news
LIGA 1
Pikal: Melawan Persib Bukan Ajang Coba-coba Pemain Muda
17 October 2019 15:39 WIB
berita
Bek Persebaya Hansamu Yama Pranata/Foto: TopSkor/M Bahrul Marzuki
GIANYAR –  Jelang menghadapi Persib Bandung, Persebaya Surabaya dihantui krisis pemain. Selain dua sayap Irfan Jaya (akumulasi kartu kuning) dan Osvaldo Haay (cedera), Bajul Ijo juga bakal tampil tanpa bek serbabisa Rachmat Irianto yang masih memperkuat timnas U-23.

Sedangkan kondisi trio lini pertahanan Ruben Sanadi, Hansamu Yama Pranata, dan Otavio Dutra, masih terus diamati. Alhasil, pelatih Wolfgang Pikal mau tidak mau harus mengandalkan skuat yang ada menghadapi Maung Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (18/10).




Baca Juga :
- Persebaya Taklukkan PSM 3-2
- Abdul Aziz Bisa Berkembang di Persib karena Kepercayaan dari Pelatih




"Kami sebenarnya masih ada 23 pemain, tapi beberapa di antaranya pemain muda. Skuat yang memang tidak terlalu besar," kata pelatih Persebaya Wolfgang Pikal dalam latihan terakhir di Sidoarjo sebelum berangkat ke Bali. Yang jelas lawan Maung Bandung, Pikal memastikan bakal menurunkan pemain terbaik yang punya jam terbang tinggi.

Pikal tahu betul Persib tidak bisa diremehkan. Apalagi laga big match Liga 1 2019 ini bakal menarik minat jutaan penggemar sepak bola nasional. "Maka itu terlalu riskan untuk menurunkan pemain muda. Dari U-20 ke senior itu masih ada jarak yang jauh," ujar mantan asisten pelatih timnas itu.


Baca Juga :
- Aji Akan Kembalikan Filosofi Bermain Persebaya seperti Era Pertengahan 1990-an
- Alasan Pelatih Arema FC Soal Kekalahan Telak dari Persib


Makanya, Pikal berharap dua bek andalan Dutra dan Hansamu yang baru memperkuat timnas senior dalam kondisi fit. Servis mereka bisa dimaksimalkan untuk membuat performa Bajul Ijo kompetitif. “Dutra dan Hansamu sudah janji akan bergabung dengan tim di Bali. Jadi mereka masuk skenario lawan Persib," kata pria 52 tahun itu.

Dalam skenario melawan Pangeran Biru, Pikal punya beberapa alternatif. "Ada plan A dan B. Tergantung kondisi lawan, skor yang terjadi saat pertandingan berlangsung, atau fit tidaknya pemain. Semua harus diputuskan secara matang," ujar pria kelahiran Wina, Austria, 1 November 1967, itu.

Kalaupun ada kartu truf adalah kembalinya Diogo Campos. Sayap asal Brasil itu sebelumnya absen saat Bajul Ijo menjamu Borneo FC  karena akumulasi kartu. “Kembalinya Campos bisa mempertajam serangan kami. Ia pemain penting bagi Persebaya. Kami senang ia bisa bermain lagi,” ucap Pikal.

Striker Persebaya David Da Silva pun menyambut kembalinya Campos. “Ia memiliki kualitas tinggi saat membantu saya dan tim menyerang,” kata David. Rombongan Bajul Ijo sendiri sudah berangkat menuju Bali pada Rabu (16/10) sore.

Di sisi lain, skuat Maung Bandung sejak Selasa lalu sudah tiba di Bali. Namun, mereka baru akan menggelar latihan resmi di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Kamis ini. Sedangkan Rabu kemarin tim asuhan Robert Rene Alberts itu hanya memanfaatkan pelataran hotel untuk latihan pemulihan kondisi.

Sebab, sehari sebelumnya stadion dipakai pertandingan Indonesia melawan Vietnam.  Karena itu, lapangan untuk sementara tak  bisa digunakan karena memerlukan waktu untuk dibersihkan. "Selain pemulihan, kami juga ada program adaptasi dan aklimatisasi di Bali," kata Yaya Sunarya, asisten pelatih Persib.

Sedangkan tim medis Persib mengatakan, secara kesehatan pemain tidak ada yang bermasalah.  Termasuk kondisi dua pemain tengah, Ghozali Siregar dan Omid Nazari. “Ghozali dan Nazari yang sebelumnya ada gangguan cedera sudah betul-betul pulih. Secara medis sangat bagus, tidak ada kendala," kata dokter tim Raffi Ghani.*Dani Wihara/Arief NK

 

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news