news
MOTOGP
Marquez Jajaki Target MotoGP 2020
15 October 2019 13:18 WIB
berita
Marc Marquez (Istimewa).
AALST – Pembalap Repsol Honda Marc Marquez mulai memikirkan target untuk 2020 dan itu terjadi pada putaran ke-16 MotoGP 2019 di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang, akhir pekan ini. Ia juga memastikan tak akan mengendurkan tekanan pada empat lomba sisa karena masih ada target yang belum tercapai.

Sekadar informasi, Marquez telah mengunci gelar juara dunia, musim ini, pada putaran ke-15 di Sirkuit Internasional Buriram, Thailand, 6 Oktober lalu. Namun, Honda masih ada di urutan kedua klasemen tim atau berjarak 19 angka dari tim Mission Winnow Ducati yang sudah mengumpulkan 377 poin.




Baca Juga :
- Jadwal Lengkap MotoGP 2020, Mulai 8 Maret, Selesai 15 November
- Lengkap, Daftar Pembalap MotoGP 2020




Berlomba di Sirkuit Twin Ring Motegi juga akan memotivasi Marquez karena itu merupakan lomba kandang bagi Honda. Mendapat hasil terbaik di Grand Prix (GP) Jepang akan bagus untuk pembangunan motor 2020, sekaligus memastikan target tim untuk musim depan tetap terjaga.

“Ambisi dan mentalitas kami tetap sama. Benar, ketika Anda telah memenangi gelar, tubuh secara otomatis sedikit lebih santai. Namun, itu tak akan berpengaruh pada jalannya perlombaan. Kami akan tetap bekerja keras dan terus menekan (rival),” ujar Marquez seperti dilansir Crash.net.


Baca Juga :
- Ini Yang Dilakukan Marquez Sebelum Liburan Musim Dingin
- Sambut MotoGP 2021, MGPA Gelar KickStart Race to 2021


Tahun ini, Marquez bisa menyamai rekor musim terbaik seperti yang dilakukannya pada 2014. Ketika itu, ia memenangi 13 lomba dan mengumpulkan 362 poin. Saat ini, ia sudah mengoleksi sembilan kemenangan dengan 325 poin. Jika konsisten, ia bisa melewati raihan poin terbanyak sepanjang karier.

“Salah satu target kami, tahun ini, berusaha meraih Triple Crown (gelar pembalap, konstruktor, dan tim). Untuk klasemen konstruktor kami yakin bisa meraih titel tapi tidak dengan tim. Meski begitu, kami tak menyerah. Kami memang bisa merayakan gelar, tapi 2020 akan dimulai di Motegi,” ujarnya.

Mendapatkan motor terbaik di tiap musim, Marquez merasa beruntung bisa bergabung dengan Honda. Kolaborasi di antara keduanya membuat pembalap asal Spanyol itu meraih banyak sukses. Ia yakin bisa menyamai rekor demi rekor MotoGP di masa lalu. Namun, hal itu tak begitu saja dicapai.

“Honda membangun sebuah motor, pembalap hanya perlu beradaptasi. Hal positifnya, kami memiliki banyak suara untuk tetap berada di jalur yang sedang kami kerjakan. Para teknisi memberikan solusi terbaik dan pembalap harus beradaptasi. Anda harus siap untuk bekerja sebagai sebuah tim,” kata Marquez.

Pembalap 26 tahun itu mengatakan, lawan terberatnya pada tahun depan adalah Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT). Namun, Andrea Dovizioso yang sudah menjadi rivalnya dalam tiga tahun terakhir, tak ingin menyerah. Ia yakin Mission Winnow Ducati bakal memberi motor terbaik, musim depan.

“Saya benar-benar percaya kepada para teknisi karena mereka telah menunjukkan dedikasi selama bertahun-tahun. Mereka punya mentalitas dan unggul dalam aspek-aspek tertentu. Danilo Petrucci dan saya akan berusaha meningkatkan kinerja kami pada musim dingin ini,” Dovizioso menuturkan.

Pria asal Italia itu juga harus tampil baik pada empat lomba tersisa demi mengamankan posisi kedua klasemen. “Saya dalam kondisi baik tapi tak demikian dengan lomba. Kesalahan kami selalu melihat siapa yang ada di belakang, bukan yang sedang memimpin. Rival terkuat kami makin berkembang,” ujarnya.*MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

loading...
L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati
news
news