony) Martial sudah bisa diturunkan karena sudah mulai berlatih.”


Baca Juga :
- Masa Depan Pelatih Man. City Masih Gelap
- Firmino Masih Punya Ambisi Besar untuk Liverpool


Kendala MU lainnya yang tidak bisa diremehkan adalah produktivitas. Musim ini, Setan Merah hanya mampu mencetak 11 gol dalam pertandingan di semua kompetisi. Solskjaer menegaskan akan berusaha mengembalikan ketajaman Martial dan Marcus Rashford begitu bisa diduetkan di lini depan.

“Banyak penyebab mengapa kami tumpul. Salah satunya karena Martial cedera. Saat bugar, ia bermain sangat baik sebagai striker didampingi Rashford di kiri. Membuat peluang sebanyak mungkin juga masih menjadi tantangan bagi kami,” tutur Solskjaer.

Dengan kehilangan tiga andalan dan tren menukik, bukan berarti MU inferior di hadapan The Reds. Solskjaer menegaskan, timnya siap untuk menghadapi Liverpool. Duel ini memang bisa jadi pertaruhan kariernya. Sebab, musim lalu, Jose Mourinho harus menangalkan jabatannya sebagai pelatih MU akibat takluk dari Liverpool 1-3 di Anfield.

“Hasil bagus dan penampilan akan memberi Anda kepercayaan diri. Sekarang, kami harus menyelesaikan misi untuk kembali ke enam besar, bahkan empat besar. Kami butuh hasil positif segera untuk mendapatkan momentum itu,” ujar Solskjaer.

Beban Berat
Musim lalu, MU harus puas meraih satu poin saat meladeni Liverpool di Old Trafford pada 23 Februari yang berujung 0-0. Ketika itu, Solskjaer statusnya masih caretaker sejak menggantikan Mourinho pada 19 Desember 2018. Pria asal Norwegia ini baru resmi didapuk sebagai pelatih MU sejak 28 Maret lalu.

Sayangnya, prestasi Setan Merah bertolak belakang sejak Solskjaer ditunjuk permanen. Sebab, MU hanya meraih 17 poin dari 16 pertandingan di Liga Primer. Padahal, ketika masih jadi caretaker, Solskjaer merengkuh 14 kemenangan dari 19 laga. Beban berat itu bisa hilang jika MU mampu mengalahkan Liverpool.***CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...
T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news