news
ONE CHAMPIONSHIP
Egi Rozten Nantikan Laga ONE: Dawn Of Valor di Jakarta
15 October 2019 10:01 WIB
berita
Egi Rozten, juara tinju regional yang akan bertemu Elipitua Siregar, atlet yang penuh pengalaman dalam dunia gulat. 
JAKARTA - Ajang ONE: DAWN OF VALOR pada Jumat, 25 Oktober, akan menghadirkan deretan atlet tanah air yang haus akan kesuksesan global. 

Digelar di Istora Senayan Jakarta Selatan, 10 atlet dalam negeri akan menyemarakkan perhelatan ini yang akan menjadi ajang pembuktian bagi mereka di masing-masing kelasnya. 




Baca Juga :
- Anthony Engelen Ulas Cara Naik & Turunkan Berat Badan Jelang Berlaga
- Eko Roni Ungkap Kuncian yang Paling Dihindari




Salah satu atlet yang akan berlaga adalah Egi Rozten, juara tinju regional yang akan bertemu Elipitua Siregar, atlet yang penuh pengalaman dalam dunia gulat. 

Laga keduanya dipastikan akan menjadi duel klasik antara seorang grappler menghadapi seorang striker. Keduanya bertekad untuk kembali ke jalur kemenangan demi meraih mimpe besar mereka untuk memberi kebanggan pada bangsa di ajang seni bela diri global. 


Baca Juga :
- Jelang One: Masters of Fate, Rekan Senegara Berikan Dukungan Pada Paul Lumihi
- Stefer Rahardian Nantikan Laga Sengit Joshua Pacio Melawan Rene Catalan


“Perasaan saya dalam persiapan ini saya sangat senang karena bisa tampil lagi dan sekarang di jakarta pastinya punya kebangaan sendiri,” tutur Egi tentang laga di akhir bulan ini. 

Terakhir Egi tampil adalah pada tanggal 25 Januari di Manila dalam ajang bertajuk ONE: HERO’S ASCENT. Saat itu ia berhadapan dengan Himanshu Kaushik asal India. Tepat Sembilan bulan setelahnya, Egi mengincar kemenangan untuk menebus hasil dari laga terakhirnya.

Dalam kurun waktu tersebut, Egi tetap berlatih agar bisa memberikan yang terbaik saat laga selanjutnya menyapa. 

“Untuk persiapan, sejauh ini dari fisik dan teknik dimatangkan lagi guna menghadapi lawan nanti,” ungkapnya. 

Egi menyadari bahwa laga mendatang sangat penting bagi dirinya untuk membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu atlet bersinar di bumi pertiwi apalagi dengan ketatnya persaingan di divisi strawweight. 

“Saya tidak terlalu banyak harapan apa-apa, Saya hanya mencari kemenangan entah dengan [metode] apapun,” tutur atlet yang bernaung di IndoGym ini. 

Sebagai atlet yang dengan latar belakang striking, Egi tentu memiliki keunggulan dalam duel stand-up dibandingkan Elipitua, namun seiring pengalaman yang ia dapatkan dari persaingan di ranah global di “The Home Of Martial Arts”, ia sadar bahwa keterampilan dalam duel ground juga sama pentingnya. 

“Saya tidak terlalu mempermasalahkan [kelemahan lawan]. Sementara terkait keunggulan, mungkin karena dia pegulat, pastinya dia mengincar take down, terkait kelemahan sih, saya tidak mau meremehkan lawan. Pastinya saya fokus dan hati hati saja,” imbuh Egi. 

Berlaga di Jakarta akan menjadi momen emosional bagi Egi, yang telah menetap dan berpetualang di Ibu Kota dalam beberapa tahun terakhir. Memeberikan yang terbaik bagi para penggemar yang hadi juga menjadi misi pribadi Egi, yang bermimpi bisa meraih gelar Juara Dunia bersama ONE. 

“Ya mungkin karena Jakarta tempat kita tinggal, beda rasanya dengan kota lain. Karena di Jakarta juga banyak penonton yang kenal dan teman-teman pastinya banyak untuk memberi dukungan tersediri,” tutupnya.*

news
Penulis
Suryansyah
news
news