news
LIGA INTERNASIONAL
The Flying Dutchmen Terbang Tinggi
15 October 2019 13:20 WIB
berita
Gelandang tengah Belanda Georginio Wijnaldum (kiri) mengecoh pemain Belarus pada laga keenam Grup C kualifikasi Piala Eropa 2020 di Minsk, Minggu (13/10) lalu.
MINSK - Kemenangan atas tuan rumah Belarus kian mendekatkan Belanda ke putaran final Piala Eropa 2020. Menjalani pertandingan Grup C kualifikasi di Stadyen Dynama, Minggu (13/10), Belanda berhasil menang 2-1. Hasil ini membuat The Flying Dutchmen bertahan di puncak klasemen dengan 15 poin dari enam pertandingan.

Tim Oranye unggul head-to-head atas Jerman yang berada di peringkat kedua dengan nilai sama dan tiga poin di atas tim peringkat ketiga, Irlandia Utara. Artinya, Tim Oranye hanya butuh hasil imbang pada laga berikutnya lawan The Green and White Army di Belfast 16 November mendatang untuk memastikan lolos ke putaran final.




Baca Juga :
- Casillas Bilang Ronaldo Tidak Layak Menangkan Ballon d'Or 2019, Pemain Ini Lebih Pantas
- Update Negara yang Lolos ke Piala Eropa 2020, Total Sudah 16 Tim Melaju




Ini bakal menyudahi periode “menyakitkan” yang dialami Belanda selama enam tahun terakhir di mana mereka gagal lolos ke dua turnamen besar Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018. Situasi seperti ini baru pertama kali dialami Tim Oranye sejak era 1980-an saat mereka gagal lolos ke Piala Dunia 1982 dan 1986 serta Piala Eropa 1984.

“Sangat menyakitkan rasanya absen di Piala Dunia dan Piala Eropa terakhir,” kata gelandang Georginio Wijnaldum. “Saat kami liburan musim panas, saya selalu berpikir bahwa kami seharusnya tampil di sana. Itulah sebabnya kenapa kemenangan ini terasa manis. Kami memang belum pasti lolos, tapi kami telah membuat satu langkah raksasa.”


Baca Juga :
- Update Hasil dan Klasemen Kualifikasi Piala Eropa 2020, Minggu Dini Hari WIB
- Imbang Lawan Irlandia Utara, Timnas Belanda Lolos ke Piala Eropa 2020


Wijnaldum menjadi pahlawan kemenangan Belanda atas Belarus dengan memborong kedua gol pada babak pertama. Tapi, pemain Liverpool FC merasa kecewa karena Tim Oranye gagal menambah gol di sisa laga. Mereka malah kebobolan di awal babak kedua sehingga gagal mencatatkan clean sheet untuk kali keempat di babak kualifikasi.

“Di babak kedua, kami berpikir segalanya akan mudah. Kami telah unggul 2-0 atas tim yang lebih lemah daripada lawan kami sebelumnya,” kata Wijnaldum. “Kami harus kritis terhadap diri sendiri karena jika ini terulang di putaran final lawan tim-tim terbaik di Eropa akibatnya bisa fatal.”

Wijnaldum punya peran besar di balik performa impresif Belanda di kualifikasi Piala Eropa 2020. Dia adalah satu di antara lima pemain yang selalu bermain penuh dalam keenam laga di Grup C bersama kiper Jasper Cilessen serta trio bek tengah Daley Blind, Matthijs De Ligt, dan Virgil Van Dijk.

Kepercayaan ini dijawab Wijnaldum dengan serangkaian penampilan meyakinkan dan gol-golnya. Dia telah menyumbangkan lima gol dan dua assist di kualifikasi Piala Eropa 2020. Catatan ini hanya kalah dari Memphis Depay yang membukukan enam gol dan enam assist.

Dengan memainkan hampir 500 laga di level klub bersama Feyenoord Rotterdam, PSV Eindhoven, Newcastle United, dan Liverpool, Wijnaldum termasuk pemain yang sangat berpengalaman. Tapi, pria 28 tahun ini baru sekali tampil di turnamen besar bersama timnas Belanda yaitu Piala Dunia 2014 di Brasil.

“Tampil di turnamen seperti itu adalah peningkatan luar biasa dalam perkembangan kita sebagai pemain," ujarnya. "Saya tahu kegembiraan seperti apa yang bisa dirasakan saat tampil di sebuah turnamen besar. Kami ingin merasakan itu lagi. Pertama, kami harus memastikan lolos. Kami tahu kejanggalan bisa terjadi dalam sepak bola. Tapi, jika kami menjaga konsentrasi lawan Irlandia Utara, segalanya akan berakhir dengan baik.”***RIJAL ALFURQON DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...
T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news