news
LIGA INGGRIS
Legenda Klub Ini Berikan Kritik Pedas ke Manchester United
17 October 2019 17:02 WIB
berita
Foto: Istimewa
MANCHESTER – Legenda klub Manchester United, Paul Ince, baru saja memberikan kritik pedas ke mantan klubnya itu. Dirinya bahkan sampai mengatakan tidak tahu apa yang sedang dilakukan oleh para pemain yang bermarkas di Old Trafford itu.

Manchester United mengalami start buruk di Liga Primer musim 2019/20. Mereka hanya mengemas 2 kemenangan saja dalam 8 pekan awal, dan bertengger di posisi 12 klasemen sementara. Selain itu, mereka hanya memiliki selisih 3 poin saja dengan zona degradasi.




Baca Juga :
- Manchester United Siap Gelontorkan Dana Rp 1,5 Triliun untuk Penyerang Muda Salzburg
- Memphis Depay Diincar Banyak Klub, Lyon Prioritaskan Tawaran dari Manchester United




Penampilan yang terkesan medioker juga diperlihatkan oleh Setan Merah. Mereka  bahkan hanya bisa mencetak 2 gol dari 5 pertandingan terakhirnya.

Melihat situasi yang sedang dihadapi ‘raksasa’ Liga Primer tersebut, Paul Ince mengaku tidak tahu apa yang sedang dilakukan oleh mantan klubnya tersebut. Dirinya juga sampai mengatakan bahwa MU bisa saja finis di papan bawah klasemen musim ini.


Baca Juga :
- Jadwal Liverpool hingga Akhir Tahun Masih Relatif Mudah
- Bos Juventus Terbang ke Inggris Bicara Pemain yang Diincar Manchester United


“Saya benar-benar tidak tahu apa yang mereka lakukan di Manchester United,” ucap Ince.

“Saat saya melihat tim saat ini, saya tidak melihat apa yang mereka lakukan. Saya tidak melihat adanya pola permainan dan saya tidak melihat adanya sepak bola menyerang yang terus menerus dielu-elukan oleh mereka. Mereka tidak menciptakan peluang, bahkan tembakan sekalipun,” tambahnya.

“Saat saya menemui Ole setelah pertandingan, dia selalu berkata kami sedang bekerja keras, bekerja keras dan bekerja keras. Saya pun mulai berpikir, apa yang sedang mereka kerjakan selama ini, dan itulah yang ingin saya lihat,” Ince mengakhiri kritik pedasnya. ***

loading...
M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah
news
news