news
LIGA 1
Hadapi Persebaya, Bukan Sekadar Misi Balas Dendam bagi Persib
18 October 2019 10:21 WIB
berita
Penyerang sayap Persib Febri Hariyadi siap mengobrak abrik pertahanan Persebaya/Foto: TopSkor/Ady Sesotya
GIANYAR – Persib Bandung mengusung dua misi saat menjamu Persebaya Surabaya dalam big match Liga 1 2019 Jumat (18/10) malam. Pertama menaklukkan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, yang selama ini belum pernah memberi angin kemenangan kepada Maung Bandung. Kedua, memutus rekor tidak pernah menang atas Persebaya.

Dalam tiga pertemuan terakhir Persib selalu kalah. Termasuk musim lalu, Persib juga menuai hasil buruk di Gianyar. Menjalani partai usiran dengan lawan yang sama, Persebaya, tim kebanggaan bobotoh itu takluk 1-4.




Baca Juga :
- Persebaya Taklukkan PSM 3-2
- Abdul Aziz Bisa Berkembang di Persib karena Kepercayaan dari Pelatih




Tapi, kekalahan itu bisa dimaklumi lantaran Persib dalam kondisi sedang terhukum akibat sanksi PSSI. Sedangkan untuk pertemuan kali ini, situasinya beda. Persib tidak terbebani sebagai tim terhukum. Maka itu secara mental, Supardi Nasir dan kawan-kawan seharusnya tidak ada masalah, dan berpeluang membalas kekalahan.

Yang jelas, baik Persib maupun Persebaya memiliki sisi keuntungan dalam laga nanti. Dengan kondisi full team, Persib bisa menggempur Persebaya yang sedang berproses setelah ditangani Wolfgang Pikal sebagai pelatih baru.


Baca Juga :
- Aji Akan Kembalikan Filosofi Bermain Persebaya seperti Era Pertengahan 1990-an
- Alasan Pelatih Arema FC Soal Kekalahan Telak dari Persib


Sedangkan bagi Persebaya, mereka bakal didukung kembali oleh ribuan Bonek. Apalagi suporter fanatik Persebaya itu baru saja berpesta setelah Persebaya U-20 menjuarai Liga 1 U-20 dalam final yang juga digelar di stadion yang sama belum lama ini.

 “Sebetulnya, kalau dilihat dari sisi keuntungan, Persebaya lebih beruntung. Kondisi mereka terjaga, datang ke Bali dengan menghemat stamina. Suporter mereka bakal banyak karena secara geografis lebih dekat. Sementara kami, tak sepenuhnya dapat dukungan penonton. Ini akan jadi ujian,” ujar pelatih Persib, Robert Rene Alberts.

Secara teknis pun, Robert memuji Persebaya. Ia menilai lawan sangat disiplin dan cepat menyesuaikan dengan pelatih barunya. “Saya tahu kualitas Pikal, dia pelatih yang memiliki karakter dan tahu kelemahan dan kelebihan tim yang ia tangani,” Robert menuturkan.

“Jadi kami harus lebih semangat karena ini laga penting. Saya optimistis kami akan dapat tiga poin. Pemain sudah tidak sabar untuk segera berlagai,” ujarnya. Soal striker Ezechiel N’Douassel, Robert menyebut pemain asal Chad itu sudah berada di Jakarta usai memperkuat timnas negaranya, dan hari ini langsung bergabung dengan tim di Bali.

Di kubu Bajul Ijo, pelatih Persebaya Wolfgang Pikal berharap timnya tidak terbuai sukses musim lalu. “Memang Persebaya musim lalu menang atas Persib di sini. Tapi itu sudah lama, jadi kami harus melihat ke depan,” ujar Pikal dalam sesi jumpa pers.

Apalagi Persebaya kehilangan dua sayap andalan Osvaldo Haay yang cedera dan Irfan Jaya akibat akumulasi kartu kuning. Juga Mochammad Supriadi dan Rachmat Irianto yang membela timnas U-19. Sementara dua pemain belakang, Otavio Dutra dan Ruben Sanadi, dalam kondisi meragukan.

Beruntung, Hansamu Yama Pranata dan Diogo Campos sudah dapat diturunkan. Sebelumnya Hansamu absen karena membela timnas. Sedangkan Campos akumulasi kartu. “Mungkin harus ganti (komposisi), semoga strategi kami berhasil. Campos akan main, ia dalam keadaan sehat, dan sudah panas untuk laga ini,” kata pelatih 52 tahun itu.

David da Silva dan kawan-kawan juga digenjot finishing sebelum berangkat ke Pulau Dewata untuk mengakhiri torehan tiga laga beruntun tanpa kemenangan. “Beberapa hari ini sudah kelihatan peningkatan dalam hal finishing. Tapi saya juga bukan penyihir bisa langsung bagus, semoga finishing kami nanti lebih baik,” ucap Pikal.*Arief NK/M Bahrul Marzuki

 

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news