news
LIGA INTERNASIONAL
Ditinggal Bintang, Performa Frankfurt Terbilang Stabil
18 October 2019 14:45 WIB
berita
Penyerang Frankfurt asal Portugal, Goncalo Paciencia, akan menjadi motor lini depan timnya saat menjamu Bayer Leverkusen pada laga Bundesliga, Jumat (18/10) malam.
FRANKFURT - Akhir 2018/19 lalu, Eintracht Frankfurt ditinggal tiga penyerang sumber gol mereka, yakni Sebastien Haller, Luka Jovic, dan Ante Rebic. Frankfurt finis di peringkat ketujuh Bundesliga musim lalu, tapi mereka kini tertahan di peringkat kesembilan setelah hanya tiga kali menang dalam tujuh laga pertama.

Meski begitu, performa Die Adler secara keseluruhan cukup menjanjikan. Mereka lolos ke fase grup Liga Europa dan melaju ke putaran kedua Piala Jerman.




Baca Juga :
- Pemerintah Bavaria Dukung Mueller Kembali ke Timnas Jerman
- Tidak Banyak yang Tahu Klub Ini Pernah Bikin Muenchen Keder




Kami kehilangan banyak pemain penting musim panas lalu. Merujuk pada fakta itu, kami tampil cukup bagus musim ini dan masih bersaing di Bundesliga, Piala Jerman, dan Liga Europa. Ini sulit bagi kebanyakan tim,” kata Goncalo Paciencia.

Paciencia bakal jadi salah satu andalan di lini depan Frankfurt saat menjamu Bayer Leverkusen pada pekan kedelapan Bundesliga di Commerzbank-Arena, Jumat (18/10). Striker asal Portugal ini tampil impresif musim ini dengan mencetak tiga gol dan dua assist dalam tujuh laga pertama.


Baca Juga :
- Winger Muda Ini Bisa Menyamai Ribery
- Striker Timnas Jerman Ini Yakin Leipzig Berpeluang Juara Bundesliga


Paciencia dibeli Frankfurt dari FC Porto pada musim panas tahun lalu dan dikontrak selama empat tahun. Musim lalu, pemain 25 tahun ini dijadikan pelapis bagi trio Haller, Jovic, dan Rebic. Kini, Paciencia tampil sebagai mesin gol utama dengan didampingi dua striker baru Bas Dost dan Andre Silva.

“Saya tidak pernah bermain bersama Bas sebelumnya. Saya pernah bermain bersama Andre, tapi di level junior sehingga situasinya tidak sama dengan sekarang. Dalam dua atau tiga laga terakhir, kami mengalami banyak peningkatan. Saya pikir kami kini ada di  posisi yang bagus,” kata Paciencia.

Malam nanti, Paciencia akan bersaing dengan Dost dan Silva untuk mengisi dua posisi di lini depan Frankfurt. Maklum, pelatih Adolf “Adie” Huetter cenderung menurunkan skema 3-4-1-2. Dalam tujuh laga pertama di Bundesliga musim ini, Paciencia lima kali jadi starter. Sementara, Dost dan Silva sama-sama baru empat kali dimainkan.

Ini pertemuan ke-69 antara Frankfurt dan Leverkusen di Bundesliga. Tidak satupun dari 68 duel sebelumnya yang berakhir imbang tanpa gol. Artinya, selalu ada gol yang tercipta dalam setiap pertemuan antara Die Adler dan Die Werkself dan tren itu diyakini berlanjut. Ini tidak terlepas dari keberadaan para penyerang berkualitas di kedua kubu.  

Jika Frankfurt mengandalkan trio Paciencia, Dost, dan Silva, Leverkusen diperkuat oleh duet penyerang Kevin Volland dan Kai Havertz. Keduanya telah mencetak masing-masing empat dan dua gol di Bundesliga musim ini.

Volland bahkan tercatat sebagai pemain Jerman yang paling banyak terlibat langsung dalam proses terciptanya gol di Bundesliga pada 2019 dengan 12 gol dan sembilan assist (21 gol). Havertz menempati peringkat kedua bersama striker RB Leipzig, Timo Werner, dengan 15 gol.

Havertz juga telah mencetak 13 gol di Bundesliga pada 2019. Ini menjadikannya pemain kelahiran 1999 dan sesudahnya yang paling subur di lima liga top Eropa tahun ini. Tak salah jika pemain 20 tahun ini masuk daftar nominasi Golden Boy 2019.*RIJAL ALFURQON DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...
T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news