news
LIGA SPANYOL
Diego Carlos, “Hulk Sevilla”
18 October 2019 13:55 WIB
berita
Bek anyar Sevilla, Diego Carlos dikenal memiliki kekuatan fisik luar biasa.-Topskor/Ist
SEVILLA FC termasuk tim yang menonjol di awal LaLiga 2019/20. Dan salah satu pemain yang menarik perhatian adalah Diego Carlos. Berbagai rekrutan yang didatangkan pada musim panas lalu memang mampu mencuat, langsung jadi pilar utama. Tapi untuk yang satu ini, ia juga menonjol karena kekuatan fisiknya hingga dijuluki “Hulk Sevilla”.

Berbagai media Spanyol menjulukinya demikian. Itu setelah penampilan kokohnya dalam berduel menjaga jantung pertahanan Sevilla. Berbagai pihak pun turut mengakui kekuatannya itu, tanpa terkecuali rekan setimnya. Seraya yang diucap Manuel Agudo atau lebih dikenal Nolito sembari bercanda, “Dia lebih kuat dari zat asam”.




Baca Juga :
- James-Davis Bawa Lakers Lakoni Start Hebat di NBA
- Sepak Bola Indonesia Dikhianati Para Pemiliknya




Jules Kounde yang juga pemain baru dan berposisi bek tengah juga berkomentar; “Jika kalian mau naik menyerang (pertahanan kami), lebih baik berlari karena dengan menabraknya (Carlos) itu akan jadi hal yang mengerikan”. Pada akhirnya Carlos pun mengakui kelebihan yang ada dalam dirinya itu dalam wawancara di Sevilla TV.

“Saya pergi ke gym hanya untuk melakukan peregangan, hal-hal yang fungsional. Tidak ada penggunaan mesin. Saya melihat pemain lain dan berbicara dengan mereka, tetapi tidak ada penggunaan mesin untuk saya. Beberapa melakukan banyak hal, tetapi saya tidak tahu kenapa. Saya hanya melakukan pekerjaan saya lalu pergi,” tuturnya.


Baca Juga :
- Ketua Umum PSSI Iwan Bule Disarankan Rekrut Sekjen dari KPSN
- LHTS U-13: Kalahkan Kabomania, Astam Kembali ke Jalur Kemenangan


Ya, saking kuatnya, bek 26 tahun ini dilarang latihan otot saat di gym. Daripada melakukan aktivitas yang berpotensi menaikan kekuatannya, ia lebih ditekankan untuk meningkatkan kemampuan pada kecepatannya saat latihan. Fisiknya sudah spektakuler sehingga tim kepelatihan tak memperkenankannya melakukan latihan berbau beban.

Tak cukup sampai di situ. Di acara yang memang khusus membahas kehidupan pemain Los Nervionenses –julukan Sevilla– di luar lapangan itu, “Hulk di Sevilla” itu juga mengakui harus berhati-hati agar tak melukai rekannya saat latihan. “Saya memiliki perhatian khusus untuk tak melakukan gerakan yang melukai pemain kami,” ucapnya.

Kendati punya kekuatan yang luar biasa, bek asal Brasil ini tidak punya masalah dalam hal adaptasi. Ia bisa langsung melebur dalam tim dan akhirnya menjadi andalan. Meskipun, jelas ada perbedaan kontras antara sepak bola Spanyol yang saat ini digeluti dengan di Prancis dulu, ketika dirinya masih membela FC Nantes (2016 hingga 2019).

“Perubahan terbesar yang saya rasakan adalah di Prancis, tim akan punya gaya bermain sama bahkan dari tim muda. Sementara di sini gayanya berbeda. Tim bermain tak banyak waktu dengan bola, kami mesti banyak mengoper. Saya suka ini karena saya senang main kolektif dan di sini banyak pemain berkualitas,” katanya yang bermimpi memperkuat timnas Brasil.* TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

8

Diego Carlos selalu bermain di tiap duel Sevilla di La Liga musim ini, yakni delapan laga dengan 705 menit main. Poin menonjolnya adalah clearances yang total telah 41 kali.

D
Penulis
Dini Wulandari
news
news