news
LIGA 1
Preview PSM vs Arema, Saatnya Revans bagi Juku Eja
16 October 2019 13:01 WIB
berita
Striker Arema Sylvano Comvalius/Foto: Ady Sesotya
MAKASSAR – Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic mengusung optimisme tinggi untuk revans sekaligus menuntaskan rasa penasaraannya terhadap Arema FC yang akan dihadapi Rabu (16/10) malam ini. Laga kedua tim pada pekan ke-22 Liga 1 2019 di Stadion Andi Mattalatta Makassar itu merupakan partai tunda pekan kelima, 23 Juni lalu.

Rasa penasaran Kalezic tidak lepas dari dominasi timnya ketika takluk 0-2 di Stadion Kanjuruhan, 2 Oktober lalu. Relatif mendominasi pertandingan, asa timnya justru dibuyarkan gol Sylvano Comvalius (64) dan Muhammad Rafli (72).




Baca Juga :
- Persib Putri Menonton Laga Maung Bandung vs Singo Edan Sambil Refreshing
- Persib Menang Banyak atas Arema FC




“Melawan Arema di Makassar, tidak ada kamus kalah. Performa tim saat ini sangat baik. Kami harus bisa revans, kalahkan mereka. Kami sudah pelajari kekuatan Arema, dan tahu kelemahan lawan,” Kalezic menegaskan dalam konferensi pers Selasa (15/10).

“Kekalahan kami di Malang karena sial saja. Ketika itu secara statistik kami unggul penguasaan bola, meski bermain 10 orang. Setelah kartu merah yang diberikan wasit kepada pemain kami Hasyim Kipuw, lawan baru bisa cetak dua gol,” pelatih asal Bosnia Herzegovina itu menambahkan.


Baca Juga :
- Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019, Selasa 12 November
- Preview Persib vs Arema, Maung dan Singo Sama-sama Pincang tapi Tetap Bertaring


Ditegaskan Kalezic, pasukannya sudah siap tanding. Meski beberapa pemain absen, itu bukan masalah. “Terus terang saya penasaran dengan kekalahan di Malang. Kami akan balas di Makassar. Syaratnya, pemain tidak melakukan kesalahan yang bisa berakibat fatal bagi tim,” ucapnya.

Menariknya dalam laga malam ini kedua kubu sama-sama minus enam pemain. PSM tanpa Hery Prasetyo (kiper), Abdul Rahman Sulaiman, Bayu Gatra Sanggiawan, dan Guy Junior yang dibalut cedera. Dua pemain lainnya gabung timnas U-22, yakni Firza Andika dan Asnawi Mangkualam Bahar.

Sedangkan Singo Edan juga tanpa kiper yang tengah naik daun, Muhamad Sandy Firmansyah. Bersama Hamka Hamzah dan Agil Munawar, Sandy masih menjalani perawatan akibat cedera. Hanif Sjahbandi dan Dendi Santoso membela timnas senior, sedangkan Muhammad Rafly di timnas U-23.

Pelatih Arema, Milomir Seslija, juga tak kalah optimistis karena memiliki memori indah di Makassar ketika melatih Singo Edan pada Indonesia Soccer Championship A 2016. Saat itu, gol semata wayang Sunarto sukses mempermalukan PSM.

“Sama seperti 2016 lalu, kami datang ke Makassar dengan kekuatan tidak lengkap dan tidak diunggulkan. Tapi nyatanya waktu itu bisa menang 1-0. Makanya meski kami saat ini tampil tanpa komposisi terbaik, tetap optimistis. Apalagi sebelumnya kami menang 2-0 di Malang, tentu pada laga nanti kami bisa menang lagi, seperti 2016,” ujar Seslija.

Menurut pria yang juga kompatriot Kalezic itu, pemainnya berada dalam kondisi fresh dan jadi modal bagi timnya untuk meraih hasil bagus dalam laga nanti. “Saya tahu PSM punya ekstramotivasi karena baru kami kalahkan di Malang. Memang tidak akan mudah untuk menang, tapi kami akan berusaha kejutkan PSM,” ucap Seslija.

Kekuatan kedua dalam lima pertemuan sejak 2017 ketika kompetisi berlabelkan Liga 1 relatif imbang, Juku Eja hanya unggul tipis 2-1 dan sekali seri lawan Arema. Berdasarkan penelusuran TopSkor, dari total 26 bentrok kedua tim sejak 1995,  tim asal Kota Anging Mamiri itu juga hanya unggul tipis 10-9 dan tujuh lainnya imbang*Noval Luthfianto

 

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news