news
LIGA 1
PSS Pantang Terlena, meski Kalteng Putra Dihantui Tunggakan Gaji
18 October 2019 10:45 WIB
berita
SLEMAN - PSS Sleman ada di atas angin untuk memetik poin penuh pada laga pekan ke-23 Liga 1 2019. Bermain di kandang sendiri di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (18/10), skuat Super Elang Jawa ditantang tamunya yang sedang terluka, Kalteng Putra. Meski lebih dijagokan akan memetik poin penuh, namun PSS tak mau terlena.

Diatas kertas, memang tuan rumah nampaknya akan mudah menelan sang tamu. Dari posisi di klasemen sementara, PSS ada di peringkat ketujuh dengan 32 poin. Bandingkan dengan Laskar Isen Mulang yang datang sebagai tim juru kunci alias ada di dasar klasemen dengan nilai 20.




Baca Juga :
- Tak bisa ke Malaysia, Milla Siap Datang ke Indonesia Pekan Depan
- Prediksi PSIS vs Bali United, Laga Krusial




Tidak hanya itu, dari sisi internal tim, PSS juga nampak lebih kondusif. Sementara, Kalteng Putra hadir di Sleman dengan lilitan psikologis terkait gaji yang masih tertunggak. Selain itu, posisi PSS makin di atas angin karena di putaran pertama lalu, mereka mampu menang 2-0 atas Kalteng Putra pada laga yang juga digelar di Sleman karena kandang Kalteng Putra saat itu masih direnovasi.

Dengan sederet keunggulan yang dimiliki, sangat wajar jika PSS jauh diunggulkan untuk dapat memenangi laga “tak seimbang” ini. Namun demikian, pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro tak mau skuatnya terlena dan merasa jemawa.


Baca Juga :
- TC Timnas Futsal Indonesia Dipisah
- Beto Terancam Batal ke SEA Games


“Kalteng Putra sudah datang ke Sleman. Ini berarti masalah internal mereka sudah selesai dan mereka siap tempur. Dan mereka pasti hadir di Sleman dengan motivasi tinggi untuk dapat poin dari PSS,” kata Seto Nurdiyantoro, Kamis (17/10). Sekali lagi, dia sudah memberikan warning pada pemainnya agar tidak terlena dengan kabar internal Kalteng Putra yang justru akan melipat gandakan semangat lawan.

Secara khusus, Seto juga menyoroti kiprah gelandang Kalteng Putra asal Jepang, Takuya Matsunaga. Menurut pelatih yang banyak disebut layak sebagai pengganti Simon McMenemy sebagai pelatih timnas Indonesia itu, mobilitas Takuya di lini tengah berpotensi mendatangkan bencana bagi PSS.

Di sisi lain, jelang laga lawan Kalteng Putra ini, PSS masih menanti progres pulihnya beberapa pemain berposisi sebagai bek tengah dari dekapan cedera. Alfonso De La Cruz, Ikhwan Ciptady dan Asyraq Gufron masih ditunggu progres terkininya jelang laga. Praktis hanya da Purwaka Yudi dan Ardan Aras yang dalam kondisi fit dan siap tempur.

Yang pasti, pada laga nanti, PSS akan kehilangan dua pemain yang baru memperkuat timnas U-23 yakni Irkham Zahrul Mila dan Sidik Saimima. Keduanya tengah izin istirahat setelah memperkuat timnas U-23 dalam turnamen mini di Cina melawan tuan rumah, Arab Saudi, dan Yordania.

Sementara itu pelatih Kalteng Putra Gomes de Oliveira memastikan kondisi timnya dalam posisi siap tempur meski sempat diwarnai aksi mogok latihan akibat gaji yang menunggak.

“Kalau bicara soal gaji pemain dan termasuk gaji pelatih, memang belum selesai. Namun saya sudah sampaikan pada pemain bahwa kami sudah sepakat untuk hadir di Sleman untuk berlaga sepenuh hati dan bertekad mendapat poin,” kata Gomes.

Dia menambahkan, perjalanan di kompetisi ini disebutnya juga akan mempertaruhkan harga diri serta nasib masa depan masing-masing pemain secara keseluruhan.

“Artinya, jika kami hanya bermain-main atau tidak serius di lapangan saat pertandingan, maka nanti akan banyak lagi masalah yang muncul,” ucap Gomes lagi. Dia mengarisbawahi bahwa dengan motivasi yang ada, maka tim akan bahu membahu untuk dapat hasil terbaik dari Sleman.

Ketatnya perolehan poin di klasemen papan bawah disebutnya juga harus dapat segera diatasi. “Jika kami mampu menang lawan PSS, maka dipastikan kami mampu menjauh dari zona degradasi,” Gomes menambahkan. Pelatih asal Brasil ini juga memastikan timnya turun dengan kekuatan terbaik di Sleman nanti.***SRI NUGROHO

 

 

loading...
R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news