news
INFOGRAFIS
Inter Bertumpu kepada Brozovic
16 October 2019 14:28 WIB
berita
Gelandang FC Internazionale, Marcelo Brozovic, akan memiliki peran krusial ketika menghadapi Sassuolo, akhir pekan ini.
MILAN – Jika ada satu pemain FC Internazionale yang tidak berubah nilainya (penting) bagi tim, pemain tersebut adalah Marcelo Brozovic. Sejak era kepelatihan Luciano Spalletti hingga kini Antonio Conte, Brozo—panggilan Brozovic—selalu ada atau hadir untuk tim. Hanya, memang, ada sedikit perbedaan yaitu terkait peran dari bintang timnas Kroasia ini.

Sosok Brozovic inilah yang boleh jadi mengambil semua perhatian pelatih Inter, Antonio Conte, jelang kembali menggelar latihan pertama setelah jeda kompetisi karena laga timnas. Kemarin, Inter memang kembali berlatih di Appiano dan akan menjadi pekan yang intens, khususnya bagi Brozovic. Gelandang 26 tahun ini memang akan lebih cepat kembali ke Inter setelah tidak dapat tampil lawan Wales karena akumulasi kartu.




Baca Juga :
- Conte Mencari Gelandang Level Menengah
- Gabigol Mesin Gol Inter yang Bersinar di Flamengo




Dengan demikian, ini memberikan keuntungan bagi Conte. Sebagai pelatih, dia akan mendapatkan pemain andalannya ini datang lebih cepat, istirahat, dan memiliki waktu yang lebih panjang untuk laga akhir pekan ini lawan Sassuolo. Laga tersebut akan sedikit berbeda bagi Brozovic karena dia akan bermain tidak dengan Stefano Sensi, pemain baru Inter musim ini dan tampil mengesankan.

Sensi cedera dalam lawan melawan Juventus yang juga membuatnya absen tampil untuk timnas Italia. Karena itu pula, kemungkinan besar Sensi tidak bisa bermain lawan melawan Sassuolo yang merupakan mantan klubnya. Conte berharap Sensi bisa pulih dan siap untuk laga menghadapi Borussia Dortmund di Liga Champions.


Baca Juga :
- Milan Masih Fluktuatif
- Update Hasil dan Klasemen Liga Italia Serie A, Senin Dini Hari WIB


Jadi, dengan situasi tersebut, laga akhir pekan ini akan membuat Conte atau Inter sangat bertumpu kepada Brozovic. Awal musim ini, dengan kedatangan Sensi, peran Brozovic sedikit berubah. Namun, jelas bahwa Brozovic dan Sensi dapat bermain bersama dalam sebuah pertandingan. Dengan kedua pemain ini di lapangan, Inter seperti bermain dengan menggunakan dua playmaker.

Sebelumnya, Brozovic satu-satunya pemain yang mampu memperlihatkan kualitas ketika membantu tim, sebaliknya sejak awal musim kehadiran Sensi memberikan dirinya lebih banyak kebebasan dalam bermain. Pemain nomor 77 itu memang lebih banyak bermain lebih ke belakang, tetapi dari sanalah dia justru menjadi otak tim nomor satu. Brozovic memiliki visi sedangkan Sensi memberikan lebih banyak solusi. Kedua pemain ini sering saling memberikan operan.

Brozo selalu bermain sejak di bawah kepelatihan Conte. Dia hanya absen dalam 19 menit terakhir melawan Slavia Praha. Dari statistik juga memperlihatkan perbedaan. Dibandingkan dengan musim lalu bersama Spalletti, Brozovic di musim ini memperlihatkan peningkatan dari segi operan positif, bola yang dimainkan, tendangan lambung, dan rata-rata tembakan per pertandingan.

Data terakhir yang mengejutkan: setahun yang lalu Brozovic lebih sedikit melakukan tembakan, sedangkan sekarang sudah menghasilkan rata-rata 2 tembakan per pertandingan. Dia juga sudah mencetak gol melawan Lecce dan dalam derby Milan.

Kini, tanpa Sensi, Brozovic akan menjadi tumpuan. Kemungkinan dia akan didampingi oleh salah satu antara Mattias Vecino atau Roberto Gagliardini, jadi pemain yang lebih berotot dan kurang begitu berkualitas seperti Sensi. Sampai sekarang Vecino tidak memperlihatkan prestasi sesuai dengan harapan, mungkin karena tertutup oleh aksi Sensi dan Nicolo Barella.***

loading...
I
Penulis
Irfan Sudrajat
news
news