news
TINJU
Sebut Andy Ruiz Lebih Keras Ketimbang Joshua, Wilder Jagokan Petinju Meksiko-AS Itu
17 October 2019 06:01 WIB
berita
Deontay Wilder percaya bahwa pertarungan dengan Andy Ruiz Jr akan lebih besar daripada bentrokan melawan Anthony Joshua.

Bronza Bomber yang berusia 33 tahun itu diperkirakan akan bertarung melawan pemenang pertandingan ulang Joshua vs Ruiz di Arab Saudi pada 7 Desember.




Baca Juga :
- Andy Ruiz Nyaris Membunuh Pelatihnya
- Evander Holyfield Sarankan Joshua Ini dalam Persiapan Duel Ulang dengan Andy Ruiz




Banyak penggemar yang dengan antusias mengantisipasi pertarungan antara Wilder dan Joshua, tetapi petinju Amerika itu punya ide lain.

Dia mengungkapkan ingin menghadapi Ruiz. Diyakini itu akan menjadi pertarungan yang lebih besar daripada menghadapi Joshua.  "Pertarungan Ruiz Jr bahkan lebih keras. Siapa pun yang menang akan menjadi pertarungan besar," tukasnya.


Baca Juga :
- Andy Ruiz Membantu Dorong Mobil Pengendara yang Terdampar
- Tyson Fury Cedera Disergap Strowman, Promotor Warren Cemaskan Pertarungan Melawan Wilder


"Tapi pertarungan terbesar adalah saya dan Ruiz Jr karena latar belakang hispanik, dan dia orang Amerika, jadi dia memiliki kedua belah pihak."

"Menjadi juara kelas berat pertama Meksiko sangat besar karena mereka belum pernah mengalami itu sebelumnya. Banyak orang yang tidak waspada dengannya. Dia lebih besar dari Joshua."

Wilder percaya Ruiz akan melanjutkan dan mempertahankan gelar kelas berat dunia WBA, IBF dan WBO.

Ketika ditanya apakah dia mendukung Ruiz untuk mengalahkan Joshua lagi untuk kedua kalinya, Wilder mengatakan kepada Sky Sports: "Saya. Ruiz Jr memiliki semua motivasi dan kepercayaan diri yang ia butuhkan dari pertarungan pertama."

"Saya tidak berpikir dia adalah orang yang harus didiamkan setelah mendapatkan sedikit rasa sukses. Ini baru permulaan, terutama ketika Anda menjadi juara."

"Kamu harus tetap lapar. Temanku Marvin Hagler mengatakan kamu tidak bisa bangun dari tempat tidur dengan piyama sutra, tetapi dengan kemenangan, itu adalah dorongan besar, dan dia memiliki orang-orang Meksiko di sekitarnya."

Ruiz memerhatikan Wilder dan tali WBC-nya yang bergengs. Dia berencana untuk menghadapi petinju Amerika yang belum terkalahkan itu untuk meraih sabuk terakhir dalam perjalanannya menjadi juara kelas berat yang tidak perlu dipersoalkan.

"Tentu saja, saya hanya kehilangan satu sabuk," kata Andy Ruiz.

"Jadi setelah saya memenangkan pertarungan itu, maka saya bisa melawan Deontay Wilder atau Tyson Fury."

loading...
news
Penulis
Suryansyah
news
news