news
LIGA 1
Menjelang Laga melawan Semen Padang FC, Edson Tavares Matangkan Variasi Serangan Persija
14 October 2019 11:13 WIB
berita
Pelatih Persija Edson tavares (tengah) saat latihan tim di Halim - TopSkor/Furqon Al Fauzi
JAKARTA – Variasi permainan berbeda akan diperlihatkan Persija bersama pelatih Edson Tavares. Menghadapi Semen Padang FC (SPFC) dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Patriot Candarbagha, Bekasi, Rabu (16/10), Macan Kemayoran tak hanya fokus pada kecepatan di sisi sayap dalam menopang penyerangan.

Tavares tengah membangun kinreja lini tengah sebagai pusat permainan tim. Pelatih asal Brasil tersebut ingin menciptakan tim yang kuat di tengah sekaligus dinamis dalam melakukan pergerakan. Tavares ingin tim asuhannya itu memaksimalkan setiap zona permainan, menekan dengan intensitas tinggi, dan bermain melebar.




Baca Juga :
- Pelatih Madura United Komentari 3 Hukuman Penalti Lawan Persija
- Pernyataan Edson Tavares Usai Persija Selamat dari Ancaman Degradasi




Untuk itu, Tavares menekankan esensi permainan bola-bola pendek. Pemain juga diminta lebih berani melakukan percobaan tendangan dari luar kotak penalti. Hal itu terlihat saat Persija melakoni lagainternal menghadapi Persija U-20, di Lapangan PS AU TNI AU, Halim Perdanakusuma, Rabu (9/10) lalu.

“Tavares (Edson) ingin membangun tim secara bertahap dan tenang. Dia masih menganalisis hal-hal apa saja yang menjadi kekurangan tim ini," kata asisten pelatih Persija, Antonio  Claudio. Menurut pria yang biasa disapa Toyo ini, pola permainan Persija telah matang dalam laga melawan SPFC.


Baca Juga :
- Update Hasil dan Klasemen Liga 1 2019, Jumat Malam
- 18 Tim Peserta Kompetisi Liga 1 2020 Sudah Lengkap


Sempat diyakini bakal menerapkan skema tiga bek, Tavares justru mencoba beberapa variasi baru. Melihat stok gelandang yang melimpah, formasi 4-1-4-1 malah menjadi salah satu pertimbangan. Dengan skema ini, diharapkan keseimbangan saat bertahan dan menyerang lebih terjaga.

Gelandang serang seperti Farri Agri, Joan Tomas Campasol, Rachmad Hidayat, Fitra Ridwan, dan Ramdani Lestaluhu, digeser ke sisi luar. Namun, peran mereka berbeda dari winger ataupun penyerang sayap. Formula inilah yang diyakini akan menyelamatkan Persija dari degradasi.

“Sejauh ini dia (Tavares) belum bicara apapun soal formasi. Apakah akan mengubah formasi atau pikir skema lain. Yang pasti, dia akan bermain sesuai apa yang diinginkan. Dia butuh proses. Tidak mungkin dia datang langsung mengubah begitu saja yang sudah baku, selama dua tiga tahun. Tapi mungkin bertahap bisa," ujar Toyo.

Untuk persiapan menghadapi SPFC, diakui Sudirman, asisten pelatih Persija lainnya,  berjalan sesuai program. Antisipasi krisis pemain juga terus dimatangkan. Pemain muda yang diikutsertakan dalam beberapa sesi latihan, dikatakan pelatih kepala Persija U-20 itu menunjukkan perkembangan menggembirakan.

“Harapan kami pemain-pemain muda ini bisa memberi warna berbeda. Mendapat kesempatan atau tidak ada di head coach,” kata Sudirman. Salah satu yang menjadi perhatian adalah gelandang Adrianus Dwiki. Pemain ini sudah beberapa kali mendapat peran menggantikan posisi Rohit.* Furqon Al Fauzi 

loading...
news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news
news