news
LIGA INGGRIS
Fred Tidak Lagi Berguna bagi MU
10 October 2019 15:33 WIB
berita
Gelandang MU Fred menggiring bola dalam sebuah pertandingan musim ini./Istimewa
MANCHESTER - Gelandang Manchester United FC (MU) Fred belum membuat operan sukses kepada rekan-rekan setimnya sejak April lalu. Statistik terutama paling menyoroti kurangnya kreativitas pemain asal Brasil itu, dengan hanya membukukan satu gol dan dua assist sejak pindah ke Old Trafford senilai transfer 52 juta paun pada Juni 2018.

Operan terakhir Fred pada rekan setimnya terjadi ketika MU melawan FC Barcelona dalam kekalahan 0-1 di Liga Champions pada April 2019. Pada kesempatan itu mantan gelandang FC Shakhtar Donetsk itu bermain dengan penyerang Marcus Rashford di lini depan.




Baca Juga :
- Solskjaer Turun Tangan, Haaland Jadi Ingin Pindah ke Manchester United
- Berbatov Sarankan MU Tidak Beli Erling Haaland, Fokus Saja Pada Trio Ini, Lebih Hebat




Di Liga Primer, umpan terakhir yang dilakukan Fred untuk skuat Setan Merah tercipta pada pertandingan melawan Southampton FC musim lalu. Ketika itu operannya yang dibelokkan oleh Romelu Lukaku memastikan kemenangan pasukan pelatih Ole Gunner Solskjaer dengan skor 3-2 di Old Trafford.

Yang jelas sejauh ini Fred telah dikalahkan oleh para koleganya seperti Kevin De Bruyne dan Jorginho dalam hal kreativitas. Playmaker De Bruyne dari Manchester City FC memimpin perolehan assist musim ini dengan delapan, sementara Jorginho memainkan jumlah yang sama dengan bola untuk Chelsea FC, yang terbanyak di liga sejauh ini.


Baca Juga :
- Setan Merah Berubah 180 Derajat
- Inggris Raya Menguasai Eropa


Minimnya permainan lanjutan dari Fred itu justru berkah bagi gelandang muda Scott McTominay. Pemuda itu berhasil mendapatkan kepercayaan dari Solskjaer untuk menempatkannya sebagai mitra Paul Pogba di lapangan tengah.

Fred malah menuai kecaman menyusul dua penampilan terbarunya, lawan AZ Alkmaar di Liga Europa dan Newcastle di Liga Primer, tidak memberikan hasil maksimal bagi Setan Merah. Dia menjadi bulan-bulanan para analis sepak bola.

Legenda Arsenal, Martin Keown mengatakan pada Match of the Day 2: "Mereka (MU) tidak kompeten dalam penguasaan bola. Fred, hampir menjadi lelucon ketika dia mendapatkan bola. Menurutnya, sebagai gelandang bertahan, Fred nyaris tidak bisa melakukan apa-apa.

MU kini duduk di urutan ke-12, dua poin di atas zona degradasi, dan Fred pun sangat menyadari bahwa dia perlu meningkatkan permainannya. Berbicara tentang kritik dari para legenda Setan Merah terkait penampilannya sejauh ini, Fred berkata: "Mereka memang berhak mengkritik saya, karena mereka telah memenangkan  banyak gelar bersama klub ini. Kami harus tutup mulut dan bekerja di lapangan.”

“Beberapa kritik tak ada gunanya, tapi banyak yang bisa memberi saya pelajaran. Saya suka membaca apa yang orang katakan mengenai penampilan saya. Dengan begitu, saya bisa mencoba untuk menjadi lebih baik."

Kekalahan di Newcastle pada Minggu (6/10) hanyalah laga starter ke-24 bagi Fred sejak pindah ke MU, tetapi dia ingin membantu mengembalikan klub ke kejayaannya sebelumnya. Saya tahu ini klub raksasa. Saya suka membaca sejarah klub, pemain terbaik, dan momen bersejarah,” ujarnya. “Ini bukan saat yang hebat bagi kami. Rival kami memenangi gelar. Kami bahkan tidak masuk ke Liga Champions. Kami harus mengembalikan MU ke tempat mereka seharusnya berada,” ujar Fred.*NURUL IKA HIDAYATI

Statistik Fred di MU sejak Juni 2018

Laga: 32
Gol: 1
Assist: 2
Rasio kemenangan: 37,5%
Rasio umpan sukses: 86%

 

 

loading...
I
Penulis
I Gede Ardy E
news
news