news
LIGA INGGRIS
Webster Sukses Mewujudkan Mimpi Masa Kecil
18 October 2019 14:15 WIB
berita
Bek muda Brighton Adam Webster telah menjalani debut impresif di Liga Primer musim ini./Istimewa
BRIGHTON - Adam Webster bangga bisa menembus Liga Primer pada usia yang relatif muda, setelah menerima Debut Ball Liga Premier dari tangan pelatih Graham Potter. Bek Brighton & Hove Albion FC berusia 24 tahun itu melakoni laga perdananya di kasta tertinggi saat melawan Manchester City FC di Stadion Etihad pada 31 Agustus lalu.

Ia dengan senang hati menceritakan perjalanannya ke Liga Primer. “Sebagai seorang anak kecil di Inggris, Anda selalu bermimpi bisa bermain di kompetisi ini, jadi setelah berhasil, saya ingin melakukannya dalam waktu yang lama,” ujar Webster dalam situs resmi The Seagulls, julukan Brighton.




Baca Juga :
- Aubameyang Punya Misi Khusus melawan Brighton
- Liverpool Punya Opsi Pemain untuk Mengisi Peran Fabinho




“Saya telah mengalami banyak hal sejak bermain secara profesional dan itu membuat segalanya berharga sekarang karena saya telah berada di Liga Primer. Saya hampir saja terdegradasi dari League Two (divisi empat), bermain di level Conference. Untuk saat ini, di level tertinggi ini, saya tidak akan mengubah cara saya melakukannya."

Webster berbicara lebih terinci tentang debutnya di Liga Primer, sekalipun mengalami kekalahan 0-4 dari Man. City. Bahkan, meskipun hasilnya negatif, pasukan The Seagulls meninggalkan Etihad dengan mengantongi banyak pujian berkat penampilan berani dan impresif menghadapi sang juara bertahan.


Baca Juga :
- Manchester United Kembali ke Trek yang Benar
- Dua Gol Cepat Bikin Brighton Terkejut, Manchester United Raih 3 Poin


“Saya tahu akan turun ke lapangan beberapa jam sebelum pertandingan. Tidak jauh lebih sulit daripada menghadapi Man. City di pertandingan pertama Anda, bukan?” ujarnya mengungkapkan.

“Kami punya rencana tetapi kebobolan setelah satu menit. Semua rencana berantakan, Kami mengatasinya dengan cukup baik, meskipun kalah telak. Kami masih bermain di level yang bagus, dan itu pertandingan penting bagi saya dan memberikan pengalaman berharga tentunya untuk bisa lebih baik,” ujar Webster.

Bek kelahiran Chichester itu berhasil menerobos masuk ke lini belakang yang selama ini diperkuat tandem tangguh Lewis Dunk dan Shane Duffy. Dan Webster berbicara tentang pelajaran yang bisa terus ia pelajari dari kedua seniornya tersebut.

“Mereka membangun kemitraan yang hebat sejak berada di klub. Saya belajar dari Lewis dan Shane dan memastikan kami semua berada di jalur yang sama. Pelatih (Potter) membantu dengan membuat semuanya begitu rinci. Memberi kami rencana untuk tampil, yang benar-benar membantu ketika datang ke hari pertandingan."*NURUL IKA HIDAYATI

 

 

loading...
I
Penulis
I Gede Ardy E
news
news