news
UMUM
Filanesia Sudah Menjadi Pakem para Pelatih di Indonesia
15 October 2019 13:54 WIB
berita
Sosok pelatih senior macam Danurwindo, Rahmad Darmawan, maupun yang lebih muda macam Seto Nurdiantoro (ki-ka) mendukung Filanesia sebagai ciri khas sepak bola Indonesia/Foto: Media PSSI
JAKARTA – PSSI berencana mengembangkan Filanesia (Filosofi Sepak Bola Indonesia).  Hal tersebut dibahas dalam pertemuan antarpelatih pada acara bertajuk Coaching Conference, Minggu (14/10) lalu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Filanesia sudah menjadi pakem para pelatih sebagai arah ataupun cara bermain di lapangan. Pembekalan ilmu itu didapatkan mulai dari kursus kepelatihan lisensi C hingga A AFC. Filanesia 2.0 mungkin tidak lama lagi akan muncul.




Baca Juga :
- PSSI Jawab Kepastian Soal Shin Tae-yong, Luis Milla, atau Indra Sjafri
- Motivasi PSSI Hubungi Ruud Gullit




Bukan di tangan federasi, namun pengembangan bentuk pelatihan Filanesia akan tercetus dari para pelatih yang sudah memilki lisensi. Sekaligus, masuk dalam Asosiasi Pelatih Indonesia yang baru saja lahir kembali, dan dibentuk dalam acara tersebut.

Direktur Teknik PSSI, Danurwindo mengatakan tidak akan ada perubahan dari Filanesia mulai dari penerapan skema 4-3-3 hingga cara melatih. Menurutnya yang ada nantinya adalah penambahan materi dari para pelatih tersebut.


Baca Juga :
- PSSI Kontak Ruud Gullit untuk Melatih Timnas Indonesia
- PSSI Sebut Luis Milla Tidak Tegas, Beda dengan Shin Tae-yong


“Artinya kami meminta masukan kepada para pelatih tersebut dan justru minta masukan kepada pelatih yang sudah dapat kursus, dari situ kami akan ketahui, dan dari situ kami akan terus aktif. Itu kan seperti update mana yang kurang ya kami perbaiki, apa yang butuh penambahan,” kata Danurwindo.

Lebih dari itu, Danurwindo juga mengungkapkan Filanesia saat ini sudah sangat berpengaruh bagi perkembangan sepak bola Tanah Air. Menurutnya sudah banyak pelatih yang paham tentang menerapkan panduan cara bermain filosofi sepak bola Indonesia itu kepada anak asuhnya di lapangan.

“Sekarang kalau di mana-mana bermain sepak bola sudah ada struktur mainnya, baik dari pelatih sepak bola putri atau yang lain. Karena pelatihnya itu banyak yang memulai kursusnya dari lisensi C dan B Filosofi sepak bola Indonesia, jadi mereka sudah mulai banyak yang mengerti apa panduan cara bermain filosofi sepak bola Indonesia, tapi tentunya kami akan coba perbaiki kualitas dari pelatih itu sendiri,” ujar Danurwindo.

Rahmad Darmawan, salah satu pelatih berlisensi A Pro menilai sangat penting dalam setiap negara menerapkan sebuah filosofi. Menurunya seluruh pelatih diberi kewenangan memberi masukan, sehingga nantinya diambil kesimpulan apa yang perlu diperbaiki.

“Apakah filanesia perlu sesuatu yang harus kami tambahkan atau lainnya? Tapi saya kira kemajuan dalam dunia kepelatihan sudah sangat pesat. Memang terlihat dengan banyaknya jumlah kursus dan jumlah pelatih yang banyak.”

“Dan saat ini yang bisa mengubah sepak bola Indonesia, ya kami-kami ini (pelatih berlisensi) yang punya tanggung jawab besar terhadap perubahan sepak bola Indonesia,” ungkap Rachmad Darmawan.

Sedangkan, pelatih terbaik  Elite Pro Academy (EPA) U-16, Deris Herdiansyah mengaku sangat mendukung PSSI serta pelatih melebarkan sayap Filansesia. Bahkan secara pribadi ia sudah merasakan dampak positif dari Filanesia.

“Bagus sekali kalau Filanesia dikembangkan, karena pelatih juga semakin banyak ilmu. Sudah terbukti, dari saya melatih dengan menerapkan Filanesia, kami (PS Tira Persikabo U-16) bisa sukses di Elite Pro U-16,” ucap Deris.*Sumargo Pangestu

Lisensi A Pro Diploma
1. Wolfgang Pikal
2. Widodo Cahyono Putro
3. Mundari Karya
4. Bambang Nurdiansyah
5. Djadjang Nurdjaman
6. Yunan Helmi
7. Rahmad Darmawan
8. Aji Santoso
9. Rudy Eka Priyambada
10. Joko Susilo
11. Yeyen Tumena
12. Iwan Setiawan
13. Syafrianto Rusli
14. Nilmaizar
15. Seta Nurdiyantara
16. Tony Ho
17. Dr Emral Abus M.Pd

