TOP OPINI FOOTBALL
Masa Depan Busquets; antara Kasih Sayang Messi dan Regenerasi Barca
10 October 2019 12:05 WIB
berita
Sergio Busquets di salah satu laga di musim ini. -TopSkor.Id/Istimewa-
SEPAK bola seperti politik. Apa yang terucap dan terlihat belum tentu menggambarkan kondisi yang sebenarnya. Di awal Oktober 2019, muncul pemberitaan yang sangat mengejutkan dari FC Barcelona. Lionel Messi dikabarkan telah meminta kepada manajemen Barca agar melepas Sergio Busquets.

Ini seperti tak masuk akal. Bukankah mereka bersahabat dan saling mendukung. Tak pernah terdengar pula perselisihan di antara mereka yang sama-sama seangkatan di Akademi La Masia. Jika begitu, pasti ada sesuatu yang terjadi. Apa yang terbaca di pemberitaan belum tentu sama dengan realita.




Baca Juga :
- Mourinho Tolak Lyon karena Sudah Ada Klub yang Akan Dilatihnya tapi Masih Misterius
- Incaran Conte! Inter Pasang Target Kejar Empat Gelandang Ini tapi Hanya Ambil Satu




Jika merujuk pada situasi di skuat Barca, lini tengah mereka memang berlimpah gelandang. Saat ini, pelatih Ernesto Valverde telah membentuk trio gelandang yaitu Arthur Melo-Busquets-Frenkie De Jong. Belum seindah Andres Iniesta-Busquets-Xavi Hernandez tapi trio baru itu telah memberikan performa yang sangat memuaskan.

Namun, pada dua laga terakhir, Busquets tidak bermain penuh seperti biasanya. Saat lawan FC Internazionale, dia digantikan oleh Arturo Vidal di menit ke-53. Lalu, saat bertemu Sevilla, baru masuk di menit ke-65 menggantikan Arthur. Secara teknis, lini tengah Barca tetap aman meski tanpa Busquets.


Baca Juga :
- Juara Dunia Ini Kritis usai Alami Kecelakaan karena Tidak Pakai Seatbelt, Mobilnya Ringsek
- Mandzukic Sudah Bilang Mau Gabung ke MU tapi Masih Bisa Berubah, Ini Faktornya


Ucapan Messi mulai memperlihatkan kebenarannya. Jika dia merekomendasikan Busquets dijual, logikan pun demikian. Tanpa Busquets, Barca tetap aman. Alasan formal lainnya, tentu saja soal regenerasi. Busquets sudah 31 tahun dan Barca harus segera mendapatkan pemain yang setara dengannya.

Vidal dan Rakitic juga veteran tapi mereka pun tak dimainkan rutin. Busquets yang seperti turun ke status pelapis dinilai sangat mengejutkan. Sangat mungkin, Valverde sedang mengukur, siapa di antara Arthur dan De Jong yang bisa menggantikan posisi Busquets. Jika tak ada, Valverde bisa memasukkan Carles Alena.

Jika ada Arthur atau De Jong bagus di tengah, Valverde pun bisa menurunkan Riqui Puig. Pemain mungil berusia 20 tahun ini punya kelincahan mirip Iniesta. Asumsi di atas ditulis dengan kondisi sesungguhnya di Barca dan ada satu lagi yang juga terhubung erat yaitu kasih sayang Messi.

Busquets sebenarnya tidak diusir Messi. Justru, Messi sangat sayang kepada Busquets. Jika dia tetap bertahan di Barca, menit bermainnya berpotensi besar untuk tereduksi. Messi tak ingin melihat sahabatnya berakhir jadi penghangat bangku cadangan. Jika Busquets cabut, dia pasti akan dijadikan sebagai pemain utama, di mana pun dia bermain.

Kasih sayang Messi lainnya adalah untuk klub. Messi pasti paham benar kalau performa Busquets sudah menurun. Sementara, Barca pun sederet gelandang muda yang bisa dimanfaatkan. Beberapa pertanding pun sudah dijalani dengan melibatkan Alena dan Puig. Kesempatan berikutnya pasti ada.

Bagi Messi, Busquets harus digantikan dengan pemain yang bisa pagi dengan De Jong dan Arthur. Bukan berarti Busquets tak bisa, ini murni soal usia dan rencana jangka menengah mereka. Inilah kasih sayang Messi kepada Busquets dan Barca. Meski pendapatnya mengejutkan, ada makna di balik itu.

Tak akan lupa pula bagi Busquets bahwa Messilah yang merekomendasikan dia kepada pelatih Barca yang saat itu adalah Josep Guardiola. Persisnya pada musim 2008/09. Messi menyampaikan bahwa dia sangat menyukai permainan Busquets dan Guardiola pun mengakomodasinya.*

D
Penulis
Dedhi Purnomo
BarC4!