news
LIGA INGGRIS
Tuanzebe Bisa Menjadi Senjata Rahasia MU melawan Liverpool
16 October 2019 14:13 WIB
berita
Bek muda Axel Tuanzebe berpeluang diturunkan saat menjamu Liverpool di Old Trafford, Minggu (20/10)./Istimewa
MANCHESTER – Manchester United bakal menghadapi tugas terberat musim ini saat menjamu Liverpool FC dalam laga Liga Primer di Old Trafford, Minggu (20/10). The Reds bahkan boleh dibilang lawan terberat yang harus dihadapi Setan Merah sejak FC Barcelona yang menyingkirkan mereka di perempat final Liga Champions musim lalu.

Liverpool membuat start impresif di Liga Primer musim ini. Tim asuhan Juergen Klopp ini masih kokoh di puncak klasemen setelah memenangi kedelapan laga pertama. Ini tidak terlepas dari keberadaan barisan penyerang yang sangat tajam serta lini belakang yang sangat tangguh.




Baca Juga :
- Penggemar The Reds asal Timur Tengah Bisa Tenang Menonton Piala Dunia Klub 2019
- Inilah Alasan Spurs Pilih Mourinho




Karenanya, pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer, harus memutas otak keras-keras demi mendapatkan solusi terbaik untuk menjinakkan Liverpool. Selain meredam ketajaman trio Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino, di lini depan The Reds, Setan Merah juga harus mencari jalan untuk menembus Virgil Van Dijk dan kawan-kawan di lini belakang.

Salah satu opsi terbaik bagi Solskjaer untuk menghadapi Liverpool adalah dengan memasang formasi tiga bek, baik 5-2-3 maupun 3-4-3. David De Gea dipastikan berdiri di bawah mistar. Jadi, pertanyaannya adalah siapa yang bakal mengisi posisi bek tengah ketiga? Jawabannya sangat mudah yaitu Axel Tuanzebe.


Baca Juga :
- Wijnaldum Respons Rasialisme dengan Hattrick
- Kontribusi Gol MU Paling Signifikan bagi Inggris


Pemain 21 tahun ini tampak nyaman bermain di bek tengah dan bek kanan. Jadi, dia sangat ideal untuk mengisi posisi bek tengah di sisi kanan. Di pihak lain, Harry Maguire telah sering bermain di sisi kiri dalam skema tersebut sementara Victor Lindelof jadi kandidat terkuat untuk beroperasi di bek tengah.

Ada keraguan seputar siapa yang layak mengisi kedua sektor sayap. Pasalnya, Aaron Wan-Bissaka dan Ashley Young sama-sama bukan bek sayap ofensif sejati. Meski begitu, keduanya kemungkinan besar akan lebih sering turun untuk membantu pertahanan daripada naik membantu serangan.

Karenanya, MU bakal menciptakan situasi lima lawan tiga di lini belakang. Bisa juga terjadi duel head-to-head antara kedua bek sayap Setan Merah dan duet bek sayap Liverpool, Trent Alexander-Arnold dan Andrew Robertson. Jika Paul Pogba masih absen, Solskjaer harus menurunkan dua gelandang di lini tengah. Fred dan Scott McTominay merupakan kandidat terkuat.

Formasi 3-4-3 bakal membuat MU tampak lemah di lini tengah, tapi ini bisa diatasi dengan bantuan penyerang luar yang turun ke tengah. Peran ini akan cocok dijalankan oleh Marcus Rashford dengan asumsi Anthony Martial telah pulih dari cedera dan mengisi posisi penyerang tengah.

Formasi ini paling tidak bakal mengejutkan Liverpool dan Klopp sekaligus memberikan keseimbangan bagi MU. Perubahan terbesar adalah masuknya Tuanzebe dalam skema tiga bek. Pemain tim nasional Inggris junior kelahiran Republik Demokratik Kongo ini selalu bermain penuh dalam dua laga terakhir MU di Liga Primer lawan Arsenal FC dan Newcastle United.

Tuanzebe juga jadi starter saat MU mengalahkan Rochdale lewat adu penalti pada putara ketiga Piala Liga Inggris. Karenanya, dia boleh dibilang sudah punya cukup bekal mental untuk berlaga dalam pertarungan besar kontra Liverpool.

“Ini selalu jadi pertandingan besar. Sejak masa-masa saya di akademi MU, laga-laga lawan Liverpool adalah pertarungan yang harus dimenangi,” kata Tuanzebe. “Ini laga brutal. Bukan pertandingan biasa-biasa saja tidak peduli di kelompok usia manapun. Kini, setelah bersama tim senior, saya memperkirakan situasi yang sama. Ini adalah pertandingan di mana kami harus berjuang dan bersatu untuk meraih hasil terbaik.”*RIJAL ALFURQON 

 

loading...
I
Penulis
I Gede Ardy E
news
news