Lisensi A Afc:
1. Ansyari Lubis
2. Drs. Kibnu Harto Slamet
3. Mustaqim
4. John Arwandi
5. Yopi Riwoe
6. Francis Wewengkang
7. Miftahudin
8. Heriansyah
9. Agus Yuwono
10. Satia Bagdja Ijatna
11. Marwal Iskandar
12. Drs. Togar Vitara Sitompul, Mm
13. Didik Listiyantoro
14. M Herrie Setyawan
15. Philep Hansen Maramis
16. Sutan Harharah
17. Idris Ely
18. Jan Bonardin Saragih
19. Ricky Nelson
20. Zaenal Abidin
21. Fakhri Husaini

Lisensi B Afc:
1. Soegijantoro
2. Papat Yunisal
3. Widyantoro
4. Danang Suryadi
5. Gaselly Jun Panam
6. Selamet Riadi
7. Ilham Romadhona
8. Anak Agung Ketut Bramastra
9. R. Boyke Adam, Sh
10. Yusuf Bachtiar
11. Agus Sugeng Riyanto
12. Syamsuddin Batolla
13. Sasi Kirono Sumantri
14. Encang Ibrahim
15. Wiganda Saputra
16. Alex Aldha Yudi
17. Imran Nahumarury
18. Muchtar Hendra Hasibuan
19. M. Hanim Sugiarto
20. Dzulfikri Bashari El Hassan
21. Yulnedi
22. Budi Sudarsono
23. Tommy Pranata
24. Mial Balebata Armand
25. Robby Mariandi
26. Mahruzar Nasution

Lisensi C Afc
1. Arief Gustara
2. Perkantara Armadi
3. Achmad Resal Octavian
4. Ardiansyah
5. Auriga Sonny Prabowo
6. Yance Putra
7. Dian Rama Saputra
8. I Gde Mahatma Dharma
9. Ricky Riskandi
10. Hengki Ardiles
11. Afif Prasetiawan
12. Moch Idrus
13. Andri Jatmiko
14. Ibnu Nadhir
15. Mohamad Alimudin
16. Ricky Kurniawan
17. Washiyatul Akmal
18. Andrew Baskoro
19. Suwita Pata Aprilia
20. Aceng Juanda
21. Yayan Sundana
22. Udin Rafiudin
23. Yayat Supriatna
24. Jafni
25. Miftahul Hadi
26. Aprigiri Marwanto
27. Bambang Triawan
28. Zuchli Imran Putra
29. Yayan Mulyana
30. Hermansyah
31. Mohamad Soleh
32. Rayandi Zulfikar
33. Woli Hindra
34. Heri Keswanto
35. Muhammad Arifin Syafril
36. Yulio Mariem Putra
37. Juli
38. Gathot Wibisono
39. Mohammad Andik Ardiyansyah
40. Tang Heryanto
41. Gilang Ramadhan
42. Haryono
43. Mochamad Yudhiantara
44. Faisyal Maesa
45. Pahala Tua Hutajulu
46. Rifqi Hadiyanto S.Pd
47. Risfandi
48. Adhe Hidayat
49. Andhika Djalu Sembada
50. Ilham Jaya Kesuma
51. Arif Rizalludin
52. Herlambang Fajar Wibowo
53. Napoleon Luas
54. Abdul Habibullah
55. Mohamadou Tassiou Bako
56. Fx Yanuar Wahyu
57. Andhika Mulia Pratomo
58. Dian Oktovery
59. Rusman
60. Thomy Thomas Zonggonao
61. Abdul Fikri
62. Subhan Tumulo
63. Dany Hadiyanto Darwin
64. Awaludin
65. Jufri
66. Andra Eka Putra
67. Dosman Sagala
68. Muhammad Abuyamin
69. Dede Jumi Suryana
70. Endro Bawono
71. Carmadi
72. Gad Seblum Tekege
73. Selsius Gebze
74. Budiyanto
75. Herlan Zulfikar
76. Erick
77. Eka Christianto
78. Simon Kujiro
79. Lili Rohimin
80. Widiyono
81. Owang Abong Crepin
82. Ardiles Rumbiak
83. Zulmaidi
84. Nur Ichwan
85. Inda Ramdhani
86. Maryanto
87. Kamaludin
88. Ismail Fahmi
89. Iwan Suprijanto
90. Yogie Hardwiyano Hartono
91. Muhammad A’raaf Rahmanninov
92. Agus Gustira
93. Akhsanul Viddin
94. Muhammad Agusman
95. Jasman Harun
96. Deris Herdiansyah
97. Ari Kurniawan
98. Suwanda
99. Tri Mur Vedhayanto
100. Widiyatmoko
101. Jekson Harianto Tambunan
102. Kamarudin
103. Sahari Gultom
104. Cucun Sulistyo
105. Rinci Gustiawan

Gk 1 Dan D Pssi:
1. Benyamin Vb - Gk 1
2. Mukti Ali Raja - Gk 1
3. Erick Ibrahim - Gk 1
4. Sahroni - D Pssi
5. Teje Junaedi - D Pssi
6. Rico Sahadi - D Pssi
7. Marwangi - D Pssi

 

 

 

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news