LIGA 1
Pesona Cantik Nabila Ghassani, Kiper Persebaya Putri
10 October 2019 00:12 WIB
berita
Nabila Ghassani, penjaga gawang jelita Persebaya Putri di Liga 1 Putri 2019 Grup B, di Kota Batu – Topskor/Noval Lutfianto

STADION Gelora 10 November Tambaksari, Surabaya tahun 2006 menjadi momen penting mengenal sepak bola  bagi Nabila Ghassani, penjaga gawang jelita Persebaya Surabaya Putri yang tengah berlaga pada pada Kompetisi Liga 1 Putri 2019 Series 1 Grup B, di Kota Batu. Saat itu, dalam laga Divisi 1 Wilayah III musim 2006 (24/05/2006) untuk pertamakalinya Nabila diajak pamannya datang langsung ke stadion dan menyaksikan kemenangan Persebaya Surabaya atas Persis Solo 3-0. 

“Tahun 2006 itu saya masih SMP dan liburan ke Surabaya diajak paman untuk pertamakalinya melihat langung pertandingan sepak bola ke Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari, Surabaya. Iut pertamakali saya mengenal sepak bola. Sebelumnya saat saya masih SMP, belum mengerti Persebaya seperti apa, dan sepak bola secara detil seperti apa. Waktu itu karena memakai kaos warna merah, bahkan mobil sempat digedor-gedor pendukung Persebaya, mungkin saya dikira suporter lawan (Persis Solo.red). Tapi itu pengalaman saya dan sekaligus mulai mengenal Persebaya dan sepak bola,” ungkap alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Juruan Ilmu Administrasi Negara, Universitas Airlangga, Surabaya tersebut. 

Tak dinyana, setelah 12 tahun menjadi Bonita (Bonek Wanita,red), suporter tim Bajul Ijo, tahun 2019 ini, dara kelahiran Surabaya, 08 September 1992 itu justru menjadi bagian dari skuat Persebaya Surabaya Putri. Meski karirnya diawali dari tim UKM Futsal Universitas Airlangga dan pernah tampil Kejurnas Futsal Antar Kampus se-Indonesia di Bandung tahun 2014. 

“Saya tentu gembira, saat ini benar-benar sudah menjadi bagian dari tim Persebaya Surabaya Putri dan berlaga pada di Kompetisi Liga 1 Putri 2019. Sebagai pemain sepak bola, tapi saya sebagai kaum hawa, tetap tak tinggalkan urusan fesyen. Meski hanya sebatas hanya memakai sunblock dan  handbody biar kulit tidak kering kalau latihan atau bertanding. Saya termasuk tomboy, soal dandan tak terlalu suka, biasa saja. Hanya menambah asesoris headband,” imbuh pem ilij nomor punggung satu yang tinggal di Jalan Plampitan X/4, Surabaya tersebut, kepada TopSkor.id. 

Di luar sepak bola, putri pasangan Andy Candra (ayah) dan Latifah Hanum (ibu) itu, juga menggemari olah raga bola basket, bulu tangkis, dan renang. Selain juga menyukai kuliner bebek goreng, dan minuman susu coklat panas. 

“Oh ya saan saya untuk PSSI agar kompetisi Liga 1 Putri 2019 ini, digelar tidak mendadak, agar semua tim bias mempersiapkan diri dengan baik dan matang. Sehingga ke depan, tidak ada lagi tim yang berkompetisi beralasan tidak siap. Pengalaman sebagai pemain sepak bola putrid, saya masih melihat penonton (pria,.red) meneriaki tampilan fisik kami. Saya pernah alami itu, mereka lebih berteriak sedikit mengarah ke body shamming, terutama ketika dapat kostum kuran kecil. Ya sebagai pemain perempuan saya kurang nyaman jika body shamming jadi sorotan penonton,” tandas pengidola kiper Manchesrer United asal Spanyol, David de Gea Quintana itu. 

BIODATA
Nama     : Nabila Ghassani, 
Lahir        : Surabaya, 8 September 1992
Tim        : Persebaya Surabaya Putri (Liga 1 Putri 2019)
Posisi    : Penjaga gawang
Nomor    : 1
Pendidikan    : Alumni FISIP, Juruan Ilmu Administrasi Negara, Universitas Airlangga (S1)
Orang tua    : Andy Candra (ayah) dan Latifah Hanum (ibu)
Alamat     : Jalan Plampitan X/4, Surabaya
Makanan/minuman favorit : Bebek goreng dan Susu cokalat panas
Hobi        : Bola basket, bulu tangkis, dan renang
Akun IG     : @nabilagsani
Karir klub :
Ebola Surabaya (futsal)
Suryalic Surabaya (futsal)
Sidoarjo Starlight (futsal)
Meta Putri Surabaya (futsal)
Putri Persidan (sepak bola)
 

news
Penulis
Noval Luthfianto
__backpacker-nya Top Skor di Jawa Timur dan sekitarnya__(that's one thing you learn in sports, you don't give up and you fight to the finish)